
Yaa.. Inilah kisaku.,,
**S**eorang anak yg terlahir dari keluarga sederhana, dimana ayahku hanya buru kasar di salah satu pabrik swasta yg mungkin orang lain menganggapnya" **Wahh** " ,karena pabrik tersebut kepunyaan salah satu tokoh politik Indonesia yg mungkin semua org mengetahui jika namanya terucap..
Tetapi demi keselamatan ayahku ,aku enggan untuk menyebutkannya. Dan yg terjadi kenyataannya, sangat jauh dari semua..
Di sini saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu ,sebelum kita masuk ke duniaku...
Nama ku REGANTA biasa di panggil" Ganta "
banyak juga yg memanggilku" Re "kalau di tanya,
aku pribadi lebih suka di panggil" Ganta ", gak tau kenapa? soalnya ,suka aja di panggil" Ganta ".
^^^*A***gustus 1997 , ^^^
aku lahir di bulan dan tahun tersebut, satu tahun lebih cepat dari tragedi Trisakti (Turunnya masa kepemimpinan presiden kedua negara ini) atau, di kenal dengan masa **Orde Baru...
Aku anak kedua dari empat bersaudara,
yg pertama ****Zhika Syahputra****
ank ketiga*** Aya Ramadani***
__ADS_1
Dan yg bungsu bernama** Andira Ramadania **...
Kami memiliki jarak kelahiran masing - masing sekitar dua tahun..
Kami tinggal di sebuah komplek pabrik yg bisa di bilang kurang perhatian untuk hunian sebagai buruh kasar, tetapi masih bisa bersyukur karna sudah di sediakan hunian sementa, "free(gratis)"lagi...
Komplek tersebut sebenarnya tidak jauh dari Batalyon (markas TNI), Yg mana kami hidup berdampingan dengan para prajurit - prajurit tangguh negara...
Aku tumbuh seperti anak - anak pada umumnya, SEKOLAH, MAIN DAN ,DI TUNTUT HARUS BISA MENGAJI..
" Itu wajib untuk anak mama, apalagi kamu laki - laki biar bisa jadi IMAM yg baik nanti kalau sudah besar "seperti itulah org tuaku berkata...
^^^Dua Belas tahun berlalu, kata - kata itu masih terasa menggema di telinga....^^^
Sorot mata yg begitu lembut seakan memberi ruang untuk selalu berada di peluknya...
Walaupun kenyataannya ,air mata yg tertahan tumpah karna sentuhan lembut itu hilang dan sorot mata itu tak terlihat...
Yaa.. Ibuku telah pergi meninggalkan ku, yg pada saat itu aku masih sangat takut untuk ketemu org yg sama sekali tidak aku kenal, padahal aku tahu tempat tersebut, tempat dimana dulu aku ingin menggapai cita-cita, yg pernah ku ucapkan ke ibu, selepas mengantar abg ke sekolah..
IBU ku seorang buruh upah cuci pakaian di salah satu rumah org berada di pinggiran kota pada saat itu, jaraknya kurang lebih sekitar 15kilo meter dari rumah ku..
Biasanya ibu pergi pagi hari sekitar jam 08:00 WIB. Dan pulang sore hari sekitar jam 16:30 WIB..
__ADS_1
Tatapan yg seakan menghakimi, kini mulai berubah ketika melihatnya lebih dekat ke arah ku, dan terdengar dari riuh suara di sekeliling,
" KAMU ANAK YG HEBAT KENAPA MENANGIS ?
" DAN SIAPA NAMA ANAK HEBAT INI ? "
dengan suara sesenggukan aku menjawab "Reegaantaa buu "....
IBU "RATNA SRI HANDAYANI"..
Dialah salah satu guru yg menjadi wali kelas ku saat masih duduk di bangku kelas (I). dan biasa kami memanggilnya " ibu Ratna "...
Mulai dari membaca lalu di sambung dengan berhitung Ia mengajarkan nya dengan sepenuh hati. Hari demi hari, bulan demi bulan, kami pun terbiasa dengan situasi nya ,hingga kami semua dinyatakan" NAIK "untuk ke jenjang selanjutnya(kelas II) dan di sambung sampai kami naik di (kelas III) ...
Waktu pun berlalu,.
Di (kelas III) kini wali kelas kami telah berganti bukan lagi dengan bu Ratna yg selama ini mengajar kami dengan sikap lembutnya sewaktu di kelas (I) dan (II) .Kini hawanya terasa sedikit berbeda , ialah Bu" HAMSAH YANTI HSB ", biasa di panggil bu Hamsah, salah satu guru senior yg ada di sekolah ku...
Tampak jelas kerutan yg mulai tegambar di wajahnya, sorot matanya tajam seperti elang mengintai buruannya, namun sesekali terlihat senyuman lembut di wajahnya yg membuat kami merasa nyaman di dekatnya..
tengtengtengteng...
Suara lonceng yg menandakan jam pulang tiba, tetapi kami masih tidak beranjak dari kelas hingga terlihat dari horden jendela yg tertiup angin bahwa ruang kelas sebelah sudah berlarian siswa yg keluar untuk pulang...
__ADS_1
BERSAMBUNG.......