Tolong Sayangi Aku

Tolong Sayangi Aku
01


__ADS_3

Bukan hal yang mudah melepaskan atau mempertahankan apa yang semula baik tiba-tiba berubah drastis menjadi amat buruk.


Pagi ini di rumah Ica sangat memburuk bagaimana bisa ibu tirinya Fauziah dan anak kandungnya Lala adik tirinya ica.


sejak 3 tahun yang lalu, ayah kandung Ica meninggal dunia akibat sakit jantung, dan Ica tinggal bersama 2 iblis yang sangat kejam.


Ica: "kenapa kamu terus memukul ku Bu, apa


salahku hiks...hiks!?" Tanya Ica yang


sangat kesakitan.


Fauziah: "anak sialan! kamu ingin tau


kesalahan kamu apa!!." Jawab


Ibu Fauziah yang sangat marah


sekali.


Ica: "Ibu terus memukuli ku tanpa sebab. aku


gatau kesalahanku pada ibu dimana


hiks..hiks!?" suara Ica yang masih


menangis dan menahan sakit.


Fauziah: "Kamu ingin tau kesalahan kamu itu


apa.? kamu itu anak pembawa sial!!"


kata Fauziah semakin marah.


dan *tiba-tiba saja mendengar suara pintu terbuka seperti ada yang masuk.


ya benar saja, Lala anak kandungnya Fauziah baru saja pulang dinner oleh pria lain*.


Lala: "Ibu aku pulang?" suara Lala yang baru


saja masuk ke rumah.


pulang, apakan makan malamnya


menyenangkan?" tanya Fauziah


dengan nada lembut.


Fauziah: "oh..anakku sayang, kau sudah pulang. bagaimana makan malamnya" tanya Fauziah yang sangat lembut.


Lala: "Tentu menyenangkan" jawab Lala.


Fauziah: "Bagus sekali kalau begitu nak"


jawab Fauziah yang sangat lembut


dan sambil memegang pundak lala.


Lala: "Ibu apakah kamu ingin membunuh


anak ini kenapa kamu terus menyiksa


dia hari harinya?" tanya Lala yang


sedang menatap Ica.


Fauziah: "Dia pantas mendapatkannya anakku


sayang." jawab Fauziah yang begitu


merasa tak bersalah.


Lala: "Baiklah Bu terserah kau saja. aku mau


istirahat dulu." kata Lala yang sedang


berjalan menuju kamarnya.


Fauziah: "Baiklah nak istirahat lah yang


tenang, ibu tidak akan menggangu.


mu" Jawab Fauziah yang begitu


perhatian.


Ica: "Ibu kenapa kamu sangat lembut dengan


adik, dan selalu kasar kepadaku apa


karena aku anak tirimu?" tanya Ica yang


sangat serius.


Fauziah: "Diam kamu anak sialan! aku lebih


suka anak kandungku di bandingkan


dengan mu!!" jawab Fauziah yang


sangat marah.


Ica: "Ibu begitu bencinya kah kamu sama


aku?" Tanya Ica yang begitu berani.


Fauziah: "Diam kamu!!" jawab Fauziah yang


begitu kesal.


Ica: "Ibu bisa kah kau lebih baik lagi terhadap

__ADS_1


ku!? selama kau menikah dengan ayahku


kau selalu memperlakukan ku dengan


buruk hiks..hiks" tanya Ica sambil tak


bisa menahan tangis.


Fauziah:" lebih baik kamu pergi dari hadapan mukaku!!" jawab Fauziah.


Ica pun meninggalkan ibunya sendirian di ruang tamu, karena Ica tidak mau ibunya semakin lama semakin membenci dirinya.


besok paginya, Ica menyiapkan makan pagi seperti biasanya dimana Ica di perlakukan seperti pembantu.


Ica: "Ibu makanannya sudah aku siapkan"


kata Ica yang berjalan sambil membawa


sup ayam ke arah meja makan.


Fauziah turun dari tanggan dengan lala, dan menuju ke meja makan.


Lala: "Ibu Hari ini aku akan pulang telat, aku


ingin main dengan teman-temanku" kata


Lala yang sambil memakan.


Fauziah: "baiklah nak. tapi apakah kamu tidak


ingin menikah ibu sudah


menyiapkan calon suaminya untuk


mu nak?" tanya Fauziah.


Lala: "Ibu biarkan aku menentukan calon


suamiku sendiri." jawab lala.


Fauziah: "Tapi nak orang ini sangat kaya dan


tampan dia bisa menafkahi keluarga


kita" kata Fauziah yang sambil


memegang pundak lala.


Lala: "Ibu aku bilang aku tidak mau! kenapa


kau tidak menyuruh Kaka ajah yang


menikah, diakan anak paling tua!!" jawab


Lala yang sambil menunjuk ke Ica.


Ica pun kaget dengan perkataan adiknya itu. Ica langsung memberhentikan makanannya.


kamu untuk menikah. aku belum siap


menikah" jawab Ica yang sangat jujur.


Lala: "Aku belum siap menikah!!" jawab Lala


yang mulai memerah.


Ica: "aku pun juga belum siap untuk menikah."


jawab Lala dengan nada biasa


tiba-tiba Fauziah membanting gelas, karena dia pusing dengan keadaan rumah.


Fauziah: "adikmu masih muda dia memang


belum pantas menikah!! jadi kamu


harus mengantikannya!!" kata


Fauziah yang sangat marah.


Ica: "Tapi aku belum siap Bu?" jawab Ica


dengan nada rendah.


Fauziah: "siap ga siap kau harus tetap


menikah! besok prianya akan


datang kesini untuk menemui mu,


dan kau harus dandan cantik jangan


mempermalukan keluarga kita!!


jawab Fauziah.


Ica: "Baiklah Bu.." jawab Ica yang cukup putus


asa.


*keesokan harinya, Ica menyiapkan diri untuk bertemu dengan seorang pria pilihan ibunya itu.


Ica masih tidak menyangka ini pertama kalinya dia akan bertemu dengan seorang pria.


siang hari bel pun berbunyi. Ica dan ibu tirinya itu sudah menduga pasti prianya sudah datang, dan benar sekali pria itu datang dengan sekretaris nya.


pria tampan, dan tinggi banyak sekali wanita di luaran sana mengidolakannya, siapah lagi kalau bukan fadly*.


Fauziah: "Selamat datang nak fadly" kata Bu


Fauziah yang sangat lembut dan

__ADS_1


berhati-hati.


Fadly: "Senang bertemu denganmu nyonya"


jawab fadly yang begitu dingin.


Fauziah: "Silahkan masuk nak fadly" kata


Fauziah.


Fadly: "Baik." jawab fadly yang sangat dingin


dan tatapan yang menyeramkan.


Dan Fauziah menyuruh Ica menggambil kan minum dan makanan yang ada di dapur.


Fadly: "Mana anak kamu yang ingin di


jodohkan denganku." jawab fadly yang


masih dingin.


Tiba-tiba Ica datang dengan membawa minuman dan makanan yang sudah di siapkan.


Fauziah: "Ini dia anaknya nak fadly, namanya


icaa" jawab Fauziah yang begitu


lembut.


Ica: "aku ica, aku anak tertua di keluarga ini"


kata Ica yang percaya diri.


Namun Fadly tidak menjawab dia hanya menatap Ica dengan tatapan sinis.


Ica: "(kenapa dia begitu menyeramkan,


bahkan ibu ajah kalah seramnya.)" Tanya


hati ica.


Fadly: "Ibu Fauziah beri saya waktu selama 1


tahun untuk memperoses hubungan


ini" tanya fadly yang dingin


Fauziah: "Maaf nak fadly, jika sudah 1 tahun


apa yang akan kamu lakukan?" tanya


Fauziah yang serius.


Fadly: "Baik Ibu Fauziah selama 1 tahun


berjalan, jika saya jatuh cinta


dengannya saya akan menikahinya jika


saya tidak jatuh cinta dengannya, saya


akan melepaskannya." jawab fadly


yang begitu santai.


Fauziah: "Itu semua Ica yang nentuin" kata


Fauziah sambil tersenyum.


Fauziah: "Ica bagaimana menurutmu?" Jawab lembut dan mengelus kepala Ica.


Ica pun kaget dan dia tidak bisa berkata apa-apa.


Ica: "(Ibu aku ingin terus-terusan di


perlakukan seperti ini, tidak di perlakukan


kasar aku ingin merasakan rasa sayang


orang tua)" Dalam hati Ica.


Fauziah: "Ica kenapa kamu Diam sayang?"


tanya Fauziah yang sangat lembut.


Ica: "Ba..baik Bu, Ica setuju" jawab Ica yang


begitu yakin.


Fadly: "Tapi Bu Fauziah saya akan


memberikan syarat sebelum saya


menjalani hubungan dengan Ica." kata


Fadli yang begitu serius dengan


tatapan sangat tajam.


Fauziah sangat kebingungan syarat apa lagi yang akan dia berikan kepadanya.


Fauziah: " sya..syarat apa ya nak fadly?" tanya Fauziah yang begitu tegang.


........


***Jangan lupa follow @biw_1207 dan tunggu cerita selanjutnya yah..


Jangan lupa tersenyum hari ini, karena senyuman mu sangat manis dan berharga.


dan jangan lupa bahagia hari ini, karna semua orang ingin bahagia***.

__ADS_1


__ADS_2