
Kini aku sedang mengurus berkas berkas buat aku berangkat kekota untuk kuliah.mulai urusan dari sekolah dan juga dari kepala desa.saat sudah selesai ibu mengatakan agar aku pulang lebih dulu.karena ibu ada arisan emak emak dirumah teman nya.
Aku hanya mengiyakan dan pulang kerumah.aku berjalan sambil menggunakan Earphone ku. aku memang tidak bisa hidup tanpa earphone😁.
saat hendak melewati gang,seperti nya ada yg sudah menunggu ku.mana gang sepi lagi.tapi semakin dekat aku mengenali nya.Lesta dan Reni dan seseorang yg duduk.wajah nya tidak kelihatan yg jelas dia perempuan.
"haii ! Lesta ! Reni ! " sapa ku.tapi mereka hanya menatapku dengan wajah geram dan tidak suka.
"ada apa? memasang wajah seperti itu? " tanya ku lagi.
" Sal.kamu kenapa gak pernah bilang kalau kamu pernah punya hubungan dengan Dino."ujar Lesta kesal.
"dari mana kalian tau? " tanya ku.
" jadi benar kamu tau gak sihh..gara gara ini Dino mutusin Reni.karena kamu Sal! " ujar Lesta lagi.
"dia mutusin kamu Ren!" tanya ku prihatin.
"hehh!!! bukan kah kamu senang yaa..bukan kah kau merasa aku merebut Dino darimu." ujar Reni dengan tampang geram nya.
"gak Ren! gue memang masih pacaran sama.Dino waktu kamu dan dia pacaran.tapi saat kalian ngerayain Aniv kalian,disitu aku baru tau dan aku langsung mengakhiri nya."jelas ku.
"kamu memang pintar mengelak yaa..kamu juga tidak hanya mempengaruhi Dino tapi juga Eka bukan?" ujar wanita yg duduk tadi,dan dia Lusi.
__ADS_1
Aku langsung tersenyum Smirk andalanku,"aku mengerti sekarang.kamu pasti mau memecah belah aku dan Reni kan?" ucap ku pada Lusi.
"aku hanya bicara tentang fakta." ujar Lusi.
"tapi faktanya,kamu tidak dibutuhin disini.ini urusan ku dengan sahabat ku.kau bukan siapa siapa." ujarku.
"sahabat ? kami tidak memiliki sahabat seperti mu." ujar Reni kejam.
"Ren ! kamu...."
"itu benar! Apa ada sahabat yg menikung sahabat nya sendiri.kamu bilang sudah melepaskan Dino tapi lihat.."ujar Lesta.
"Salsa ! ternyata kau seburuk ini yaa..? kau juga telah membuat Eka menolak ku." ujar Lusi.
"aku malas berdebat.terserah apa yg kalian pikirkan tentangku." ujarku hendak pergi.
"lihat lah.dia tidak bisa mengelak dan memilih pergi.benar benar ja**ng" ujar Lusi.
kata itu.itu lah yg paling kubenci.dan dia menyebutku sebagai apa? dalam kemarahan aku langsung menghampiri Lusi.
"apa yg kau bilang? ulang kata katamu?" ujarku menatap tajam Lusi.Sedangkan Reni dan Lesta diam melihat ku telah marah.sebab mereka tau jika aku sampai marah maka angin api pun aku tidak perduli.tapi seperti nya ini tidak berlaku bagi Lusi.
"kenapa?benar kan kau ja......"
__ADS_1
bommmm!!!!!
belum Lusi meyebut nya sebuah pukulan aku layangkan ke wajah nya.terlihat darah mengalir dari hidungnya.lalu aku menarik kerah baju nya.
"Ayo!! katakan! " ujarku dan hendak melayangkan satu tamparan lagi.tapi dihentikan oleh teriakan seseorang.
"Salsa !!! cukup !"
saat aku menoleh itu Eka dengan Dino.lalu aku melihat Lusi yg tersenyum menang.aku mengerti dengan ini Eka akan merasa aku yg menyerang nya.bukan berhenti aku langsung melayang kan tamparan di pipi kanan nya.
lalu aku menjambak rambut nya dan langsung mendorong nya hingga kepalanya membentur pagar gang.
"dengarrr!!! keadaan akan baik baik saja saat kita tidak berteman.dan aku akan membuat nya baik baik saja dengan ini."
"kalian semua dengar kan baik baik! kau Reni,kau menyebutku bukan sahabat mu.kamu bahkan tidak sudi punya sahabat seperti ku,tapi biar kujelaskan aku lebih tidak sudi.jangan kan bersahabat mengenalmu aku menyesal.kau tau aku dan Dino telah berpacaran satu tahun,dan tiba tiba kau hadir bukan kah kau yg menikungku.tapi aku bisa berfikir logis.kau tidak tau aku berpacaran dengan nya jadi aku tidak meyalahkanmu."
"aku bahkan mengakhiri hubungan ku dan tidak memberitahu mu agar kamu tidak sedih tapi apa? kau semudah itu termakan omongan bajingan ini!"
"dan kau Lesta,aku juga gak sudi punya sahabat seperti dirimu.yg kegenitan.bahkan mudah terpengaruh."
"dan yg paling penting.kau Lusi,seharusnya kau sadar diri apa perbedaan kita.kenapa kamu ditolak Eka.seharusnya kamu intropeksi diri,ngaca kamu mencari masalah dengan siapa? dan soal Eka harus kujawab.iya !AKU MENYUKAI NYA."
Mereka semua terkejut mendengar pengakuan ku.aku mengambil tas ku yg terjatuh tadi dan pergi berlari meninggalkan mereka.
__ADS_1