
Selamat Membaca...
•••••
Jesica merupakan sosok perempuan yang nampak kuat hanya di luar saja, karena dia itu sebenarnya penakut, lemah dan kurang percaya diri awalnya, tapi di sisi lain dia itu sombong dan angkuh.
Tapi saat pertama bertemu dengan Maya yang menolongnya dari gangguan preman membuatnya memiliki ide. Yaitu berteman dengan Maya untuk dimanfaatkan. Dia tidak akan berteman dengan sembarang orang, karena keluarganya mengajarkan itu kepadanya.
Sebagai anak selah satu pejabat pemerintahan yang beepengaruh tidak sembarang orang dapat dekat dengan nya yang notabennya anak kesayangan.
Pertama bertemu Maya dia kagum dengan kehebatan Maya, dia mendekati Maya karena ingin belajar ilmu beladiri juga, karena dia di larang oleh keluarganya untuk belajar itu. Jadi dia sembunyi-sembunyi belajar.
Baiknya Jesica karena memiliki tujuan. Berbeda dengan niat Maya berteman dengan ketulusan akan tetapi di balas dengan pengkhianatan.
Jesica berkata manis di depan Maya, tapi saat di belakang dia merasa jijik dekat dengan Maya yang tak jelas latar belakangnya, tapi demi tujuannya tercapai dia pun terpaksa berteman dengan Maya.
Setelah berhasil menguasai beladiri dari Maya, dia mulai berani ikut geng bersama Maya.
Keluarga nya pun tak melarangnya lagi untuk belajar ilmu beladiri, karena mereka melihat hasil yang baik untuk keluarga.
Lama kelamaan dia semakin tak terkendali dalam pergaulan bebas hingga membuatnya memiliki ambisi besar yaitu menguasai dunia bawah karena faktanya Aldo adalah salah satu anggota dari organisasi mafia yang tak terlalu terkenal akan tetapi dia adalah anggota inti, membuatnya berperan penting dalam organisasi tersebut.
Aldo merupakan teman Maya juga karena Jesica memperkenalkan mereka berdua. Mereka bertiga berteman sangat akrab. Sampai-sampai jika seseorang tidak mengenal mereka, maka bisa di kira saudara kandung.
Maya pun tahu mereka berpacaran, tapi tidak membuatnya curiga kalau mereka berteman dengan Nadhira hanya untuk memanfaatkannya dan di tambah lagi Maya telah menceritakan identitas rahasianya kepada mereka membuat mereka lebih berambisi lagi untuk menguasai dunia bawah, apalagi kabar Maya memiliki Liontin Giok di ketahui mereka, akan tetapi mereka tidak tahu letak keberadaannya, karena Maya saat itu telah menaruh curiga bahwa dirinya hanya di manfaatkan dan di khianati.
"Arhh, kau! Aku akan membunuhmu terlebih dulu!" Teriak Jesica seraya berdiri dengan sempoyongan ingin menyerang Nadhira.
Setiap serangan loyo dari Jesica dengan santai Nadhira hindari. Tak perlu kekuatan, hanya perlu berjalan menghindar tak akan membuat Nadhira terkena serangan Jesica.
__ADS_1
Jesica menjadi histeris dan berlari mengejar Nadhira saat Nadhira keluar dari kamar. Jesica juga keluar untuk mengejar Nadhira, dia terus berteriak memanggil Nadhira dengan sebutan. "Hei perempuan pengecut cepat keluar! Aku akan segera membunuhmu seperti membunuhnya!" Teriak racau Jesica saat tidak mendapati sosok Nadhira.
Sedangkan Nadhira dengan santainya duduk di salah satu sofa paling sudut menyaksikan aksi gila Jeasica yang meracau tak karuan.
Saat itu juga Nadhira melihat Aldo di kejauhan celingak celinguk mencari sesuatu, mungkin dia mencari Jesica?
Benar saja saat dia mengenali sosok yang berteriak, meracau tak karuan di kerumunan orang yang menyaksikan kegilaan Jesica, dia langsung menerobos ke rumunan itu. Karena saat Jesica berteriak sudah membuatnya menjadi pusat perhatian dan itu membuat orang-orang membentuk melingkar menyaksikan aksi gila Jesica.
"Kenapa kau jadi seperti ini? Kau mabuk?" Tanya Aldo saat sudah memapah Jesica.
"Tidak! Aku tidak mabuk! Dengar Aldo, aku tadi bertemu dengan seorang perempuan menggunakan masker hitam mengaku teman Maya. Katanya dia akan balas dedam atas kematian Maya hahaha, dia sangat berharap dapat melakukan itu haha, dia pikir dia berhadapan dengan siapa? Dasar perempuan aneh!" Racau tak karuan Jesica membuat Aldo memijit pelipisnya yang sedikit berdenyut.
"Mungkin kau salah dengar! Kau tahu sendiri hanya kita berdua dan anak-anak geng teman nya Maya. Kan dia bercerita dengan mu! Masa iya dia memiliki teman lain dan tak menceritakannya denganmu?" Ucap Aldo.
"Benar! Tapi perempuan itu mengatakan seperti itu. Dia sungguh temannya Maya!" Ucap Jesica yakin.
Tapi Aldo tidak yakin karena saat ini Jesica terlihat sangat mabuk dan semua perkataannya bisa saja hanya khayalan.
Nadhira tersenyum puas saat menyaksikan itu. Dia berpikir ini hanya permulaan yang masih tak sampai satu persen acara balas dendamnya.
Setelah Aldo dan Jesica pergi dari bar itu, Nadhira juga pergi. Dia melanjutkan apa yang ingin dia lakukan sebelumnya yaitu mengisi perutnya.
Setelah mengisi perutnya di sebuah tempat makan, dia kembali ke hotel untuk beristirahat, karena malam hari nya dia akan pergi lagi untuk menghadiri lelang.
Pada saat di jalan kembali ke hotel, pak Bambang menghubunginya, kalau malam pada jam 8 akan di laksanakan lelang.
¤¤¤¤¤
Sekarang Nadhira telah berdiri di depan sebuah gedung berlantai dua yang mana gedung merupakan tempat lelang yang akan di datangi Nadhira serta melihat berapakah harga dari dua barang miliknya.
__ADS_1
Dan jam 7 sebelumnya Nadhira telah mengantarkan Kania pergi ke bandara untuk pulang ke Kota B. Setelah itu baru dia berangkat ke tempat pelelangan.
Para undangan maupun tamu yang datang untuk menawar maupun sekedar menonton datang satu persatu sampai pada saat jam 9 tepat pintu gerbang di tutup dan acar lelang pun di mulai.
Semua orang sudah tak sabar menunggu lelang di mulai akan tetapi sampai jam yang sudah ditentukan lelang belum di mulai.
Apa yang terjadi? Sampai saat seorang perempuan cantik dengan pakaian sedikit terbuka masuk dan menaiki panggung di tengah-tengah aula lelang.
Sudah di katakan kalau gedung lelang memiliki dua lantai. Di dalam gedung memiliki aula yang mana dari lantai dua dapat melihat lantai satu.
Lantai satu untuk tamu, pengunjung biasa. Dan lantai dua untuk para tamu VIP dan juga para pemilik barang lelang yang memiliki kartu anggota seperti Nadhira.
Nadhira saat ini berada di ruang 10 dilantai dua.
"Maaf sebelumnya karena keterlambatan dimulai nya acara lelang pada malam ini. Tapi itu juga karena kami sedang mempersiapkan semua barang lelang yang akan membuat para tamu puas pastinya. Mari tidak perlu berlama-lama lagi kita akan memulai lelangnya. Saya tahu pasti kalian yang sudah sering datang ke pelelangan ini mengenal saya, tapi saya juga tahu pasti ada tamu baru dan tidak mengenal saya, jadi saya akan memperkenalkan diri saya. Nama saya Tania selaku pembawa acara lelang," jelas Tania panjang lebar.
Dia merupakan pembawa acara lelang setiap ada lelang di gedung ini.
"Baik mari kita mulai dengan barang pertama, yaitu barang urutan terakhir dari daftar barang lelang yaitu jam antik," setelah Tania menyebutkan nama barang, maka barang yang di sebut di bawa oleh pegawai yang bertugas membawa barang keluar dan menunjukkannya kepada para tamu.
Harga awal lima puluh juta. Harga terus naik sampai pada harga seratus lima puluh juta, jam tangan antik itu pun terjual kepada tamu biasa yang berada di lantai satu.
Daftar barang lelang terdiri dari dua puluh barang saja. Karena memang pada dasarnya sulit untuk menemukan dan menghasilkan barang antik maupun barang langka. Orang yang menawarkan barang untuk dilelang seperti Nadhira sangatlah jarang, karena mereka memilih mengoleksinya dariaoada6di lelang.
Bagi yang melelang biasanya perlu uang atau terlalu banyak memilikinya dan juga bosan dengan barang itu.
¤
¤
__ADS_1
¤
Semoga Suka...