
"Kakak bangun kaak..hiks".
Morgan pingsan hingga pagi sekitar jam 06.55, maline sangat khawatir melihat Kakak nya yg tak berdaya diatas tempat tidur. Tangan morgan mulai gerak, dan matanya perlahan mulai membuka.
"Kak, alhamdulillah kakak udh sadar".
" aku ada di mana?", tanyak morgan sambil memegang kepalanya yg pusing.
"Kakak ada dirumah sakit, tadi paman, bibi, holine, grein, dan measca dateng, aku yg menelfon mereka, untuk membawa kakak kerumah sakit." balas maline.
"Ooo..makasih".
" kak, coba ceritain, kok bs kakak jatuh dikamar mandi?", tanyak maline.
"Yg aku inget, aku bertemu dengan sosok putih itu lagi, dia menyamar sebagai air yg ada dibuthup, saat aku memegang air itu, aku langsung dikagetin, dan terpeleset". Jelas morgan.
" ow, udh ah, gpp yg penting kakak g ngalamin luka serius".
"Aww..so sweet, thank you my cute little sister".
" my pleasure, my lovely brother".
Morgan dirumah sakit selama 1 minggu, dan ini hari ke 5nya. Jam menunjukkan pukul 00.55 malam, saat itu morgan dan maline lagi tidur dengan nyenyak, tiba² mereka dikagetkan oleh suara Kaki yang berjalan kearah mereka, maline segera merapatkan diri kekakaknya, suara itu se!akin dekat kearah mereka, tetapi tidak ada sosoknya, hanya suara kaki saja, namun tiba² ada sesuatu yang menguap seperti asap, tapi tembus pandang, dan kayak asap putih gitu, dan setelah sosok itu selesai membentuk badannya.
__ADS_1
HAAAA...!!
sosok itu muncul lagi, dan itu langsung dihadapan mereka, dengan wajah seramnya, ia berkata.
"Di antara kalian ada yang pantas untuk ak ambil", kata sosok itu, yg membuat kakak adik itu semakin mempererat pelukan.
" Hey kau!", seru sosok itu, dengan sedikit berteriak kearah maline.
"Aku benci kau melukis manusia terus menerus".
" jika kau tidak menghentikannya".
" KAU FAHAM!?", tanya sosok itu dengan tegas, dan suaranya semakin seram dari sebelumnya.
Malinepun mengangguk.
"Kau!", seru sosok itu ke morgan.
" kau sebagai kakak, jaga dia, agar dia tidak melukis manusia lagi!", suruh sosok itu ke morgan, yang membuatnya gemetaran karena suara sosok itu yg sangat mengerikan.
Morganpun membalas dengan anggukan yang terbata-bata.
__ADS_1
"Aku akan memata-matai kalian tanpa henti, jika kalian tidak melaksanakan, atau dia tidak segera menghentikan hobi menggambar manusianya, kalian akan celaka, ingat itu!".
Setelah itu, sosok itupun menghilang, entah pergi kemana, dan mereka berduapun lega, tapi bertanya-tanya, siapa sosok itu?.
Maline masih takut dengan kejadian tadi, ia memutuskan untuk tidur disebelah kakaknya, hingga pagipun tiba, jam menunjukkan pukul 06.15, maline dan morgan sudah bangun sejak pukul 05.12, untuk sholat subuh, maline segere kedapur, dan membikin sarapan.
"maline".
"ya".
" lebih baik kau berhenti saja menggambar manusia, kaukan juga bisa gambar pemandangan, rumah, dan lain², tak harus manusia".
"lagi pula, apa untungnya sih, kamj menggambar manusia itu, g untung, malah dapet tuntutan Allah nanti pas hari kiamat".
maline yang mendengar itu, lari kekakaknya dan nangis dalam pelukan.
"Aku akan berusaha kak, dan maaf, selama ini aku bikin kakak susah".
" iya gapapa, asal kamu udah mulai sadar".
"nanti saat sudah sadar, jangan diulangi lagi ya".
" oke kak".
__ADS_1
setelah berpelukan, dan menasihati, malinepun lanjut bikin sarapan, sarapanpun sudah siap, akhirnya mereka sarapan bareng.