
pagi hari yang indah di sambut dengan cahaya matahari yang semakin naik dan menerangi kota ini di sambut dengan kicauan burung-burung, terlihat seorang gadis yang masih terlelap di dalam mimpi nya....
"Vania"panggil seorang dari balik pintu
"ayo bangun kau akan terlambat, bukannya kau bilang hari ini ada operasi yang kau tangani" kata wanita itu dari balik pintu
mendengar itu wanita yang sedari tadi tidur itu akhirnya bangun sambil mengucak matanya dan melihat jam yang ada di atas meja di samping kasurnya.
"ASTAGA!! bagaimana bisa aku tidur dan melupakan bahwa hari ini ada jadwal operasi" kagetnya pada jam yang kini menunjukkan pukul 07:24.
tanpa basa-basi dia langsung masuk ke dalam kamar mandi dan langsung melakukan ritual mandinya setelah beberapa menit akhir wanita itu keluar dan langsung menggambil baju yang akan di kenakan hari ini .
setelah itu dia keluar dari kamar dan menghampiri kedua orang tuanya yang sedang menikmati sarapan pagi.
"selamat pagi ayah ibu" katanya sembari mencium keduanya bergantian
"ayo sarapan" ajak sang ibu
"aku sedang buruh² jadi aku akan makan di kantin rumah sakit saja aku pergi duluu" kata vania sambil berjalan menuju mobilnya.
tidak membutuhkan waktu yang lama untuk vania sampai ke rumah sakit kini dia sudah sampai di rumah sakit dan langsung menuju parkiran untuk memarkirkan mobilnya. setelah itu dia melewati lobby rumah sakit untuk pergi ke ruangannya.
"akhirnya aku tidak terlambat aku pikir akan datang terlambat" kata vania sambil meletakkan tasnya ke atas meja kerjanya.
tiba tiba pintu ruangannya terbuka dan terdapat seorang suster datang membawa beberapa kertas di tangannya.
"selamat pagi dok, saya mau memberikan jadwal dokter hari ini" kata suster putri
"apa saja jadwal saya hari ini"tanya vania
"sebentar lagi anda harus melakukan operasi atas pasien yang sudah di jadwalkan hari ini, setelah itu memeriksa kondisi pasien yang lainnya" jelas suster putri
"baiklah, suster tolong majukan jadwal operasinya siapkan semua barang² yang di perlukan 5 menit lagi saya ke sana" kata vania sambil memakai baju operasi yang sudah tersedia di ruangannya.
"baik dok, saya permisi" kata suster putri sambil meninggalkan ruangan.
akhirnya semua sudah beres semua persiapan untuk operasi sudah di sediakan Vania akhirnya masuk ke dalam ruangan operasi namun sebelum mereka melakukan operasi mereka semua berdoa agar operasi itu berjalan dengan lancar.
"sus tolong berikan saya pisau" pintah vania meminta pisau
setelah setengah jam mereka bergulat dengan operasi itu akhirnya operasi yang mereka jalankan berjalan dengan lancar mereka semua tersenyum dan memberikan selamat satu sama lain.
"terimakasih semuanya atas kerjasamanya" kata vania
"sama sama dok" ucap mereka kepada Vania
vania pun akhirnya meninggal ruang operasi dan langsung menuju tempat sampah untuk membuang baju operasi tadi, vania pun kembali ke ruangan nya dan mengambil beberapa alat untuk dia bawa karena dia masih memiliki jadwal untuk memeriksa pasien lainnya.
"dok ini obat² yang ada minta" seru suster putri yang datang membawa beberapa obat dan juga Suntik.
__ADS_1
"terimakasih sus, ayo kita pergi" kata vania mereka berdua akhirnya masuk ke dalam ruangan di mana terdapat beberapa pasien yang di tangani oleh vania.
"halo Bu, bagaimana keadaannya" sapa vania pada pasiennya yang seorang wanita paruh baya
"sudah baikan Bu dokter" jawab wanita itu sambil membalas senyuman Vania
"kalau begitu harus rajin minum obatnya yhh" kata vania memberikan semangat kepada ibu itu. vania pun pindah dan bertemu seorang anak kecil yang merupakan pasien yang dia tangani
"haloo sayang, bagaimana keadaan mu" ucap Vania sambil mengelus pipi anak itu.
"aku baik dokter, bagaimana dengan keadaan dokter" tanya anak itu kepada Vania
"puji Tuhan dokter baik, jangan lupa minum obat dan makan yang banyak agar kamu bisa sembuh" kata vania dan langsung mengecup kening anak kecil itu
banyak pasien yang senang karena sering mendapatkan perlakuan yang lembut dan halus dari vania dokter muda yang cantik dan baik hati.
kini Vania merasa lapar karena belum makan sejak pagi tadi dia akhirnya memutuskan untuk mengajak kedua sahabatnya yang seperti tidak terlalu sibuk hari ini karena dia mendengar dari suster putri bahwa kedua sahabatnya itu sedang bersantai di dalam ruangan mereka.
( girls love )
"wahaiii penduduk bumi" panggil Vania
"haloo beb" balas Bella
"kenapa Vin" tanya sella
"haloo guysssss gw punya berita baru" sambung biana
"berita apa" tanya Vania
"kepo banget nihh gw" balas sella
"jadiii" kata biana yang ingin membuat mereka penasaran
"apaan sihh jangan buat kita penasaran dong" balas sella
"kelamaan banget sihh" kesal Bella
"kalau gak kasih tau gw matiin nih hp" balas Vania
"gw mau bilang kalau gw udah ada di rumah udah balik dari Paris" jawab biana
"ahk yang benar dong jangan bohong" tanya sella memastikan
"siapa yang bohong orang gw udah di rumah" kata biana
"bentar gw kirim pap" katanya sembari mengirim pap
"huuwaaa akhirnya kita bisa kumpul lagi setelah sediakala" balas Bella
"ahk kucing kering gw huhhh kangen deh" balas Vania
__ADS_1
"ketemu di caffe biasa kita kumpul yukk girls" sambung Vania
"OKE SIAP" jawab mereka dan akhirnya mereka memutuskan chat grup tersebut.
sella dan Bella yang setelah mematikan ponsel langsung berjalan menuju ruangan vania mereka berencana untuk pergi bersama ke caffe itu.
"vaniaa" panggil sella dan Bella
"iyaa bentar gw matiin dulu komputernya" jawab vania
"gw gak sabar banget kita kumpul lagi habis itu foto² terus gosipin orang hahaha" kata Bella
kini mereka masuk ke dalam mobil vania dan menuju ke caffe dalam perjalanan hanya Bella saja yang paling ribut dan seperti anak kecil yang akan mendapatkan hadia. setengah jam akhirnya mereka sampai dan terlihat seseorang yang tidak asing bagi mereka siapa lagi kalau bukan sahabat mereka biana yang baru pulang dari Paris.
"BIANAAAAA" teriak mereka bertiga yang sontak membuat semua pengunjung caffe melihat mereka.
"ahh sayang ku lopeku jiwa dalam dadaku" ucap Bella sembari memeluk biana
"ahk cinta pertama dan satu bagi ku" kata sella sembari memeluk bian
"cinta ku yang paling manis dan cantik akhirnya kau kembali aku kira kau melupakan diriku" kata vania sambil memeluk biana dan mencium pipi biana.
biana yang merasa banyak mata yang melihat mereka langsung menjadi malu dengan tingkah tiga wanita bodoh di hadapannya ini. tapi dia tidak mau melepaskan pelukan mereka karena dia juga sangat merindukan pelukan ini.
tanpa mereka sadari ada beberapa orang yang melihat tingkah mereka dan mereka geli ketika melihat mereka seperti orang pacaran.
"apakah pria di bumi ini sudah punah, jadi mereka menyukai sesama jenis" kata seorang pria yang melihat itu
"mereka seorang dokter tapi sayangnya mereka memiliki kelainan saraf di otak mereka" kata seorang pria lain
"dasar wanita² aneh" kata seorang pria lain nya
skipp
"aduhh pegal nih capek tau berdiri terus" kata sella yang sedari tadi berdiri
"akibat adegan rindu rinduan hahah" kata vania sambil tertawa
"mending pesan makanannya" kata biana
"kau betul sekali aku sangat lapar sekarang" kata vania dan Bella bersamaan
"mbak aku mau pesan" teriak Bella yang memanggil pelayan.
"mau pesan apa nona" tanya pelayan itu
"ayam goreng 4 nasi goreng 4 dan juga es jeruk 4" kata bella
"tunggu sebentar" kata pelayan.
❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1