Tunanganku Si Preman Sekolah

Tunanganku Si Preman Sekolah
10.Erik memiliki perasaan lain kepada vina


__ADS_3

Karena kejadian tadi sore,saat vina tidur di pundak erik saat mereka pulang sekolah.erik tidak bisa melupakan wajah vina.waktu di kamar pun erik memikirkan kejadian itu,ada perasaan yang tidak biasa pada erik ,yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


keesokan paginya erik turun untuk sarapan.


"pagi pak rudi!"sapa erik.


"pagi tuan muda"jawab pak rudi.


"gak biasanya kakek telat sarapan"tanya erik.


"tuan besar hari ini tidak pulang ada masalah di cabang perusahan yang ada di kamboja"jawab rudi.


Erik yang mendengar penjelasaan pak rudi hanya mengangguk saja.tiba-tiba vina keluar kamar menyapa semua pelayan yang dia temui.


"pagi pak rudi!"sapa vina.


"pagi nona"jawab rudi.


"kakek mana?"tanya vina.


"tuan ada di luar negeri, jadi hari ini nona sarapan dengan tuan muda"kata rudi.


Vina pun duduk untuk sarapan dengan erik,erik yang sedang sarapan sekali-kali melihat kearah vina.


"di luar sana banyak cewek yang cantik tapi kenapa aku malah tertarik sama gadis kampungan ini"pikir erik.


"sarapan hari ini enak sekali,pasti pak ali sudah masuk kerja"tanya vina sama rudi.

__ADS_1


"benar non,hari ini pak ali sudah masuk kerja lagi"jawab rudi.


Vina yang mendengar jawaban rudi hanya menganggukan kepalanya.


"siapa pak ali?"tanya erik pada rudi.


"dia pelayan di dapur tuan"jawab rudi.


Vina yang mendengar pertanyaan erik pada rudi hanya senyam senyum sendiri.erik yang melihat vina senyum sendiri itu jadi penasaran.


"ada apa denganmu dari tadi senyum sendiri?"tanya erik.


"aku cuma lucu lihat kamu,setiap hari masak makanan pak ali tapi gak tau siapa pak ali"jawab vina sambil geleng-geleng kepala.


"emangnya majikan harus tau semua nama karyawannya"kata erik.


"mereka semua bekerja denganmu,melayanimu tiap hari dan kamu sebagai tuannya tidak mengenal mereka"kata vina.


"jika kamu tau siapa nama mereka,mereka seperti di hargai dan diperdulikan oleh tuannya"kata vina.


Erik pun hanya terdiam mendengar ucapan vina.


"emangnya kamu tau semua pelayan di rumahku"kata erik.


"dia mbak ipon,itu mbak ria,disana mbak uki,bahkan aku yang baru tinggal disini sudah hampir semua tau siapa nama mereka"kata vina.


Pelayan yang mendengar ucapan vina merasa senang.erik yang melihat wajah pelayannya yang senyum menjadi kesal.

__ADS_1


"aku mau berangkat dulu,pak rudi siapkan mobil untukku aku gak mau semobil dengan gadis cerewet ini"kata erik dengan kesal.


Vina yang mendengar ocehan erik,dia dengan tenang memakan sarapan paginya.


"tapi tuan muda,tuan besar melarang meninggalkan meja kalau sarapan belum selesai"kata rudi.


"dan juga tuan muda harus berangkat bersama nona vina perintah tuan"kata rudi lagi.


"aku gak perduli,kakek pun tidak ada disini dia tidak akan tau"kata erik.


Vina yang selesai sarapan,dia langsung menghampiri erik yang tadi berdiri untuk bersiap-siap pergi.


Erik yang dihampiri vina pun melangkah mundur sampai-sampai erik duduk kembali kekursinya.


"ka...kau mau apa?"kata erik dengan gagap.


Wajah vina pun tepat dihadapan erik ,membuat erik memejamkan matanya.


"walaupun kakek tidak disini,perintahnya harus dipatuhi"kata vina dengan tegas.


"sekarang habiskan,aku tunggu kalau udah selesai aku tunggu diluar"kata vina sambil menegakkan tubuhnya.


Erik pun membuka matanya setelah mendengar ucapan vina.vina pun pergi meninggalkan meja makan untuk kembali kekamar mengambil ranselnya.


"apa yang aku pikirkan,jantungku hampir copot dengan sikapnya tadi"pikir erik.


Wajah erik terlihat memerah,semua pelayan disana termasuk rudi menahan senyum dengan tingkah tuan mudanya.

__ADS_1


"kenapa hari ini panas sekali,panas..nya!"seru erik sambil membuka kerah seragamnya.


Pak rudi yang mendengar keluh erik melihat keluar jendela,diluar jendela kelihatan mendung pak rudi menjadi binggung dengan yang erik keluhkan.


__ADS_2