
Hanna kau dimana sayang" kata seorang wanita paruh baya sambil berteriak, "Aku disini ibu" jawab gadis kecil itu. "Kau darimana saja sayang, ibu mencarimu kemana-mana" jawab wanita itu, "Huuh aku pergi ke hutan ibu, mencari bahan untuk membuat obat " dan setelah itu gadis kecil itupun masuk kedalaman sebuh rumah yang sederhana.
"Nak ibu pergi dulu ya" kata wanita itu, "ya pergilah nyonya Thesa " kata Hanna dan ia menutup pintu rumahnya dan dia pergi ke dapur untuk makan . Setelah selesai makan Hanna segera pergi menuju halaman belakang rumahnya ia segera mengeluarkan sebuah kotak dengan kekuatannya, kotak itu berisi bahan-bahan untuk membuat obat . "hmm bunga api sudah daun tujuh tangkai juga sudah hmm apa lagi ya" , gadis itu segera mengingat " nah bunga 37 kelopak 3 warna yang belum ku ambil" kata Hanna , Hanna melihat ke belakang, kanan, kiri,depan, atas , setelah itu ia pun melebarkan sayapnya dan nampak sayap yang sangat indah berwarna hitam yang panjang dan lebar dan juga memiliki permata merah darah da atas dan bawah sayap itu.
Hannapun langsung terbang menuju hutan yang sangat gelap dan mendarat, "huuh sayap ini sangat menjengkelkan, seharusnya sayap ini muncul ketika aku dewasa " kata gadis itu dengan kesal . Dia kesal dengan sayapnya karna menyentuh tanah akhirnya setelah itu ia
__ADS_1
Menoleh ke arah kanan dan mengambil bunga yang sangat indah .Hanna menghitung kelopak bunga api neraka yang berjumlah 37 kelopak dan berwarna merah ke kuningan bercampur jingga, Hanna mengambil 3 batang bunga itu dan berbalik dia terkejut karna melihat sekumpulan orang menggunakan pakaian serba hitam dan topeng membuat Hanna jengkel tapi setelah itu ia tersenyum licik. para penjahat itu bertanya sambil tetap berjaga - jaga, "hei gadis kecil serahkan bunga itu kepada kami " , Hanna tidak memperdulikan mereka dan langsung menyerang " kalian masih berada jauh dari levelku dan kalian semua bukan tandinganku" kata Hanna dengan angkuh sambil tersenyum licik
Hanya sepuluh detik Hanna langsung menyelesaikan para penjahat itu dan langsung membentangkan sayapnya ke atas langit dan langsung terbang kembali kerumahnya dengan sayapnya dia terbang bagaikan kilat sangat cepat dan tak terlihat dia bernama Hanna berkulit putih berambut hitam panjang yang sebenarnya bewarna perak keemasan tapi dia menyembunyikannya dengan mata yang bewarna merah menyala dengan wajah cantik, imut,dan polosnya tapi sangat licik dan pandai di hadapan orang lain dia dingin dan bukanlah manusia melainkan Vampir berdarah dingin dan mempunyai banyak bakat ia diasuh oleh Vinthesa ibunya .
Hanna mempunyai kepribadian yang aneh tapi sifatnya selalu periang , selalu tersenyum dan menghibur orang lain agar tidak sedih walaupun dia merasa sangat sedih Hanna berumur 12 tahun dan tidak pernah sekolah karna hanya bangsawan yang boleh bersekolah, tidak ada yang tahu kalau Hanna mempunyai sayap bahkan ibunya pun tak tahu Hanna selalu diejek karna jika ada lomba atau apapun itu yang berkaitan dengan sayap Hanna selalu mundur Hanna selalu diejek dengan dipanggil vampir cacat, tidak bisa terbang dan lainnya ia hanya diam dan tidak memperdulikan mereka sama sekali dan malahan selalu berkata "sepertinya ada semut yang berbicara" kata Hanna.
__ADS_1
Maaf apabila ada typo ini adalah novel kedua saya tidak terinspirasi dari apapun maaf apabila ada kesalahan dalam menulis dan jangan lupa LIKE komen dan kalau suka klik favorit
__ADS_1
ㅏ믄ㅁ ㅗ므ㅜㅑㅇㅁ
혀ㅡㅁ재