
Setelah sampai di kamar aku langsung menghempaskan tubuh ku di kasur yang besar dan empuk itu aku bangun dan memanggil chae " chae dimana kau " teriakku karna kamar ini kedap suara aku lihat chae yang tergesa gesah menghampiriku sambil meberi hormat " Salam Yang Mulia maaf hamba telat apa yang anda inginkan " kata chae sambil memberi salam kepadaku " Aku ingin mandi di tempat biasa siapkan sekarang" kataku dengan nada dingin membuat chae gemetar aku hanya tertawa dalam hati melihat tingkah laku chae " b - baik yang mulia hamba mohon undur diri " kata chae dengan sedikit gugup aku terkekeh tapi langsung ku ubah aku menjawab dengan deheman saja .
Setelah beberapa menit chae datang sambil memberi hormat " Yang Mulia air pemandian sudah siap " kata chae " baiklah antar aku kesana" kataku dengan santai aku berjalan keluar kamar menuju ke tempat pemandian yang bisa ku pakai setiap aku berjalan pasti para pengawal dan pelayan menunduk untuk memberi salamaku hanya memberikan deheman saja kepada mereka setelah sampai aku langsung menyuruh chae keluar untuk menjaga pintu aku melepaskan semua pakaian ku dan langsung memasuki air tersebut aku berendam ditemani bunga bunga yang harum aku langsung membentangkan sayap ku dan berenang di air suci itu setelah selesai aku berpakaian dan langsung keluar chae menunduk dan memberi salam aku bilang pada chae untuk mengumumkan bahwa aku akan pergi chae terkejut dan langsung menunduk " baik yang mulia " kata chae seraya menunduk " tenang chae aku tidak akan pergi aku hanya ingin mengecoh para mentri sialan itu " kataku sambil berbisik pada chae, chae senang dan langsung pamit untuk pergi aku hanya mengangguk dan pergi ke air mancur suci.
Setelah kabar itu diumumkan semua orang terdiam dengan perasaan sedih sementara itu aku sudah sampai di air mancur suci tempat ini adalah tempat rahasia tidak ada yang tahu tentang tempat ini tidak terkecuali chae aku duduk sambil memandang pantulan bulan yang ada di air mancur itu konon legenda mengatakan bahwa air mancur itu bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit dan menghidupkan kematian tapi hanya pemilik asli yang bisa menentukan orang itu aku hanya menganggap itu hanya kabar angin saja karna aku tidak peduli dengan hal semacam itu aku mengetuk air mancur itu 3 kali dan menyebutkan permintaan ku aku menginginkan rambut ku kembali hitam dengan mata merah dan pakaian laki-laki setelah itu aku menutupi wajahku dengan cadar dan langsung berubah menjadi hal yang tadi ku pinta dari air mancur suci itu .
__ADS_1
Aku bergegas pergi dengan menggunakan sayap hitamku seluruh dunia di pohon ini maupun di luar sana sama , mereka tidak tau tentang sayap ku aku terbang ke atas pohon setelah itu aku menutup sayap lebar nan panjangku lalu aku turu ke pasar semua orang melihatku tapi aku tidak peduli dan berjalan dengan biasa saja ( bajunya itu kerudung gitu dari atas sampe ujung kaki ya ) tiba-tiba perut ku lapar jadi aku pergi ke toko yang menjual makanan aku membelinya setelah itu memakannya setelah kenyang aku ingin pergi dari toko itu tapi tiba-tiba semua orang menunduk melihat ke datang siapa lagi kalau bukan para penghianat itu rasanya aku ingin sekarang juga mencabik dan memotong bagian tubuhnya.
( jika tanda kurung begini artinya author yang bicara ya )
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•
__ADS_1
💓 TERIMA KASIH BANYAK YA 💓
💖 SHEILA GRACIA KENANGGA 💖
__ADS_1