
*keesokan harinya, pagi telah tiba. Icaa yang sudah mengemaskan barang-barang sedang menunggu pengawal fadly menjemput nya.
Tidak lama Fauziah dan Lala turun dari lantai atas menghampiri Icaa*.
Fauziah :"mau kemana kamu?" tanya Fauziah
Lala yang tak perduli dia duduk di bangku ruang tamu sambil memainkan handphone nya.
Icaa :"ga perlu tau Icaa mau kemana"jawab Ica yang acuh tak acuh.
Fauziah :"dasar brengsek kamu!!" jawab Fauziah yang sudah mau menampar Icaa
*tok..tok..tok
tak lama ada seorang tamu datang dan mengetok pintu, Fauziah yang ingin menampar Icaa seketika berhenti diam karna mendengar ketukan suara pintu*.
Fauziah :"siapah pagi-pagi gini yang datang ke rumah" kata Fauziah.
*Fauziah pun menghampiri pintu dan membuka pintu.
Fauziah seketika terkejut ada seorang memakai jass hitam dan membawa mobil mewah*.
Fauziah :"anda mencari siapah?" tanya Fauziah
Kamal :"saya mencari nyoya icaa" jawab kaml yang sambil senyum ke Fauziah
Kamal adalah ketua dari pengawal fadly, ia sudah berkerja dengan Fadly 8thn.
Icaa :"Iya saya di sini" jawab icaa yang sambil jalan menuju Kamal membawa barang- barangnya.
Fauziah :"kamu mau kemana brengsek!!" tanya Fauziah yang begitu marah
Icaa :"Aku mau kemana juga bukan urusan mamah" jawab Icaa atuh tak acuh.
*plak..plak
Kamal seketika memegang tangan Fauziah*.
Kamal :"kamu Sentuh nyonya kami, saya jamin kamu akan kehilangan 1 tangan!" kata fadly sambil senyum kejam.
Fauziah :"Ka..kamu siapah sebener nya ikut campur urusan keluarga kami! jawab Fauziah yang ketakutan.
Kamal :"saya Kamal anak buahnya tuan fadly, saya disini ingin menjemput nyonya Icaa calon istrinya tuan fadly" jawab Kamal sambil melepaskan tangan Fauziah.
Fauziah :"apa maksud semua ini, calon istri?" tanya Fauziah yang binggung
Kamal :"iya benar tuan fadly akan menikah dengan nyonya Ica secepatnya" jawab Kamal.
Lala yang sedang duduk di kursi ruang tamu pun sontak kaget mendengar semuanya, ia jalan menuju Fauziah Icaa dan Kamal.
__ADS_1
Lala :"apa..?Kaka saya akan menikah dengan tuan fadly" tanya Lala yang begitu masih tidak percaya.
Kamal :"iya betul sekali...saya kesini juga di suruh tuan fadly untuk menjemput nyoya Icaa untuk tinggal di rumah tuan fadly" jawab Kamal.
Fauziah dan Lala pun sontak terkejut mendengar semuanya.
Fauziah :"apa benar kamu ingin menikah dengan tuan fadly?" tanya Fauziah yang masih tidak percaya.
Icaa :"Iyaa Icaa akan menikah dengan tuan fadly secepatnya, dan Icaa akan tinggal bersama tuan fadly" jawab Icaa.
Fauziah dan Lala pun tidak percaya dengan ini semua.
Fauziah :"saya ingin berbicara dengan anak saya Icaa" kata Fauziah yang meminta izin dengan Kamal pengawal fadly.
Kamal :"baik saya kasih waktu 5 menit karna tuan fadly sudah menunggu di rumah" jawab kamal.
Icaa, Fauziah dan Lala pun pergi ke ruang tamu untuk mengobrol.
Fauziah :"Saya izinkan kamu pergi dari rumah ini, asal jangan lupa untuk kirim uang bulanan kami kamu mengerti" kata Fauziah.
Lala :"kamu kan Sekarang menikah dengan orang kaya nomer satu di kota ini, kamu pasti bisa dong kasih uang bulanan kita 2x lipat lebih banyak dari biasanya kamu kasih" kata Lala yang tidak sopan terhadap Icaa.
Icaa :"aku mana bisa untuk mengasihkan uang 2x lipat sebanyak itu" jawab Icaa.
Fauziah :"kan kamu akan menikah dengan orang orang kaya masa kasih uang bulanan lebih besar ajah kamu ga bisa" kata Fauziah.
Lala :"aku kan juga masih sekolah masih butuh biaya lainnya untuk keperluan sekolah" kata lala yang semakin tidak sopan terhadap icaa.
Fauziah :"kamu tinggal minta saja sama suami kamu kan dia orang kaya masa cuma kasih uang buat bulanan kita ajah ga bisa" kata Fauziah yang acuh tak acuh.
*Icaa hanya bisa terdiam dia binggung harus berbuat apalagi untuk ibu dan adik tirinya ini berubah.
5munit kemudian*...
Kamal :"5 menit sudah selesai, nyoya waktunya kita berangkat tuan fadly sudah menunggu nyonya di rumah.
Icaa :"baiklah kita pergi sekarang" kata Ica sambil jalan menuju ke arah Kamal.
*Icaa dan kamal pun masuk kedalam mobil, tak lama kamal membawa mobilnya ke arah rumah Fadly.
ya Tuhan akhirnya Icaa bisa bebas dari rumah neraka itu, asalkan Icaa bisa menjauh dari mereka berdua Icaa hidup tenang ya Allah...(Batin Icaa)
1 jam sudah berlalu di perjalanan ke rumah fadly, akhirnya sampai juga di rumah Fadly*
Kamal :"Nyonya kita sudah sampai di rumah tuan" kata Kamal yang begitu lembut.
*Icaa pun tidak sengaja ketiduran dan tidak mendengar Kamal berbicara padanya.
tidak lama fadly keluar rumah menghampiri mobil Kamal*.
__ADS_1
Kamal :"Tuan nyoya Icaa tertidur di dalam mobil, apa perlu saya mengangkat?" tanya Kamal sambil menundukkan kepalanya kepada fadly.
Fadly :"tidak usah biar saya yang mengangkatnya" kata fadly sambil menuju mobil Kamal.
Tidak lama pun Fadly mengangkat Icaa yang tertidur di dalam mobil.
Fadly :"Dasar wanita bodoh dan merepotkan" suara pelan Fadly yang sambil menggendong Icaa menuju ke kamar tamu.
*sesampainya di kamar, fadly menari Icaa di atas kasur dan menyelimutin dia.
Fadly menatap wajah Icaa yang seperti kelelahan. dan melihat pipi Icaa ada bekas tamparan dan lebam
Fadly pun turun ke lantai bawah mencari Kamal*.
Fadly :"Kamal datang ke ruang baca buku saya ingin berbicara dengan kamu" kata fadly yang sambil berjalan menuju ruang baca buku.
Kamal :"Baik tuan" jawab kamal.
Sesampainya mereka berdua di ruang baca, dan Fadly pun duduk di kursi. sejakan Kamal hanya berdiri di belakang fadly.
Fadly :"Apakah tadi ada keributan setelah kau menjemput Icaa?" Tanya fadly sambil membaca buku.
Kamal :"benar tuan saat saya datang terjadi keributan, dan ibu Fauziah menampar Icaa sampai pipinya lembab" jawab Kamal.
Fadly :"apakan Icaa Melawan?" tanya fadly.
Kamal :"nyoya tidak melawan sama sekali tuan" jawab kamal.
Fadly :"dasar wanita bodoh dan tidak berguna" kata fadly.
*kenapa dia tidak ingin melawan sama sekali saat diinjak -injak harga dirinya oleh ibu tirinya, benar-benar wanita bodoh dan malang...(batin Fadly).
malam telah tiba, pukul 9 malam Icaa terbangun dari tidurnya*.
Icaa :"kenapa aku sudah berada di kamar, bukannya aku tadi di dalam mobil" tanya Icaa yang sambil memegang palanya Karena sedikit pusing.
Tidak lama ada wanita tua yang menghampiri Icaa, dia adalah bi Titin ketua pelayanan di rumah tuan Fadly.
*tok tok tok...
Icaa pun menghampiri dan membuka pintunya*.
Bi Titin :"nyonya waktunya makan malam, tuan sudah menunggu nyoya di meja makan" kata Bi Titin.
Icaa :"apakah tuan fadly?" tanya Icaa.
Bi Titin :"iya betul nyonya" jawab Bi Titin
Icaa :"saya akan segera kesana tunggu 10menit lagi" kata Icaa.
__ADS_1
Bi Titin :"baik nyoya" jawab Bi Titin.
Jangan lupa ikutin kami terus yah, dan dukung kami terus tunggu cerita selanjutnya yah:)