
kini matahari sudah bersinar terang kini vania bangun lebih awal karena ini hari libur jadi dia memutuskan untuk bangun lebih awal dan akan menyiapkan sarapan pagi untuk ayah dan ibunya.
"wangi apa ini" tanya sang ibu yang seperti juga sudah bangun.
"selamat pagi ibu" sapa vania
"selamat pagi sayang, apa yang sedang kau masak" tanya ibu Saskia
"aku membuat ayah kecap dan nasih goreng Bu" jelas vania sambil menunjuk masakannya
"ibu tidak sabar mencicipi masakan mu" kata sang ibu sambil membantu anaknya menyiapkan sarapan.
"ayoo Bu makanan sudah siap ibu panggil ayah untuk sarapan" seru vania.
kini vania sedang duduk dan di meja makan sambil menunggu ayah dan ibunya turun setelah beberapa lama akhirnya orang tuanya turun dan menuju meja makan.
"ibu ayah ayo di makan" kata vania
mereka akhirnya menyantap sarapan dengan tidak bersuara yang terdengar hanyalah suara detikan sendok dan piring. akhirnya mereka selesai dengan sarapan pagi mereka sekarang mereka sedang bersantai di ruang keluarga.....
"Vania ayah ingin memberi tau sesuatu" kata sang ayah di sela² gurau mereka
"katakan ayah" sahut Vania.
ayahnya pun menjelaskan semuanya tanpa terlewatkan sedikit pun dia menjelaskan tentang pertemuan nya dengan sahabat lamanya kemarin dan maksud tujuan mereka, vania yang mendengar itu kaget saat mendengar itu.
"ayah harap kau tidak marah pada ayah" kata sang ayah dengan sendu.
"kenapa ayah melakukan itu" tanya vania
"ayah melakukan perjodohan ini karena ayah memiliki hutang yang tidak bisa ayah bayar sampai kapanpun" jawab sang ayah
__ADS_1
"berapa utang itu aku akan berusaha membantu ayah untuk membayar semua itu" kata vania sambil memegang tangan sang ayah
"utang ini menyangkut almarhumah ibu mu" kata sang ayah
"ibu" tanya vania
"keputusan ada di tangan mu sayang" kata sang ayah sambil mengelus rambut anaknya itu dan langsung meninggalkan vania dan pergi ke kamar.
"sayang ibu di sini" kata Saskia dan langsung memeluk putrinya itu.
"ibu aku tidak ingin menerima perjodohan ini tapi aku tidak tega pada ayah yang seperti sedih sekali" kata vania sambil memeluk Saskia dengan erat.
"apa ibu tau tentang utang itu" sambung Vania sambil melihat Saskia
"ibu juga tidak tau tentang itu sayang" jawab Siska.
"baiklah aku ke kamar dulu ibu" seru vania sambil melepas pelukan ibunya.
SKIP KEDIAMAN LLENDEX.
"aku tidak ingin di jodohkan" kata seorang pria yang menolak di jodohkan.
"Al ini yang terbaik untukmu, tolong terima perjodohan ini Al" kata ibunya.
"tolong dengarkan ayah dan ibu kali ini Al" kata ayah yang mulai angkat bicara.
"aku tidak mau" kata Al dengan suara datarnya
"ayah tidak ingin kau mengingat tentang wanita itu lagi ayah dan ibu ingin yang terbaik untukmu jadi tolong terima perjodohan ini nak" kata ayahnya
"jika kau tidak ingin menerima perjodohan ini ibu akan mengurung diri ibu bila perlu ibu bunuh diri saja" acam sang ibu
__ADS_1
"ibu!! baiklah aku terima" ketus Al yang juga tidak mau sampai hal itu terjadi pada ibunya.
"benarkah" tanya ibu dan ayahnya
"hmm" jawab Al dan langsung mendorong kursi roda menuju kasurnya.
ayah dan ibunya pun langsung meninggalkan kamar dan akan pergi untuk menyampaikan kabar ini kepada sahabat nya.
(KAMAR VANIA)
"apakah aku harus menerima perjodohan ini" tanya vania pada dirinya
"apakah pria itu baik, apa dia dia akan menerima perjodohan ini" tanya vania
vania akhirnya keluar dari kamar dan menuju ke kamar ayah dan ibunya untuk bertemu dengan ayah.
"ayah" panggil vania yang mencari ayahnya.
"ayah di sini" seru ayah dari balkon
"ayah aku menerima perjodohan ini" jawab vania yang kini sudah berada di samping ayahnya.
"apa kau yakin" tanya sang ayah memastikan.
"iyaa ayah"jawab vania sambil memeluk ayahnya.
"ayah akan menghubungi teman ayah dan memberitahu padanya" kata ayah vania.
"kalau begitu aku pergi dulu ayah" kata vania kemudian pergi meninggalkan ayahnya.
❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1