
Setelah mengantar adikku ke Rumah Sakit,aku memulai misi pencarian kenapa mama bisa menangis.Jika aku sering melihat mama menangis,aku tidak akan seperti ini,tapi ini adalah kali pertama aku melihat air mata yang jatuh dari bidadariku.Karena mama masih berada di rumah sakit,aku jadi akan lebih leluasa mencari sesuatu di kamar mama yang mungkin nantinya bisa membantuku mencari tahu kenapa mama bisa menangis.Sasampainya di rumah,aku langsung menuju kamar mama.Aku tidak tahu apa yang aku cari di sana,tapi setidaknya pasti ada sesuatu yang bisa aku temukan di kamar itu.Lama aku mencari,aku tidak menemukan apa-apa,karena lamanya aku mencari dan tidak menemukan apa-apa,aku sangat putus asa.Jika aku tidak menemukan petunjuk,dimana aku bisa mencari tahu lagi,aku memang putus asa namun keyakinan kalau aku bisa menemukan petunjuk menjadi alasan aku terus mencarinya.Setiap aku mulai putus asa,satu hal yang selalu aku yakini.Dari kamar mama aku akan menemukan petunjuk kenapa mama bisa menangis.Akhirnya sekian lama mencari,aku akhirnya menemukan sesuatu.Aku menemukan sepucuk surat,lalu aku membuka surat itu,ternyata surat itu berasal dari papa untuk mama.
Sabtu,2 juni 2000
__ADS_1
''Ma,aku akan pergi,aku tidak bisa lagi bersamamu.Tapi jangan khawatir, aku akan selalu membiayai segala kebutuhanmu dan anak-anak.Semua fasilitas yang ada di rumah,kini menjadi milikmu. Setiap anak-anak membutuhkan uang,kamu bisa menghubungiku,aku akan sering mengunjungi mereka.Meski hanya sesaat''.Aku harap kamu bisa menerima ini semua,pesan terakhirku,jagalah anak-anak dengan sebaik baiknya.Aku yakin kamu bisa menjaga mereka dengan baik.
Salam hormat dariku
__ADS_1
Surat itu sangat membuatku syok, bagaimana ini bisa terjadi.Jika papa dan mama sudah bercerai,lalu Nuri anak siapa? Apa benar mereka sudah bercerai? Saat itu aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan,jika aku menanyakan hal ini pada mama,mama pasti akan semakin sakir karenanya.Aku tidak ingin itu terjadi,tapi jika aku menanhakan hal ini pada papa,aku tidak tahu sekarang papa ada dimana.Kenapa aku baru menyadari semua hal ini, kenapa baru sekarang.Jika aku menanyakan hal ini pada kakak,apakah kakak mengetahuinya? Jalan satu-satunya adalah menanyakan nenek.Tapi aku tidak enak jika aku menanyakan hal ini pada nenek,nenek kan adalah ibunya papa.Aku tidak mungkin,tapi siapa? Aku akan pergi mencari papa di kantornya, dimana kantor papa? Aku belum pernah mengunjungi kantor papa sebelumnya. Internet,aku akan mencarinya di internet,Setiawan group.Tidak menemukan hasil apa-apa,bagaimana ini sekarang.Siapa yang harus aku tanyakan,oh iya,papa Dila.Mereka teman dekat,papanya Dila pasti tahu dimana kantornya papa.Pak ayo kita jalan,kita mau kemana non? Kekantornya pak Firman.Bapak tahu kan dimana kantornya,iya non bapak tahu,kalau bisa lebih cepat ya pak.Iya non siap, ngomong-ngomong non ada apa mau bertemu dengan pak Firman? Aku punya suatu pertanyaan untuknya,aku ingin menanyakan sesuatu yang tidak aku ketahui selama ini.Baiklah non,kita sudah sampai.Terima kasih ya pak, iya non.Ada yang bisa saya bantu? Pak Firmannya ada enggak? Oooh pak Firman lagi ada meeting,kalau embak mau menunggu silahkan menunggunya di ruang tunggu.Kira-kira masih lama enggak meetingnya,kalau itu saya kurang tahu mbak.Iya sudah kalau gitu.
Lama aku menunggu Paman Firman untuk meeting,sekian lama aku menunggu akhirnya paman Firman selesai meeti**ng.Aku pun di persilahkan untuk masuk ke ruangannya,aku bergegas pergi keruangannya.Dan ternyata kliennya paman Firman adalah papa**.
__ADS_1