THE WITCH OF RUIN'S : RAJA TIRAN YANG EGOIST! ( PART 2 )

THE WITCH OF RUIN'S : RAJA TIRAN YANG EGOIST! ( PART 2 )
VOL. 10 CH. 9.7 : - Duel Lagi? -


__ADS_3

Tantangan Yang telah disetujui oleh kedua belah pihak.


Ketika mendengar Ayahnya diremehkan oleh pahlawan sebagai tutor, Rey Yang tidak terima langsung menantang pahlawan dalam pertarungan langsung.


Ini merupakan pertarungan Yang seharusnya tidak boleh diadakan mengingat bahwa Ujian Kwalifikasi harus dilakukan langsung oleh Calon tutor kepada Pahlawan.


Tetapi dalam sebuah pengecualian, Rey menggantikan ayahnya untuk menghadapi pahlawan langsung sebagai sebuah tantangan.


Entah bagaimana pertemuan pertama mereka seperti sebuah permusuhan secara langsung. dan dikarenakan tidak ingin berpanjang lebar, keduanya menyepakati pertarungan Yang akan mereka adakan.


Di tempat latihan Yang selalu digunakan oleh Pahlawan.


Para prajurit di istana Pahlawan dan juga beberapa pelayan sedang berkumpul untuk menyaksikannya.


" Seseorang Yang bodoh sepertinya sedang menantang Pangeran Harist untuk menggantikan calon tutornya...... saya pikir anak itu sepertinya tidak mendapatkan pendidikan Yang baik " kata beberapa orang.


terdengar bahwa ini mungkin adalah sebuah tindakan bodoh dimana Seorang anak malah dengan lantang ingin menantang seorang pahlawan menggantikan calon tutornya.


sebenarnya ini bukanlah hal Yang biasa terjadi, karena pada dasarnya seseorang Yang selalu melawan harist. akan kalah hanya dengan duel dengannya.


Bahkan Anak Yang sesusia dirinya tidak akan berduel lagi dengan harist karena ia terlalu kuat.


" Pu-putraku "


_Eugeon.


Eugeon terlihat cukup ragu-ragu.


melihat bahwa saat ini pandangan orang-orang hanya mengarah kepada putranya, Eugeon mulai merasa khawatir sekarang.


" Ayah hanya perlu melihatnya saja........


Saya tidak peduli dengan pandangan orang-orang terhadap saya, Tetapi selama mereka tidak menghina ayah. maka saya tidak akan bertindak "


_Rey.


" Duh...... Anak ini! Darimana kamu mempelajari sifat keras kepala itu "


_Eugeon.


Tidak mendengarkan gubrisan dari ayahnya yg khawatir terhadap dirinya.


Eugeon sendiri tidak habis berfikir bagaimana Putranya bisa mendapatkan sifat keras kepala tersebut. tetapi ia juga mengerti bahwa putranya tidak ingin dirinya dihina oleh orang-orang atau dipandang Remeh.


berlajut ke pertarungan.


Seseorang Ksatria mulai memasuki area pertarungan untuk memberikan senjata kepada kedua orang itu.


Baik Rey dan juga pahlawan harist masing-masing mendapatkan senjata pedang Yang sama dan terlihat cukup tajam.


" !!!!!! "


rey mulai memeriksa pedang Yang ia terima, ia sepertinya memperhatikan pedang itu dan cukup teliti untuk melihat detail di pedangnya.


" Kau tidak usah khawatir, tidak ada benda mencurigakan disitu karena pedang ini adalah pedang biasa "


_Harist.


mengatakan kalimat untuk meyakinkan rey.


Pahlawan harist mengatakan kepada rey bahwa tidak ada sesuatu Yang mencurigakan di pedang tersebut. pedang itu hanyalah pedang biasa pada umumnya, rey seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan hal itu.


" Heh!? Saya tahu itu...... Saya hanya memeriksa apakah ini pedang asli ataupun imitasi.


tetapi tampaknya ini Asli, tapi sejujurnya saya tidak terlalu lihai dalam menggunakan pedang dalam ukuran ini "


_Rey.


dengan percaya diri, rey mengatakan kepada pahlawan bahwa ia hanya ingin memeriksa apakah pedang itu asli atau imitasi.


saat tahu bahwa pedang itu asli, rey mengatakan bahwa ia mungkin tidak terbiasa menggunakan pedang dalam ukuran sedang tersebut.


sontak pernyataan itu membuat pahlawan harist merasa bingung? apa Yang dikatakan rey? apa maksud perkataannya? jelas itu seperti ingin merendahkan seseorang.


" Apakah itu artinya kau meremehkanku sebagai pahlawan!?


asal kau tau saja, Aku mungkin bisa memenangkan pertarungan ini tanpa menggunakan sihir atau kemampuan pahlawanku. "


_Harist.


" heh..... begitu ya, jadi pertarungan ini tidak boleh menggunakan sihir.


Jika anda tidak keberatan, bisakah kita segera memulainya "


_Rey.


menjawab perkataan dari pahlawan harist.

__ADS_1


Pahlawan harist mengatakan kepada rey bahwa ia bisa mengalahkan rey dalam pertarungan tersebut bahkan tanpa sihir ataupun kemampuan pahlawan miliknya.


dan rey menjawab perkataannya dengan santai sambil mengatakan untuk segera memulai pertarungan.


" Jika begitu saya akan menjadi wasit dalam pertarungan ini, Meskipun saya hanya ksatria Magang tetapi saya sudah cukup dekat dengan pangeran harist dan dipercaya oleh beliau...... "


_Ksatria magang Heritson.


" Jika begitu, pertandingan dimulai!!!!! "


Seorang ksatria magang telah ditunjuk sebagai wasit dalam pertandingan tersebut.


tidak panjang lebar, ia dengan mengangkat tengannya langsung memulai pertandingan tersebut.


" !!!!! "


Rey dan pahlawan harist masih belum memulai serangan mereka. mereka masih saling memasang mode siaga satu sama lain tanpa ada Yang memulai untuk menyerang.


" Jika kau tidak keberatan, aku mengizinkanmu untuk menyerangku terlebih dahulu "


_Harist.


" Heh...... Itu sebuah kehormatan, jika begitu bersiap-siaplah terlebih dahulu!!!!! "


_Rey.


melakukan suatu tindakan, pahlawan harist mengizinkan kepada rey untuk menyerangnya lebih dahulu.


Rey Yang menerima izin tersebut, tanpa pikir panjang langsung bersiap untuk menyerang terlebih dahulu.


Rey mulai berlari ke arah depan untuk menyerang terlebih dahulu.


gerakan rey terlihat biasa saja, itu adalah pola Yang biasa dilakukan seseorang untuk menyerang lawannya.


" !!!!!!! "


Menerima serangan pedang Yang diarahkan Rey kepada dirinya. Pahlawan harist dengan cukup tenang menangkis serangan tersebut seakan tidak terjadi apa-apa.


Alunan serangan pedang mulai berubah dengan cukup singkat.


ketika Pedang mereka saling bertemu, rey mulai merubah tempo serangannya.


" !!!!!! "


Rey terus menerus melakukan serangan kepada pahlawan harist.


hal itu karena Rey sepertinya tidak memberikan celah kepada lawannya.


Rey terus menyerang pahlawan secara membabi buta, Setiap ayunan pedang, setiap serangan ia arahkan pada satu titik Yang sama.


tetapi meski itu adalah satu pola pada titik Yang sama, terdapat perbedaan dalam serangan.


" Tenaganya semakin diperkuat "


_Harist.


" Anda akhirnya menyadarinya........ Saya bukan orang bodoh Yang menyerang ada pada titik Yang sama berulang kali.


Saya hanya ingin membuat anda sedikit menyadari perbedaan, bukankah batu yang diteteskan air akan merasakan dampaknya jika ia terus terkema tetesan Yang sama.


jika begitu, anda harus melihat hal itu sekarang!!!! "


_Rey.


menyadari bahwa setiap serangannya memiliki tempo tenaga Yang berbeda beda, rey akhirnya mengakui taktik Yang ia lakukan.


saat taktik Yang ia gunakan diketahui oleh sang pahlawan, Ia dengan cepat langsung menggunakan taktik lain dalam pertarungannya melawan pahlawan.


rey langsung menendang pahlawan Yang hanya fokus pada serangan pedangnya.


ketika rey melakukannya, pahlawan Yang tidak siap dengan hal itu terlempar karena tendangan tersebut.


" Bukankah tidak ada peraturan dalam menggunakan serangan fisik pada seseorang.......


Meski sihir tidak bisa digunakan, bukan berarti bahwa kewaspadaan anda terhadap serangan fisik harus diabaikan.


Anda harusnya bisa menyadarinya "


_Rey.


" Tsk "


Mendapatkan serangan tidak terduga dari seseorang.


ketika pahlawan mengatakan bahwa sihir tidak dapay digunakan, rey Yang juga tidak menggunakan sihir akhrinya menggunakan trik lain dalam pertarungan.


Pahlawan harist terlalu fokus terhadap serangan pedang Yang diarahkan oleh rey pada satu titik saja. saat ia terkena serangan fisik Yang tidak terduga, ia tidak dapat memprediksinya.

__ADS_1


harist mulai kembali di posisi bertahannya, pandangannya terhadap rey kini mulai berubah, dari meremehkan menjadi kewaspadaan.


" Anda masih ingin dalam posisi bertahan!? "


_Rey.


" Jika itu Yang kau inginkan maka baiklah!!!!!! "


_Harist.


Pertarungan kini kembali dimulai lagi dengan pahlawan harist yang melakukan serangan terhadap Rey.


Pertarungan ini Menjadi semakin menarik dikala pahlawan sendiri melakukan serangan terhadap lawan Yang dihadapinya.


Orang-Orang sangat antuasias dalam melihat pertarungan ini. melihat pahlawan pada akhirnya bisa serius menghadapi seseorang, menjadi moment Yang cukup langka untuk disaksikan dan dilihat bersama-sama.


Tetapi meskipun ini adalah moment Yang cukup antusias, tetapi akhir dari pertandingan ini tidak dapat disangka-sangka oleh semua orang........ itu karena.


...- SKIP SCANE - ...


...________...


" Hah hah hah hah " Menghembuskan nafas panjang dan menghirup udara.


" A-Aku....... Kalah! "


_Harist.


tertunduk lemas dengan wajah tidak percaya dengan keadaan.


Sang pahlawan harist Yang cukup hebat kini harus bertekuk lutut kepada seseorang Yang tidak pernah ia sangka.


Dengan posisinya Yang terbaring di tanah, pahlawan harist harus menerima keadaan dimana seseorang menodongkan pedangnya tempat didekat lehernya.


" Itu...... Itu bohong kan!? "


" Pangeran harist, tidak mungkin kalah dari Orang biasa "


" Ini tidak bisa dipercaya "


kata orang-orang Yang melihat hasil akhir dari pertandingan.


Setelah pertarungan panjang Yang cukup melelahkan, Rey akhirnya keluar sebagai pemenangnya.


" Baiklah, Saya sekarang sudah memenangkan pertarungan, jika begitu saya aka- "


_Rey.


Saat rey ingin mengatakan sesuatu dalam kemenangannya melawan pahlawan, Kepalanya sekali lagi mengalami distorsi Yang hebat.


ia merasakan sebuah rasa sakit kepala Yang luar biasa, tetapi hal itu tidak berlangsung Lama karena rasa sakit itu menghilang begitu saja.


tetapi bagi rey ini sangatlah menyebalkan, sekali lagi rasa sakit itu selalu dibarengi dengan Ingatannya Yang tiba-tiba diblokir dan seakan mempermainkan dirinya.


Ia tidak mengerti apa itu, tetapi jelas bahwa sesuatu seperti perasaan nostalgia aneh seharusnya bisa ia rasakan selama pertarungan.


Rey mulai kembali pulih dari sakit kepalanya, Ia kemudian mulai fokus kembali dan menatap ke arah pahlawan Yang sudah ia kalahkan.


" Sekarang Saya Sudah memenangkan pertarungan, Saya tidak menyebutkan permintaan saya jika saya memenangkan pertarungan "


_Rey.


" Apa Yang kau inginkan "


_Harist.


" Itu bukan sesuatu Yang sulit "


_Rey.


Terlepas bagaimana Perasaan aneh itu muncul, tetapi kemenangan tetaplah kemenangan.


Rey mengatakan kepada pahlawan, bahwa ia tidak menyebut apa yang ia dapatkan setelah ia menang.


Di sisi lain pahlawan harist sepertinya sudah pasrah untuk itu, ia seperti akan mengabulkan apapun Yang diinginkan oleh rey sebagai bentuk kekalahan dalam perang.


Rey hanya mengatakan bahwa itu bukanlah hal sulit, tetapi bukan berarti bahwa itu adalah hal Yang bagus.


" aku jadi merasa bahwa anak itu punya Rencana yang buruk "


_Eugeon.


Sebagai ayahnya, eugeon mulai merasakan sesuatu Yang buruk dari putranya.


Itu adalah hal Yang cukup memalukan untuk diabaikan.


...- BERSAMBUNG -...

__ADS_1


__ADS_2