
Hari Yang tenang, damai dan juga begitu menyenangkan.
Kira-kira begitulah Yang dipikirkan Rey mengenai Kehidupan ideal Yang ia harapkan tersebut.
Banyak hari-hari menyenangkan Yang ia habiskan bersama kedua orang tuanya, Meskipun ada juga beberapa kejadian dimana ia mendapatkan Teguran Yang cukup keras dari ibunya. tetapi baginya itu adalah hal Yang sangat menyenangkan.
Ketika Merayakan Hari Upang tahunnya Yang ke 9 bersama Kedua orang tuanya. Pesta tersebut berlangsung cukup sederhana disebuah Guild Yang berada di desa tempat ia menetap.
Ia mendapatkan banyak ucapan selamat dari orang-orang, dan juga tidak lupa dengan Beberapa anak Yang dirasa sebagai kenalannya.
Entah apa Yang terjadi disini, Rey sangat menikmati Hari ulang tahun Yang diadakan untuk dirinya.
Beberapa hadiah ia dapatkan dari beberapa kenalan ayahnya, tetapi ada satu hadiah Yang dirasa cukup membuatnya terkesima.
Hadiah Tersebut adalah sebuah pedang aneh? berukuran cukup kecil Yang mirip seperti pisau genggam.
Orang-orang tidak pernah melihat disain dari pedang itu sebelumnya.
seseorang Yang memberikannya mengataoan bahwa Senjata itu adalah sebuah pedang katana kecil Yang dibuat berdasarkan senjata tradional kepulauan tenggara.
Rey seperti sudah cukup familiar dengan senjata Yang ia dapatkan tersebut, ia mengucapkan terima kasih kepada seseorang Yang memberikannya hadiah Yang tidak biasa.
Suasana pesta ulang tahun itu terasa cukup meriah.
Meskipun tidak biasa bagi seseorang mengadakan pesta ulang tahun di sebuah Guild, tetapi karena itu merupakan usulan dari petualang terkenal/Party Eugeon, maka Guild tidak punya pilihan lain.
Nona Resepsionis Guild Yang cukup dekat dengan yurikka, sebenarnya memiliki sebuah alasan menyetujui pesta ulang tahun tersebut.
dia hanya mengatakan bahwa ia ingin melihat Rey Yang sudah tumbuh menjadi lebih dewasa dari Yang ia kenal.
Meskipun itu sebenarnya adalah sebuah maksud terselubung dari Keinginan Seseorang. tetapi bagaimanapun Rey Yang ia anggap lucu itu bisa membuatnya terkena sebuah penyakit Yang merepotkan ( Syndrome Shotacon).
Hari-Hari itu berjalan Cukup baik sesuai dengan apa Yang selalu ia impikan.
tetapi Ketika usia seseorang telah menginjak 8/9 tahun, maka itu adalah saatnya bagi Seorang anak untuk belajar menjadi mandiri.
Pada Usia 9 tahunnya, Itu menjadi tentangan berat bagi Rey.
__ADS_1
Ayah dan Ibunya masing-masing mengajari kepada dirinya Mengenai Sihir dan Teknik berpedang.
Berekat Jumlah mananya Yang cukup Besar, rey bisa menguasai Sihir dengan cukup mudah.
Keterampilan Rey dalam berpedang juga cukup bagus, dan dapat dikatakatan terampil.
Yurikka Dan Eugeon mungkin Adalah tipe orang tua Yang cukup sensitive, tetapi dalam hal pelatihan. mereka berdua tidak akan memberikan celah sedikitpun pada putranya agar ia bisa belajar dengan baik.
Waktu latihan mungkin adalah waktu terburuk Yang pernah dialami Rey dalam kehidupannya. tetapi ia tidak mungkin bisa menentang kedua orang tuanya karena ia ingin adar bisa lebih baik kedepannya.
Dalam selah-selah waktunya, Meski latihan cukup ketat. Rey juga tidak tertinggal dalam hal pendidikan formalnya.
Yurikka mengajarinya cukup keras, hingga membuatnya tidak punya pilihan selain mengikuti pelajaram Yang diberikan.
Hebatnya rey bisa menyelesaikan semuanya.
baik Kemampuan berpedang, Kemampuan sihir, mauapun pendidikan, ia cukup bagus dalam segala lagi.
tentunya ini membuat kedua orang tuanya cukup senang, meskipun ini artinya mereka cukup sedih bahwa saat ini Rey sudah lebih dewasa daripada yang dipikirkan.
...°°°°...
...- KAMAR MANDI -...
" Eh!? Ayah Ditunjuk untuk mengajari seorang Murid? "
_Rey.
Berada dikamar mandi.
Bagi seorang anak Yang masih berusia 9 tahun, hak Yang sangat wajar bagi seseorang untuk mandi bersama orang tuanya.
Disebuah bak air panas Yang cukup besar, Eugeon memangku putranya dan berendam disana.
Rey diberitahu oleh ayahnya, bahwa ayahnya akan ditugaskan untuk mengajari seorang murid?
" Yap......... Benar, Mungkin besok Latihanmu harus dilakukan sendirian tanpa ayah karena ini adalah perintah.... Maafkan ayah "
__ADS_1
_Eugeon.
Mengetahui bahwa Rey sepertinya akan kesepian dalam latihan formalnya, Eugeon meminta maaf kepada putranya bahwa ia harus meninggalkan putranya untuk latihan seorang diri.
Eugeon tidak ingin melakukan hal itu, tetapi karena itu sebuah perintah maka ia tidak bisa menolaknya.
" Hum.......... Aku mengerti, Ayah tidak perlu khawatir Karena aku bisa melakukannya sendiri.
tetapi soal murid Yang akan ayah angkat, dia orang Yang seperti apa!? "
_Rey.
Sadar dengan apa Yang dikhawatirkan ayahnya, Rey menegaskan bahwa ia tidak keberatan bahwa ia harus latihan sendirian.
tetapi dalam perkataannya, ia bertanya mengenai murid Yang akan diangkat oleh ayahnya?
" Dia adalah Salah Satu Dari ke Lima Pahlawan Yang ditugaskan untuk melindungi Umat manusia, dan juga seorang pangeran dari negeri Secille.
Sebenernya ia adalah orang Yang cukup antusias, mungkin Rey bisa akrab dengannya "
_Eugeon.
" Eh.....Pahlawan ya, itu bisa jadi sebuah kehormatan.
Ngomong-Ngomong ayah, Bisakah Aku ikut dengan ayah untuk melihat latihannya "
_Rey.
" Jika kamu menginginkan itu, maka ayah tidak punya pilihan........
tetapi Ketika berada Di Istana, Ayah harap kamu bisa menjaga tata krama dan sopan-santunmu "
_Eugeon.
" Baik "
_Rey.
__ADS_1
Mendapatkan izin untuk ikut bersama dengan ayahnya ke istana Kerajaan.
Rey tidak terlalu terkejut jika ayahnya akan menjadi murid bagi pahlawan, sebenarnya ia cukup penasaran seperti apa sosok pahlawan dan juga pengeran dari negeri secille tersebut.