The Story Of My Life [ Sedang di Revisi]

The Story Of My Life [ Sedang di Revisi]
Episode 4 [Revisi]


__ADS_3

PERINGATAN!! NOVEL INI TIDAK SEBAIK SIKAP KALIAN ONNIE CETAR!!


“Alex??” gue gak nyangka bakal kemu sama Alex lagi. “ternyata dunia ini sempit yah” ucap Alex. “lo ngapain di sini” tanya gue. “lo gak liat apa gue ini pelayan” Alex tersenyum sinis.


OMG gue kayaknya salah omong dah. “ukhuk?! Gue mau kerja dulu bye” Alex berjalan meninggalkan gue. “tunggu Lex” cegah gue. “gue mau kerja” ucap Alex. “gue bilang makasih dan maaf ganggu lo, tapi sebenarnya gue mau nanya sama lo” ucap gue.


“nanya paan” ketus Alex. “kalo lo udah selesai kerja bisa gak kita ketemuan” buset dah gue gugup bener dah. “di mana?” tanya Alex. “di cafe deket sini” ucap gue. “oke” jawab Alex yang amat singkat tapi walau pun singkat gue udah seneng kok. Alex pun kembali bekerja.


Gue pun balik menemui Yeri ujung ujungnya gak jadi ke toiletkan. “oy Bil, lama amat lo” ucap Yeri. “eh sorry sorry, oh iya siapa tuh pacar elo yah” ucap gue sembaring menunjuk seorang cowok yang di sebelah Yuri.


“iya hehe” Si Yeri malu. “hai gue Alvin salam kenal yah” ucap pacarnyaYeri. “gue Nabilah” balas gue. Ting ting ting suara ketukan gelas dari atas panggung sontas somua orang menuju sumber suara.


“hai semua, gue mau bilang bahwa kita akan mengadakan perlombaan, perlombaan ini mengharuskan semua yang ada di sini ikut serta dalam perlombannya adalah menyanyi bersama pasangan kalian dan pemenangnya ditentukan oleh para juri” ucap Aldy.


“WHAT THE FAKE!! Gue datang sendirin lagi bisa apes gue anjir” gerutu gue dalam hati. “eh Bil lo gimana” Yeri bertanya dengan khawatir. “au ah bodo amat, gue mau pulang aja” ucap gue. “yaudah terserah lo dah, jangan ngamuk yah hehe” ejek Yeri.


Gue berjalan ke luar hotel “eh lo, lo tunggu di café deket sini sewa café itu buat gue untuk malam ini, kalo ada cowok yang datang suruh dia tunggu gue, terus telpon gue, gue mau pulang dulu paham” suruh gue ke pengawal. “iya nona”.


1 jam kemudian.


ALEX POV…


“huuuhhh lelahnya gue” keluh Alex dalam hati. “Ah iya gue harus ke café dulu” gumang Alex.


 


Menit demi menit berlalu gue akhirnya sampai di cafe pada saat gue masuk anehnya di sana gak ada orang sama sekali “sepertinya gak ada orang” gumang gue, gue pun beranjak pergi namun saat gue mau pergi ada yang menghentika gue “tunggu!!” glek gue pun berbalik badan dengan cepat “Buset dah bikin kaget aja” ucap gue kepada seorang cowok berjas hitam. “maaf apakah anda mencari nona Nabilah?” tanyanya, gue pun mengangguk.

__ADS_1


 


“mohon tuan tunggu sebentar” ucap cowok itu. “iya” jawab gue singkat. Cowok itumengeluarkan ponselnya entahlah dia menelpon sesorang. Sekitar sepuluh menitan “dia” datang.


NABILAH POV...


 


Gue bergegas masuk ke cafe gak nyangka sih dia bakal benenaran ke cafe. “sorry gue agak telat, udah lama?” ucap gue sembaring duduk di depan nya.


 


“hm mm” sahutnya. “langsung pada intinya aja jangan basa basi gue mau istirahat” ujar Alex. “emm jadi gini”.


FLASBACK ON…


“tadi aku ketemu sama Alex pah” ucap gue. “Alex??”. “iya pah Alex, cowok yang waktu itu nyelamatin aku pah” jelas gue. “terus?” ucap bokap gue.


“nah jadi aku ketemu di acara reonian aku pah dia di sana jadi pelayan pah, dia itu anak kuliahan semester tiga kalo gak salah pah, bisa gak tuh” ucap gue. “emm mungkin tapi dia harus ikut wawancara terlebih dahulu” ucap bokap.


 


FLASBCK OFF…


“ohh jadi lo mau nawarin gue kerjaan gituh” ucap Alex. “iyap seratus, mau gak gajihnya lumayan loh” bujuk gue, Alex cuman diam gue pun menghela nafas perlahan. “yaudah nih no gue kalo lo mau silahkan hubungin gue” gue berikan selembar kertas kecil yang isinya no gue.


“gue duluan yah, soalnya gak bisa lama lama nanti dimarahin ortu gue lagi, maaf yah ganggu lo kalo lo mau minung silahkan pesen aja geratis kok cafenya gue udah sewa bye bye” gue pun pergi meninggalkan Alex dan kembali ke rumah.

__ADS_1


Sesampainya di rumah gue udah di tunggu sama bokap gue di ruang tamu, “gimana dia mau gak?” tanya bokap gue. “entah pah aku beri dia pilihan sih kalo dia mau tinggal hubungin aku pah” ucap gue. “ooh yaudah, tidur gih besok kamu ikut sama papah yah” ucap bokap gue. “hah?! Ke mana pah” tanya gue.


ke kantor, kamukan tinggal satu semester lagi udah lulus nah jadi papah mau ngajarin kamu cara mengelola perusahaan” jelas bokap gue.


“tapi pah abis luluskan Incess mau kuliah pah” ucap gue. “kan kerja sambil kuliah bisa, lagi pula kamu masih belajar bagaimana cara mengelola perusahan bukanya ngambil alih” ucap bokap gue.


Gue yang udah males berdebat pun mengangguk tandanya mengerti lalu meninggalkan bokap gue sendirian di ruang tamu.


Pagi harinya seperti yang di perintahkan bokap gue, gue ikut bokap gue ke perusahaan yah sekitar jam 08:00 WITA. Ini adalah pengalaman pertama gue menginjakkan kaki di perusahaan sebagai murid bokap gue.


Semua kariyawan yang melihat gue pun menyambut gue dan bokap gue dengan hormat tak lama kemudian datanglah seorang cewek yang perkiraan umurnya 25 sampai 30 tahun, dia sekertaris bokap gue.


 


“pagi pak, hari ini ada metting dengan perusahaan shang dan ada dua brangkas yang harus bapak tanda tangani” jelas Sekertaris bokap gue. “baik bawa ke ruangan saya, dan kamu Cess ikut papah ke ruangan papah” perintah bokap gue. “baik pah” jawab gue.


Di ruangan bokap gue, gue lihat sesibuk apa bokap gue harus menghadiri mettinglah tanda tangan dan lain lain. Sendangkan gue, gue disuruh mempelajari satu buku yang diberikan bokap gue.


.


.


.


.


.

__ADS_1


~Bersambung…


__ADS_2