
Keesokan harinya, Icaa berangkat bekerja sebagai tukang cuci piring di restoran
Saat Ica kehendak mau mengambil piring kotor yang di meja makan, Icaa tidak sengaja bertemu Lala adiknya icaa yang sedang asik tertawa dan makan bersama dengan laki laki tua.
Icaa : "apa yang sedang kamu lakukan di sini lala? dan siapah pria ini?" jawab Icaa kepada Lala.
Lala :"tidak ada urusannya kepada mu" jawab Lala yang acuh tak acuh.
Icaa :"akan aku laporan semua ini sama mamah!!" kata Icaa yang sangat marah
Lala :"owh, kamu berani melaporkannya silahkan" jawab lala.
Ya Tuhan kenapa Lala seperti ini, aku banting tulang untuk dia bisa sekolah dan makan, kenapa Lala seolah-olah tidak perduli sama kerja keras ku ya tuhan, Icaa ga mau kalau Lala sampai menjadi wanita tidak benar...(batin Icaa)
Malam telah tiba, pukul 22.00 WIB waktunya Ica pulang, pukul 22.25 WIB sesampainya Icaa di rumah dia langsung mencari ibunya.
Icaa :"mah..mamah apa mamah sudah tidur?"suara Icaa yang berteriak di dalam rumahnya.
Fauziah :"anak sialan..!! bisanya ganggu orang tua sedang santai. ada apa?" tanya Fauziah yang kelihatan begitu marah.
Icaa :"mah tadi Icaa melihat Lala sedang bersama pria tua di restoran sedang makan bersama" kata icaa yang begitu berani tanpa takut resikonya nanti.
Fauziah marah besar apa yang Icaa katakan, karna menurut Fauziah anaknya tidak begitu.
plak..plakk!!
Icaa :"mamah...mamah kenapa tampar icaa, Icaa salah apa?" tanya Icaa yang sambil memegang pipinya bekas tamparan mamahnya.
Fauziah :"mamah tau Lala orang yang seperti apa dia ga mungkin seperti itu!" jawab Fauziah yang begitu marah.
Tidak lama kemudian Lala pulang ke rumah, sesampainya di rumah ia melihat Fauziah dan Icaa sedang bertengkar.
Lala :"ada apa ini mah?" tanya Lala sambil menuju ke arah mamahnya.
__ADS_1
Fauziah :" Icaa bilang ke mamah kamu di restoran sedang kencan dengan pria tua, apa itu benar Lala?" tanya Fauziah sambil memegang pundak Lala
Lala :"itu jelas ga benar mah, lala tadi sedang makan bersama dengan teman- teman lala ga mungkin lala makan dengan pria tua yang bukan selera Lala" jawab Lala.
Icaa :"kamu jangan bohong Lala jelas-jelas tadi aku melihat kamu dengan pria tua" kata icaa.
Lala :"kamu punya buktinya kalau aku sedang berkencan dengan pria tua" tanya Lala.
Icaa pun seketika ia terdiam karna dia tidak memiliki bukti, ia tidak berfikir kalau butuh bukti buat menyakinkan mamahnya karna Icaa sudah terlanjur marah dengan adiknya yang sedang berkencan dengan pria tua.
Lala :"kenapa diam? mana buktinya kamu ga ada bukti kan? tanya Lala.
Icaa :"aku memang gx punya bukti tapi aku ngeliat dengan mata kepala aku sendiri" jawab Icaa yang begitu marah
Fauziah :"dasar prempuan brengsek..plak..plak!!" kata Fauziah sambil menampar Icaa
Icaa memulai membenci ibu dan adiknya itu yang sudah sangat jahat terhadapnya.
fadly :"menarik sekali" kata fadly yang sambil berjalan menuju mereka ber3
Fauziah, Icaa dan Lala pun sontak kaget melihat kedatangan fadly
Fauziah :"oh nak fadly sejak kapan kamu berada di sini" tanya Fauziah yang sambil tersenyum kepada fadly
Fadly :"sekitar 20menit yang lalu, tidak di sangka ada keributan di rumah ini" jawab fadly yang begitu dingin.
Fauziah :"ah nak fadly ini cuma masalah keluarga tidak ada yang perlu di kawatirkan" jawab Fauziah yang begitu takut melihat tatapan dingin fadly.
Fadly :"oh ya tidak serius" jawab fadly yang dingin.
Fauziah :"dengan gerangan apa nak fadly Sampai datang ke rumah malam-malam gini" tanya Fauziah yang begitu lembut.
Fadly :"kebetulan saya lewat sini dan ingin melihat keadaan semuanya, tak di sangka ada pertunjukan sangat menarik" jawab Fadli yang dingin.
__ADS_1
Fauziah :"maafkan saya nak fadly kalau keributan yang ada di rumah saya membuat anda tidak nyaman" jawab Fauziah sambil menunduk ke arah fadly.
Fadly :"cihh panggil saya tuan saja saya bukan anak mu!" jawab fadly yang acuh tak acuh.
kalau bukan orang kaya no 1 di kota ini aku tidak akan membiarkan dia menindasku!..(batin Fauziah)
Fauziah :"baik nak..ahh maksud saya baik tuan" jawab Fauziah yang bergemetar.
Fadly :"saya ingin bicara berdua dengan Icaa tolong tinggalkan saya berdua" kata fadly yang dingin.
Fauziah :"baik tuan"
Lala :"baik tuan"
akhirnya tinggal mereka berdua di ruang tamu.
Icaa :"apa yang ingin kamu bicarakan sama saya?" tanya Icaa
Fadly :"cih sombong sekali aku juga tidak ingin bicara sama kamu." jawab fadly yang begitu dingin.
Icaa :"baik katakanlah apa yang ingin kamu tanyakan" tanya icaa.
Fadly :"jika kamu bersedia nikah kontrak dengan ku selama 1 tahun, saya akan kasih rumah uang 2M, kita nikah kontrak selama 1 tahun, setelah sudah 1 tahun kita cerai dan kamu mendapatkan apa yang aku bilang tadi" jawab fadly.
Icaa pun seketika terdiam, ia sebenarnya tidak ingin menikah dengan seorang pria jahat seperti fadly. tapi ia tergoda oleh omongan fadly yang ingin mengasih rumah dan uang sebesar 2M.
Icaa :"Baik saya setuju" jawab Icaa
Fadly :"baik besok pagi aku suruh untuk pengawal ku menjemput mu. bersiap lah untuk besok pagi" jawab fadly sambil jalan menuju pintu keluar
Icaa pun terdiam, ia menerima permintaan fadly Karena ia sudah terlalu muat di rumah Fauziah, ia sudah sangat membenci ibu tiri dan adik tirinya itu.
hallo semua apa kabar? maaf baru bisa upload lagi, semoga kedepannya bisa terus upload cerita selanjutnya:).
__ADS_1