TRUE LOVE_Seven Prince'S Of Dreams.

TRUE LOVE_Seven Prince'S Of Dreams.
KEMBALI


__ADS_3

Aku turun dari Bus dengan santai.perjalanan sehari membuat ku lelah.dengan wajah yg sedikit letih aku mengangkat tas ku dan berjalan memasuki gang.dan tiba tiba sebuah penampakan paling menyeramkan didepan ku.


"sudah pulang?" ujar nya.


Suara itu! tinggi badan nya! wajah nya!


Aku mendengus kesal.berniat melewati nya.tapi ia selalu menghalangi langkah ku.


"heyyy sialan!!!!.kau pikir ini jalan mu." gerutu ku kesal.


"kenapa?"ucap nya sok manis.


"cihhhh!!!.menyebalkan" ujarku berdecak kesal.


"kenapa kesal begitu? apa kamu tidak senang bertemu kekasih mu ini?" ujar nya.yaa dia Dino.


"hahh! sudah lah berhenti bercanda nya.itu tidak lucu."ujar ku dengan senyum smirk.


"apa?kau pikir ini lelucon?" ujar nya dengan kesal.sekarang dia yg menjadi kesal.


" Din!! mood ku sedang baik hari ini.jadi tolong jangan rusak yaa.." batin ku .


"aku tidak merusak mood mu? kau yg merusak mood ku." ujarnya.


"whattt??? weee!!!! perasaan lo yg ganggu gue.kok jadi gue yg ngerusak mood." ujar ku kesal.


"lupakan saja! aku datang untuk menjemputmu? " ujar nya.


"gk perlu!!!"

__ADS_1


" lo pikir aku menjemputku karena kemauan ku.itu karena ibu lo yg suruh buat jemput." ujar nya.


"Woyyy!!! cara bicara mu langsung berubah.tadi aku kamu,sekarang lo gue." celetuk ku.


Ibuku memang selalu menyuruh Dino untuk menjaga ku.karena Aku dan Dino sudah berteman sejak kecil dengan ku.dan yg ibu tau kami hanya berteman baik.Dan tidak tau kalau anak nya yg tersakiti ini punya hubungan dengan bajingan ini.Aku juga tidak mau membahas nya.


Dino mendengus kesal,lalu menaiki sepeda motor nya.dan memakai helm.sedangkan aku hanya memandangi nya saja.


"ayoooo!!!"


"kenapa harus kamu yg disuruh sih! kenapa gak Eka aja? " batin ku cepat.


"kau tidak tau? " tanya nya.


"apa? "


"Eka mengalami kecelakan 4 hari yg lalu.jadi dia masih dirumah sakit.huhhh!! bukan kah kamu dekat dengan nya.seharusnya kamu lebih dulu tau."


Melihat wajah ku yg tiba tiba pucat.Dino langsung membuka helm nya dan berjalan kembali kearah ku.


"Sebenar nya kau sangat menyukai Eka bukan? .dan selama ini perasaan mu padaku sudah tidak ada lagi sejak lama bukan? " ujar nya.


aku menatap nya dengan bingung."Apa aku benar menyukai Eka?" batinku dalam hati.


"Aku minta maaf atas yg kulakukan pada mu! aku memang terlalu egois.tapi apa kamu pernah perduli perasaan ku Sal? saat aku mengajak mu jalan kamu selalu menolak.saat aku ingin berada didekat mu kamu selalu menjauh.saat aku ingin menghabiskan waktu untuk mu,kamu pasti punya kesibukan."


"yg ada saat aku kesepian itu hanya Reni! Reni selalu menghiburku.seakan akan aku merasa Reni yg menjadi kekasih ku.lalu aku menyadari saat aku bersamamu dan saat kamu bersama Eka itu suasana nya berbeda."


"saat aku bersamamu kau hanya akan sibuk dengan urusan mu.tidak menghiraukan ku.kau bahkan tidak pernah tersenyum untuk ku.sedangkan bersama Eka,aku melihat senyum yg tulus.seakan akan aku tidak bisa membuat mu tersenyum."

__ADS_1


Aku menatap Dino dengan mata berkaca kaca,apa aku sejahat itu?


"Din!! bukan seperti itu?" ujar ku.


"lupakan saja! lagi pula kita tidak ada hubungan apa apa.yg kutau saat putus dari ku tidak ada kesedihan dimatamu.kau bahkan lebih bahagia." ujar nya.


"Dinn!!! aku minta maaf! aku memang egois.tapi kau tau kan.aku sama sekali tidak mengenal cinta. dann...."


"dan kau hanya bermain main dengan ku!" ucap nya.


Entah kenapa seakan akan aku yg bersalah disini.bukankah dia juga salah.seharusnya dia bilang dari awal tentang inj bukan malah selingkuh.


...○•••••••••••••○•••••••••••••○...


Aku berjalan menyusuri koridor Rumah sakit.mencari cari ruangan nya Eka.entah kenapa Penjelasan Dino tadi selalu terngiang ngiang ditelinga ku.dengan seribu pikiran yg membebani ku.tak terasa aku sudah sampai di pintu ruangan nya Eka.aku hendak masuk tapi aku mendengar suara percakapan Eka dan Seorang wanita.


Aku sangat mengenal suara itu.itu suara Lusi, tukang bully di sekolah ku,sekaligus musuh bebuyutan ku.yaa..dia pembully sedangkan aku pembela.bagaimana dia bisa dekat dengan Eka.aku langsung membuka pintu.aku menemui mereka berdua sedang berpelukan.


Melihat kehadiran ku yg tiba tiba,Eka langsung mendorong tubuh Lusi.Lusi menatap ku tajam,seolah olah mengatakan kalau aku mengganggu mereka.


"Maaf aku mengganggu! silahkan dilanjutkan." ujar ku yg langsung pergi dari sana.


Aku berjalan secepat mungkin, aku masih sempat mendengar Eka yg memanggil ku tapi tak ku hiraukan.Dino dan Eka memang sama.sama sama pembohong.


..."Jangan terlalu terburu buru dalam menilai sesuatu.bisa saja apa yg kamu lihat berbeda dengan apa yg terjadi,dan apa yg kamu dengar tidak sesuai dengan fakta."...


...~AUTHOR~...


...**○•••••••••••••○•••••••••••••○...

__ADS_1


...Jan lupa buat like and vote yaaa....😘**...


__ADS_2