Tunanganku Si Preman Sekolah

Tunanganku Si Preman Sekolah
6.pertama kali vina bertemu tunangannya.


__ADS_3

mereka berdua tidak mengira kalau mereka akan bertunangan.


"gadis itu kenapa bisa jadi tunanganku" pikir Erik.


"si preman ini kenapa bisa jadi tunaganku"pikir vina.


Mereka saling berpandangan tapi bukan tatapan mesra tapi tatapan tidak saling suka satu sama lain.


"syukurlah kalian sepertinya sudah saling kenal"kata kakek surya.


"kakek apa gak ada gadis lain lagi kenapa harus dia"kata erik.


vina yang mendengar kata erik jadi jengkel sendiri.


"emangnya saya juga mau sama kamu!"kata vina sambil menjulurkan lidahnya pada erik.


"lihat itu...kek!sikapnya siapa mau sama cewek kayak dia"kata erik dengan kesal.


Kakek surya yang melihat sikap mereka hanya tersenyum.


"mereka berdua begitu manis"pikir kakek surya.


"sudah...vina tidak akan bersikap seperti itu jika kamu tidak memulainya terlebih dulu"kata kakek surya.


"kakek belain gadis ini!emangnya siapa cucu kakek aku apa dia?"kata erik dengan kesal.

__ADS_1


"pokoknya kakek harus membatalkan pertunangan ini"kata erik.


"emangnya,aku mau bertunangan dengannya"pikir vina.vina yang hanya tadi diam mendengar ocehan erik karena dia menghormati kakeknya.


tiba-tiba saja kakek memukul meja makan dengan kedua tangannya.


"praak.."suara meja makan.


Erik langsung terdiam melihat kakeknya marah.


"tidak ada pembatalan pertunangan,vina tetap jadi tunanganmu.jika kamu tidak mau semua fasilitas yang kakek berikan kakek ambil dan kamu bisa keluar dari sini"kata kakek surya dengan tegas.


erik tidak bisa bicara lagi,dia hanya terdiam setelah mendengar ancaman kakeknya.


"lebih baik kita makan dulu"kata kakek surya.


"kakek tidak suka dengan orang yang meningalkankan makananya"kata kakek surya.


Erik yang mendengar peringatan kakeknya langsung duduk kembali.


"rud hidangan makanannya sekarang"perintah kakek surya.


"baik!"jawab rudi.


akhirnya mereka sarapan dengan tenang dan tidak ada yang bicara.setelah sarapan erik langsung pergi kesekolah sedangkan vina disuruh kakek untuk ikut pak hari kesekolah barunya.diperjalanan vina yang duduk di bangku belakang mobil berbincang denga pak hari sekertaris kakek surya.

__ADS_1


"pak hari apa benar dia cucu kakek"kata vina.


"benar non,"jawab pak hari.


"pasti merepotkan punya cucu kayak dia"kata vina.


pak hari yang mendengar ucapan vina jadi tersenyum.tak berapa lama mereka sampai disekolah yang sama dengan erik.


"ini sekolah apa istana besar sekali"pikir vina.


setelah keluar dari mobil,vina mengikuti pak hari kekantor kepala sekolah.sepanjang jalan menuju ruang kepala sekolah vina melihat sekeliling dan murid-murid disana.


"mereka cantik-cantik dan tampan,apa anak kota semuanya seperti itu"pikir vina.


Setelah sampai disana kepala sekolah pun memberi hormat pada pak hari,dan pak hari memperkenalkan vina kepada kepala sekolah kemudian menyuruh vina besok bisa sekolah.betapa senangnya vina bisa kembali sekolah,lalu mereka meninggalkan sekolah itu.


Saat sampai dirumah vina diberi pak hari tas bag.


"apa ini pak?"tanya vina.


"ini hp nomernya juga sudah ada tinggal nona gunakan saja"kata pak hari.


"gak usah,vina masih belum membutuhkannya"kata vina.


"tapi ini perintah tuan besar jika nona tidak terima nanti tuan marah pada saya"kata pak hari.

__ADS_1


Vina pun mengingat kejadian tadi pagi yang melihat kakek surya marah,dia dengan terpaksa menerima pemberian itu karena gak mau melihat kakek memarahin pak hari.


__ADS_2