THE POWER OF CINTA

THE POWER OF CINTA
hari pertama bekerja


__ADS_3

Aisyah merasa tidurnya sangat nyenyak malam ini,mungkin karna ia sangat senang karna hari ini adalah hari pertamanya bekerja,di Ibrohim group .


"aku sangat senang akhirnya aku bisa bekerja,"ucapnya dengan wajah terus tersenyum.


" lebih baik aku segera mandi biar tidak terlambat"


ia pun berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya sesekali ia bersenandung karna merasa benar-benar bahagia .


***


Disisi lain zaidan baru saja turun dari mobilnya dan berjalan masuk ke kantornya.


"Pagi tuan" sapa penjaga tersebut.


"Hmm" ucapnya singkat jelas padat,biasa si kulkas memang selalu begitu dan langsung berjalan tanpa memperdulikan sekitarnya.


"tuan muda sepertinya sangat malas untuk berbicara" ucapnya pelan.


"kau ini jangan bicara seperti itu,kau tau sendiri kan tuan muda memang seperti itu,mungkin saja dia akan berubah ketika sudah menemukan kekasih "ucap penjaga lain


" kau benar aku harap tuan muda secepatnya mendapatkan gadis impianya"


"apa kau pernah melihat tuan muda tersenyum?" tanya yg lain


"Tidak ada satupun orang yg berada di sini yg pernah melihat tuan muda tersenyum,mungkin hanya pak usman saja yg pernah melihatnya" tutur penjaga tersebut


"kau benar pasti pak usman yg pernah melihatnya secara mereka kan sahabatan tidak mungkin dong tuan muda tidak pernah tersenyum" timpal yg lain


"sudah lah kita tidak usah bergosip enat tuan muda dengar ,bisa langsung di pecat kita"


mereka pun berhenti bergosip ria dan melanjutkan pekerjaan mereka.


***


aisyah yg begitu sangat bersemangat untuk bekerja buru-buru menghabiskan makanya,sampai membuatnya tersedak.


"Uuhukkk"


"astagfirullah makanya pelan-pelan saja nak" ucap bu nadin sambil memberikan air minum ke pada aisyah. Aisyah meneguk air itu sampai tandas,dan melap mulutnya.


"Ibu aku sudah selesai,aku pamit ya " ucapnya berpamitan kepada ibunya sambil mencium tangan ibunya penuh khidmat,dan berlari keluar sebab ojek online yg di pesan sudah menunggunya.


"anak itu kenapa semangat sekali " ucap bu nadin dengan tersenyum di wajah keriputnya


"Semoga kau bisa bahagia di tempat kerja mu yg baru nak dan semoga engkau di kelilingi orang-orang yg baik,dan di jauhkan dari fitnah dan orang yg berusaha merusakmu nak" doa bu nadin kepada anaknya,anak satu-satunya dan keluarga satu-satunya yg ia punya.sebab suaminya sudah meninggal.

__ADS_1


***


aisyah akhirnya sampai di Ibrohim group ia pun akhirnya turun dan membayar kang ojek tak lupa ia mengucapkan terimakasih kepada ojek tersebut sebab telah mengantarkan ya dengan selamat.


" terimakasih banyak pak,ini uangnya " smbil menyerahkan uang satu lembar berwarna biru tersebut.


"sama-sama neng,ini saya tidak ada kembalian ya neng?"


"tidak apa-apa,itu buat bapak saja kembalian ya" ucapnya tersenyum ramah


"alhamdulillah terimakasih banyak neng" ucap kang ojek penuh syukur


" semoga neng dapat jodoh di perusahaan ini kalau bisa bos besar disini," ucapnya sambil terkekeh ,namun yg ia ucapkan benar-benar tulus,dan berharap gadis ini mendapatkan kebahagiaan


"bapak bisa saja,tapi amiin sihh,"ucapnya sambil cengengesan .


"Kalau begitu saya pamit ya pak sekali lagi terimakasih"


kang ojek hanya mengangguk dan meninggalkan tempat tersebut,sedangkan Atiqah langsung menemui penjaga yg mengantarnya kemarin,karna ingin minta tolong untuk di antarkan ke ruangan kepala ofice girls


"selamat pagi bapak-bapak " ucapnya ramah


"selamat pagi mbk,selamat ya dan semoga betah kerja di sini" ucap pak asep penjaga yg kemaren mengantar Atiqah


"boleh emng mau minta tolong apa mbk?"


tanya pak asep


"antar saya ke ruangan kepala ofice girls pak soalnya saya mau memperkenalkan diri" tutur aisyah


"oh baiklah mari ikut saya".


Atiqah mengangguk dan mengikuti langkah pak asep,dan setibanya di sana pak asep langsung memperkenalkan aisyah ke kepala ofice girls dan yg lainya.


" bu riri ini ofice gilrs yg baru,yg kemaren saya bilang "


ya nama ofice girls itu riri.wanita paruh baya itu pun menoleh ke arah aisyah ,dan seketika ia tidak percaya bahwa Aisyah benar-benar ingin menjadi ofice gilrs ,sebab aisyah cantik Tubuhnya pun terawat,tangan ya halus dan ia menjadi berpikir bahwa gadis ini pasti adalah gadis yg manja yg hanya bisa merepotkan orang lain.


Pasti ia ingin di kenal bekerja di perusahaan Ibrohim group,pasti di luar sana ia mengaku-ngaku menjadi staf.sehingga terpaksa bekerja disini. Gumamnya dalam hati.


"Apa kau yakin akan menjadi ofice girls di sini? "Tanya bu riri penuh selidik


"tentu saja bu saya sangat yakin" ucapnya antusias.


"baiklah kau ikut saya,dan pak asep terimakasih karna telah mengantar dia kesini"

__ADS_1


" iya sama-sama bu riri kalau begitu saya pamit"


aisyah pun mengikuti langkah bu riri dab sesampai di sana bu riri memberikan pakaian yg harus aisyah pakai


"ini pakailah " sambil menyerahkan pakaian khusus ofice girls


" terimakasih bu"


ia pun berjalan menuju kamar mandi untuk mengganti pakaianya. Setelah selesai berganti pakaian Atiqah bergabung bersama mereka,bu riri selaku kepala ofice girls menjelaskan apa saja yg harus mereka kerjakan dan di ruangan mana.


"kalian pergilah dan kerjakan pekerjaan kalian Dan aisyah kau pergilah ke lantai sepuluh bersama siska " tutur bu riri


" baiklah bu" ucap mereka bersamaan ,mereka pun meninggal kan bu riri dan pergi kelantai tujuan mereka ,di sela perjalanan mereka,siska memperkenalkan dirinya kepada aisyah.


"hai kenalin nama aku siska "sambil mengulurkan tangan ya.


"Aku aisyah" sambil menerima uluran tangan siska


"aku yakin kau akan senang bekerja di sini soalnya di sini tub orangnya tidak ada yg kurang ajar dan suka seenaknya ,apalagi di sini tidak akan ada karyawan yg akan berani menggoda para wanita," tuturnya panjang lebar


siska ada gadis cantik,dan ia gadis yg cerewet. Tapi ia adalah tipe org yg setia ketika sudah memiliki pasangan atau sahabat.


"Benarkah?" tanyanya penasaran.


"Tentu saja tuan muda sangat menjaga karyawannya ia tidak akan segan-segan menghancurkan karir orang tersebut kalau berani melanggar perintah tuan muda " tutur siska


"wah ternyata tuan muda sepeduli itu kepada karyawannya? Apa kau pernah melihat wajah tuan muda?" tanya aisyah


"Iya aku pernah melihatnya sekali waktu tuan muda baru datang,dan kebetulan aku lagi buang sampah ,jika kau melihatnya pasti kau akan langsung jatuh cinta kepadanya"


"kenapa begitu apa dia sangat tampan?"


"tentu saja aku belum pernah melihat pria setampan tuan muda" ucapnya dengan wajah tersenyum senang


"apa kau menyukainya?"


"tidak ada gadis yg tidak menyukainya dia pria yg sempurna.tapi aku hanya mengaguminya saja tidak berani lebih,dan kau tau sendiri banyak gadis yg mengejarnya tapi tuan muda tidak pernah melirik mereka,hanya gadis beruntung yg bisa mendapatkan pria sempurna seperti tuan muda" ungkapnya panjang lebar


"aku jadi penasaran bagaimana wajahnya"


" semoga saja kau bisa melihatnya,sebab tidak banyak orang di kantor ini yg tau wajah tuan muda" timpal siska


"semoga saja aku bisa beruntung seperti mu,ya sudah lebih baik kita kerja kalau kita terus mengobrol pekerjaan kita tidak akan selesai"


mereka pun mengakhiri obrolan mereka dan mengerjakan pekerjaan masing-masing .

__ADS_1


__ADS_2