TRUE LOVE_Seven Prince'S Of Dreams.

TRUE LOVE_Seven Prince'S Of Dreams.
KEHIDUPAN BARU


__ADS_3

Aku melirik jam ditangan ku,04: 35. Ternyata sudah 8 jam perjalanan darat aku tempuh.aku melirik ponselku.banyak panggilan tak terjawab dari Ibuku. Dari tadi aku tertidur, hingga tak menyadari kalau ponsel ku berbunyi.


Mungkin ini karena efek obat yg aku minum tadi pagi. Aku memang mabuk jika naik mobil atau bis dalam waktu yang lama.itu sebabnya aku meminum obat anti mabuk walau resikonya aku harus menahan kantuk.


Aku berniat mengabari ibuku,tapi aku berfikir setelah turun dari bis saja aku menghubungi ibuku. Rasanya berat meninggalkan Ibu sendirian di kampung. Tapi bagaimana lagi.ini juga untuk masa depan dan kebahagiaan Ibu. Aku harus berusaha.


Tidak terasa aku sudah sampai ditujuan ku.dengan perlahan aku melangkah kan kaki ku keluar dari bis.


"Hati hati nak!!" Ujar sang supir padaku.


"Iya pak,makasih pak!" Ujar ku pada supir dan turun.


Aku mengamati sekitar,memang benar suasana perkotaan berbeda dari suasana di desaku. Tidak ada pohon yg selalu setia memberikan oksigen nya pada manusia.


Hal yg aku lihat saat turun dari bis hanyalah gedung pencakar nantinggi.kendaraan yg lalu lalang dan jalan yg amat lebar.aku berjalan menuju alamat yg tertera di ponsel ku.aku tidak perlu bingung lagi, karena beberapa waktu lalu aku sudah pernah kesini. Saat mengikuti tes UTBK.


Aku masuk kedalam sebuah gang kecil,di sana tertera pamflet kos kosan. sambil mengamati sekitar, aku berjalan kerumah yg punya kos an. Aku tau karena saat ujian aku ngekost disini.


Tok..tok..


Aku mengetok pintu dengan cukup lembut, tentu dengan lembut.tidak mungkin aku bertamu dengan mengetok pintu orang seperti penagih hutang,yg ada malah Aku dilempar keluar.


Seorang wanita seumuran ibuku sepertinya, dia membuka kan pintu.melihat ku yg membawa koper dia tau kalau aku mau ngekost.


"Ngekost dek?" Ujar nya lembut.


"Iya bu!" Ujar ku lembut sambil tersenyum.


"Silahkan masuk dulu!" Ujar nya sambil membuka kan pintu lebih lebar lagi.

__ADS_1


Aku mengangguk dan mengikuti Nya dari belakang. Tampak seorang gadis sebaya ku duduk dan menoleh kearah ku sembari tersenyum. Mungkin dia mau ngekost juga.soalnya dia membawa koper juga.


"Kerja atau kuliah dek?" Tanya si ibu kost.


"Kuliah bu!" Ujar ku lembut.


"Wahh!! Sama dong kalian berdua!" Ujar nya lagi.


Aku melirik gadis yg ditunjuk ibu kost." Kuliah dimana?" Tanya ku.


"Universitas X" jawab nya.


"Sama aku juga disana!" Jawab ku bersemangat.


"Benarkah?jurusan?" Tanya nya,sepertinya dia tidak kalah semangat.


"Aku Hukum!" Ujar nya.


Akhirnya kami mengobrol dengan ibu kost.sambil sesekali tertawa. Si ibu bercerita kalau dia sudah menikah dua kali,dan memiliki satu putra. Suami pertamanya berprofesi sebagai polisi yg merupakan ayah dari anak satu satunya.meninggal akibat serangan jantung.dan suami kedua nya sekarang sedang berada di luar kota menjalankan tugas nya sebagai pilot.


Dia juga bercerita tentang putra nya, yg juga menjadi mahasiswa di universitas yg sama dengan kami. Katanya putranya sangat berprestasi dibilang pengetahuan, olahraga dan musik.


...•°°°°°°°°°•°°°°°°°°•...


Ibu kost mengantar kami berdua ke rumah baru kami. Ruangan kami ada dilantai dua.


"Semoga kalian betah tinggal di sini yaa!!" Ujar ibu kost pada kami berdua.


"Pasti bu!" Ujar kami bersamaan.

__ADS_1


"Ini kuncinya,satu untuk mu dan satu lagi untuk mu!" Ujar nya sambil menyodorkan kunci itu pada kami berdua.


"Semoga betah !" Ujar nya sekali lagi, sebelum meninggalkan kami berdua.


Dengan perlahan kami membuka kan pintu, mengamati setiap sudut ruangan, ada satu kamar tidur,satu kamar mandi,dan sebuah dapur yg terletak disudut ruangan.


"Kayak nya kita berdua nih!" Ujar gadis yg sedari tadi bersama ku.


" Iya. semoga betah ya!!" Ujarku.


"Btw nama kamu siapa?" Tanya nya padaku.


"Salsa! Kalau kamu?" Aku balik bertanya.


"Erika. Senang bertemu dengan mu.semoga kita bisa berteman yaa." Ujar nya.


"Pasti!!" Jawab ku." Yuk beres beres keburu malam!"


Kami berdua akhirnya membereskan pakaian dan segala barang yg kami bawa. Walau pun kost an nya sedikit kecil,namun nyaman. Tersedia juga peralatan dapur dan kulkas serta AC.


Saat aku membuka gorden jendela, Aku melihat seseorang pria masuk kedalam rumah ibu kost. Mungkin itu putra yg dimaksud Si ibu.


"Tapi wajah nya kayak gak asing yaa ??" Batin ku.


...•°°°°°°°°°•°°°°°°°°•...


...”**PERCAYALAHH, SAAT KAMU BERADA DI SUATU TEMPAT YG BARU. BAYANGAN KELUARGAMU YG PERTAMA KALI TERLINTAS SI BENAK MU**”...


...~**AUTHOR**~...

__ADS_1


__ADS_2