
zaidan baru saja turun dari mobil mewahnya dan hendak masuk namun,langkahnya terhenti ketika tiba-tiba ada seseorang yg memanggilnya.
"zaidan tunggu"
zaidan pun menoleh tetapi ketika ia tau siapa yg memanggilnya ia pun melanjutkan langkahnya,tanpa peduli pada gadis tersebut.
gadis tersebut meregut kesal saat zaidan tak memperdulikannya.
namun,ia pun tak menyerah ia pun mengejar lalu memegang lengan kekar zaidan berharap agar zaidan berhenti dan melihatnya.namun apa yg terjadi tidak seperti yg dia inginkan,zaidan malah menghempaskan tangan ya dengan kasar ,sehingga membuat tubuhnya terhuyung dan membuat bokong nya menyentuh lantai.
"ahhh" pekik gadis tersebut saat merasakan bokong nya yg sakit akibat menyentuh lantai.
"berani nya kau memegang tanganku,kau pikir kau siapa hah!"bentak zaidan dengan suara beratnya dan membuat semua karyawan Ibrohim group yg melihatnya merasa takut.
carool pun bangkit dan berdiri di depan zaidan ,ia pun tak peduli pada tatapan orang-orang yg memperhatikan ya sedari tadi.ya dia Carol gadis yg menyukai zaidan.
entahlah dia menyukai orangnya atau hartanya,hanya dia yg tau hihi.
"aku hanya merindukanmu zaidan ,kau juga pasti merindukanku kan?" tutur gadis tersebut dengan percaya diri,membuat semua karyawan menahan tawanya.
"bisa-bisa nya dia pd banget" ucap salah satu karyawan yg berbisik
"kau benar,bahkan dia tak malu mengatakan kalimat bodoh seperti itu" timpal yg lain
"padahal dia sudah tau jawaban ya,tanpa tuan muda mengatakanya " ucapnya sambil menutup mulut agar tidak tertawa.
"what,me?you so stupid " ungkap zaidan dengan tersenyum sinis .
"justru saya ingin menendangmu dari sini!penjaga .." teriak zaidan
" iya tuan"
bawa gadis ini keluar" sambil menunjuk ke arah Carol .
"jangan biarkan dia masuk kesini,apalagi masuk ke ruangan saya atau kalian akan saya pecat!"
ancam zaidan pada penjaga tersebut
para penjaga pun menelan Saliva nya dengan kasar .mereka takut melihat ekspresi menakutkan dari wajah tuanya.
"ba_baik tuan"ungkapnya dengan terbata-bata.
zaidan melangkah menuju lif khususnya,tanpa menghiraukan teriakan Carol
tanpa menunggu lama dua penjaga tersebut langsung menyeret dan melemparkan ya keluar.
"akkhhh sialan berani-beraninya kau melakukan ini kepadaku hah! "ucapnya dengan wajah memerah menahan malu sekaligus marah.
__ADS_1
"ketika saya sudah menjadi nyonya zaidan,akan ku pastikan kalian di pecat dari sini" ungkapnya dengan kepedean yg luar biasa.
"hahahahahhahabahababhahahahaha"
tawa mereka menggema saat mendengar apa yg di katakan wanita tersebut ,yg akan menjadi nyonya zaidan.
"bisa-bisa nya kau bermimpi di pagi buta seperti ini " celetuk salah satu karyawan.
"lebih baik kau pergi saja sebelum aku menyakiti anda nyonya" ucap salah satu penjaga tersebut.
"awas kalian semua!"ucapnya dengan marah dan melangkahkan kakinya menuju ke mobilnya dan meninggalkan tempat tersebut sebelum,semakin di permalukan.
zaidan pun melangkahkan kakinya menuju ke kursi kebesaran ya dan mendudukkan dirinya di sana.
usman yg melihat ekspresi zaidan dengan cepat menyusulnya ,dan bertanya apa yg sudah terjadi kepadanya .mengapa wajahnya begitu kusut seperti pakaian yg belum di istrika "ucapnya di dalam hati sambil terkekeh.
"apa yg terjadi padamu ? mengapa wajahmu seperti sedang kesal?".
"ada pengganggu yg mengusikku" sambil menatap ke arah usman
"whatt??? siapa yg berani mengganggu mu?"
"kau pasti tau banyak gadis yg selalu mengejar ku"
"hahahahah"tawa usman
"sial kau berani mengejekku? mau aku potong gajihmu hah!" ancam zaidan dengan wajah cemberutnya.
usman pun menghentikan tawanya dan menatap zaidan.
"cihh,kau selalu saja mengancam ku!"
zaidan dan usman adalah sahabat saat mereka kuliah,itu sebabnya usman tak segan untuk meledek zaidan.tetapi ketika mereka di lingkup perusahaan ,usman akan tetap menganggap zaidan itu bosnya,dan memanggilnya tuan walaupun zaidan tidak menyukainya.
"aku belum menemukan gadis yg aku inginkan"
"kau tidak akan menemukan ya jika kau tidak mencari" timpal usman.
"aku punya firasat bahwa gadis yg aku cari akan bekerja disini ,entah sebagai karyawan,ofice girl ,atau scurity,aku tidak tau apapun pekerjaan ya aku tidak peduli."
"baiklah terserah kau saja" ia sudah lelah karna zaidan sangat keras kepala.
"aku akan bekerja sekarang,semoga gadis yg kau cari cepet datang,sebelum bener-bener pergi " ucapnya.
"aamiin"
***
__ADS_1
keesokan harinya aisyah pergi mencari pekerjaan namun ia harus kembali kecewa dan mulai putus asa sebab,ia dari tadi terus di tolak bahkan di katakan gadis murahan,dan tak pantas bekerja di perusahaan.
ia terus melangkah tanpa tujuan sebab,ia sudah tidak tau harus melamar di perusahaan mana lagi.tanpa di sadari ternyata dirinya sudah melangkah di perusahaan Ibrohim group.
ia pun berhenti sejenak dan memperhatikan sekeliling,dan melihat gedung yg sangat besar di depan ya.
"wah Ibrohim group memang sangat besar"ucapnya sambil terus menatap gedung tersebut dengan tatapan takjub.
"apa aku masuk saja ya? siapa tau aku di terima.aissh apa yg aku pikirkan itu tidak akan terjadi ,lebih baik aku pulang saja".tuturnya tidak percaya diri,ia pun membalikan tubuhnya dan hendak pergi namun,langkahnya terhenti saat mendengar ucapan para penjaga tersebut..
" apa kau punya teman,saudara atau kerabat yg ingin bekerja?"
"tidak ada memangnya kenapa?" tanya penjaga lain
"tadi aku mendengar bahwa perusahaan lagi membutuhkan seorang ofice girl ,seandainya aku punya adik aku akan menyuruhnya bekerja disini,biar pun ofice girl tapi gajihnya cukup besar".
"kau benar" timpal penjaga lainya.
aisyah yg mendengar ucapan para penjaga tersebut wajahnya langsung berbinar,.
"tidak apalah jadi office girl yg penting aku bisa bekerja ,apalagi di perusahaan yg sangat besar ini"tuturnya sambil tersenyum senang ia pun menghampiri para penjaga tersebut
"permisi pak" ucap aisyah
para penjaga pun menoleh dan melihat ke arah aisyah.
"iya? ada yg bisa kami bantu mbk,atau ada seseorang yg mbk cari?"
"tidak pak,tapi tadi saya tidak sengaja mendengar obrolan kalian,apa benar perusahaan ini lagi mencari office girl?"tanya aisyah dengan sopan
" ahh iya mbk,apa anda mau melamar di sini?"
"iya pak saya mau"ungkapnya dengan antusias
"baiklah ikut saya"
aisyah mengangguk dan mengikuti langkah penjaga tersebut ,matanya seketika membulat melihat betapa luas dan mewahnya perusahaan tersebut.
"wah ini bener-bener mewah dan begitu luas "gumam nya penuh ke kaguman
"nama nya juga perusahaan besar" timpal si penjaga
"aku pasti sangat beruntung kalau di terima di perusahaan ini"
"anda benar kami semua juga sangat beruntung bisa bekerja di sini selain gajih nya besar ,bosnya juga baik namun terkenal dingin ,cuek dan bisa juga berubah menjadi sangat kejam"
"kejam??"batin aisyah
__ADS_1