
Erik yang diajak teman-temannya kemarkas mereka,langsung mengintrograsi erik.erik pun di dudukan dikursi markas mereka.
"ada apa sih dengan kalian ini?"kata erik dengan gugup.
"kami berteman denganmu sejak kecil jadi tau saat kamu menyembunyikan sesuatu pada kami"kata vito.
"lebih baik ceritakan saja atau kami cari tau sendiri"kata gino.
"iya...aku ceritakan"kata erik.
Erik pun menceritakan semuanya pada mereka tanpa menutupi satu pun dari mereka.mereka yang mendengar itu langsung kaget.
"apa..."sejak kapan?"kata vito.
"wah,kakek erik hebat sudah menyiapkan istri untuk cucunya"goda gino.
"ingat kalian jangan membocorkan rahasia ini,kalau kalian tidak mau membuat kakak ipar kalian marah"kata erik.
"wah,kita sudah punya kakak ipar sekarang"goda vito.
"ciih...yang sudah punya calon istri"goda gino.
Tiba-tiba pintu markas ada yang mengetuk.
"tok..."suara pintu.
Gino pun membuka pintu itu,setelah dibuka itu wendy.
"kalian cepat bantu vina"kata wendy.
"ada apa dengan vina?"kata erik.
"maria dan kawan-kawannya mau mengeroyok vina"kata wendy.
"mereka dimana?"kata erik.
"mereka mau ke perpustakaan"jawab wendy.
Tiba-tiba saja erik lari untuk bertemu dengan vina,kawan-kawan erik pun mengikuti erik dari belakang begitu juga wendy.
Diperpustakaan vina yang sedang asyik membaca,tiba-tiba dikejutkan dengan gerbakan meja yang dilakukan oleh maria.
"praak.."suara gerbakan meja.
"apa yang kamu lakukan?"kata vina.
"kalian yang berisik tadi kalau mau berkelahi di luar saja!"teriak penjaga perpustakaan.
"maaf pak!"seru vina.
"kalian semua ikut aku"ajak vina.
Maria dan keempat temannya mengikuti vina dari belakang.
Vina pun membawa mereka semua ke belakang sekolah dekat markas geng dragon.
"sekarang kalian semua mau apa?"tanya vina.
"aku mau kamu menjauh dari erikku"kata maria.
"siapa juga yang mau dekat-dekat dengan preman kesayanganmu itu"kata vina.
"jika tidak dekat lalu kenapa bisa berangkat bersama"tanya maria.
"karna kami satu rumah"jawab vina.
Maria pun kaget setelah mendengar jawaban vina,dan langsung menjadi marah sama vina.
"kalian semua tunggu apa lagi,kita beri gadis sok kecakepan ini pelajaran"perintah maria.
__ADS_1
Semua kawan maria bersiap membully vina.di lain tempat erik dan kawan-kawannya berserta wendy mencari vina dan maria diperpustakaan,tapi mereka tidak melihat vina dan maria.erik pun menghentikan salah satu temannya.
"kamu lihat vina dan maria?"tanya erik.
"tadi ada,mereka buat keributan disuruh pergi oleh pengurus perpus"kata teman sekelas mereka.
"terus mereka kemana sekarang?"tanya erik.
"aku juga tidak tau"jawab teman sekelasnya.
Teman sekelasnya pun pergi setelah menjawab pertanyaan erik.
"kemana saat kita ingin membully si culun"kata erik.
"kenapa tidak kamu tanyakan sendiri keorangnya"jawab vito.
Mereka bertiga pun memandang wendy.
"tentu saja di belakang sekolah tempat yang sering kalian lakukan untuk membullyku"kata wendy.
setelah mendengar jawaban wendy mereka langsung pergi kebelakang sekolah.
Tak beberapa lama mereka sampai disana,mereka terkejut yang mereka pikir maria dan kawan-kawan yang akan membully vina,tapi setelah dilihat ternyata maria dan kawan-kawannya yang babak belur diajar vina.mereka melihat maria jongkok,tangannya ditarik keatas oleh vina dan posisi vina sedang berdiri salah satu kaki vina ada di punggung maria.
"maaf...cepat lepaskan aku,sakit tau!"seru maria.
Setelah mendengar kata minta maaf Vina pun melepaskan tangan maria.
"jika kalian ganggu aku lagi,aku akan mematahkan tangan kalian"kata vina.
mereka berempat hanya terdiam melihat vina berkelahi dengan maria,vina pun berjalan menghampiri wendy.
"ayo wen,kita pergi!"ajak vina.
"kamu tidak apa-apa kan?"tanya erik.
"seharusnya yang kamu khawatirkan pacarmu itu"kata vina.
"awas!"teriak erik.
Erik pun memeluk vina dari belakang agar balok kayu itu tidak kena vina.
"Praak...!"suara balok kayu yang mengenai punggung erik.
Vina pun terkejut setelah tau kalau erik melindunginnya,erik pun terduduk kesakitan memegang punggungnya yang terkena balok kayu.
"erik kamu gak apa-apa?"tanya teman erik.
Erik menjawabnya hanya menganggukkan kepala sambil menahan sakit.
"kamu gak apa-apa,ayo kita ke uks"kata vina sambil khawatir.
Vina pun memapa erik ke uks sekolah dibantu wendy.
"erik maaf,aku gak bermaksud memukulmu"teriak maria sambil nangis.
Erik pun menghentikan langkah kakinya,dan memberi pesan kepada teman-temannya.
"kalian berdua urus maria,aku tidak mau melihat dia lagi"kata erik.
Akhirnya Erik pun pergi bersama vina dan wendy ke uks,sedangkan vito dan gino mengurus maria dan kawan-kawannya.
Saat di uks erik diperiksa dokter disana,vina yang melihat punggung erik yang membiru merasa bersalah.
"walapun si preman ini sering buat aku kesal tapi dia sudah melindungiku jika tidak aku yang berada disana"pikir vina.
"wen,lebih baik kamu kembali saja kekelas"kata vina.
"tapi vin!"kata wendy.
__ADS_1
"tidak apa-apa erik juga saudaraku,dia sudah jadi tanggung jawabku"kata vina.
Setelah mendengarkan penjelasaan vina akhirnya wendy pergi ke kelasnya.
"kamu temannya?"kata dokter uks.
"ya bu,gimana dia tidak apa-apa?"tanya vina.
"tidak apa-apa,cuma lebam saja.ini saya kasih obat nyeri nanti kalau dia bangun suruh dia minum obatnya"kata dokter uks.
"baik,bu terimakasih"kata vina.
"saya tinggal dulu,saya ada perlu sebentar"kata dokter uks.
Vina pun menunggu disebelah erik yang sedang tidur,sampai-sampai dia ketiduran disebelah erik.
Tak beberapa lama erik sadar,dia melihat vina yang tertidur disebelahnya,hanya memandangnya saja.saat akan membelai rambutnya vina bangun dari tidurnya,erik pun mengurunkan niatnya.
"hmm..yang sakit aku masa kamu ikut tidur"kata erik.
"iya maaf,aku capek sekali tadi"kata vina.
Vina pun langsung memberikan obat yang disuruh dokter di uks tadi.
"ini minum dulu obatnya"kata vina sambil menyodongkan obatnya.
"tolong air minum!"perintah erik.
vina pun langsung mengambilkan air minum,erik kemudian meminum obat yang diberikan vina.
" terima kasih kamu menyelamatkanku tadi,aku akan bertanggung jawab padamu sampai kamu sembuh kembali"kata vina.
"ha....kamu itu lucu sekali,sudah jadi tugasku melindungimu kamu itu kan tunanganku"kata erik.
Tiba-tiba saja mulut erik ditutup oleh tangan vina.
"jangan asal bicara,kita kan sudah berjanji menjaga rahasia ini"kata vina.
tiba-tiba saja vito dan gino datang.
"gak usah disembunyikan kakak ipar,kami juga sudah tau"kata gino.
"benar kabar baik kenapa disembunyikan pada kami"kata vito.
Vina yang mendengar itu kaget.
"dari mana kalian tau?"tanya vina.
"maafkan aku,aku gak bisa menyembunyikan apapun pada teman-temanku"kata erik.
"jadi seluruh anak disekolah ini sudah tau semua"kata vina.
"belum cuma kami kakak ipar"kata gino.
"tenang saja mereka bisa menjaga rahasia"kata erik.
Gino dan vito memberi tanda dengan mengunci mulut mereka.
"dan satu hal lagi jangan panggil aku kakak ipar buat aku geli mendengarnya"kata vina.
"aku dan bos kalian ini belum resmi bertunangan,kakek cuma menyarankan kalau aku tidak setuju ya tidak ada pertunangan ini"kata vina.
"kalian sudah disini kalian temani sana bos kalian itu"kata vina.
"tunggu bukankah kamu mau bertanggung jawab padaku"kata erik.
"sepertinya kamu tidak perlu aku,teman-temanmu ini sudah cukup bantu kalian"kata vina.
Akhirnya vina pergi meninggalkan erik dan kawan-kawannya kekelas.
__ADS_1
"kenapa kalian kemari,merusak suasana saja"kata erik.
Akhirnya vito dan gino merasa bersalah dan membujuk erik agar tidak marah lagi.