
Di hari yang sangat cerah, dimana keluarga yang bahagia sedang asyik membuat sarapan, maline dan mami membuat sarapan, sedangkan morgan dan abi, sedang mengobrol asyik dimeja makan.
"Ma".
" yes honey".
"Selama ini aku sama kakak diteror sama sosok yang sangat menyeramkan".
" oh..sosok apa itu? ".
" i don't know mami, but, sosok itu putih menerawang seperti arwah, dan matanya hitam".
" oh no.. Emm.. Apakah sosok itu sempat mengatakan sesuatu ke kalian? ".
" ya, dia bilang kalau, kakak harus menjaga aku agar aku tidak menggambar manusia lagi, dan aku disuruh untuk tidak menggambar manusia lagi".
" honey, itu benar, kau harus berhenti untuk menggambar manusia, kau bisa berlatih untuk menggambar pemandangan, hewan, atau doodle, kau juga pasti akan suka dengan itu, bahkan mungkin bisa lebih suka lukisan yang baru, dibanding gambaran manusiamu".
" mami benar, ok, aku akan berusaha untuk tidak menggambar manusia lagi dan akan berlatih untuk menggambar lainnya".
__ADS_1
"Pinternya gadis mama inii..".
" hehehe...".
Dan merekapun berpelukan, setelah sarapan siap, mereka segera menatanya dimeja makan, dan sarapan bareng.
Ditengah-tengah sarapan, abi bilang.
"Ma, tadi morgan cerita, klo dia sama maline akhir² ini sering diteror sama sosok seperti arwah, matanya hitam".
" iya, maline tadi juga cerita, sosok itu meminta agar morgan menjaga maline untuk tidak menggambar manusia lagi, dan maline disuruh untuk tidak menggambar manusia lagi ".
" ya, cerita mereka berdua sama ".
" iya ma".
"Oiya ma, bahkan kakak waktu itu diteror dikamar mandi, sampe kepeleset, maline segera telfon paman untuk membawa kakak ke rumah sakit, alhamdulillah, kakak gak ada luka serius".
" ya ampun, sosok itu sangat berlebihan dalam meneror orang, apalagi masih remaja".
__ADS_1
"Betul bi, tapi siapa ya sosok itu? ".
" coba nanti abi sama mami, diskusi dulu ya".
"Siap! ".
DIskusi mami dan abi sudah selesai, merekapun kekamar maline, sesampainya dikamar maline, morgan sedang bersama maline waktu itu, dan mereka berdua menyadari mami abi sudah selesai diskusi, mereka langsung berkumpul diatas tempat tidur maline, dan duduk dengan tegak, menatap satu sama lain.
"Mami, dan abi, sudah berdiskusi perihal sosok yang meneror kalian, mami, abi tidak tau nama sosok itu apa, yang jelas, ia bukan hantu, dan ia baik, tapi sosok itu terlihat jahat, karena ia sedang kesal sama maline, karena maline menggambar manusia terus, sosok itu tau kalau mami sudah menasehati maline agar berhenti menggambar manusia, tapi maline malah meremehkan nasehat itu, itulah sebanya, sosok itu marah, dan akhirnya meneror kalian", Jelas abi.
"Tapikan yang salah itu maline, kenapa morgan juga iku ikutan diteror? ".
" karena morgan tau saat itu, mami menasehati maline agar berhenti menggambar manusia, harusnya morgan menjaga maline, dan menegurnya dengan cara yang baik, saat maline melakukannya", balas mami.
"ow, mami, abi, maafin maline ya, sudah meremehkan nasehat kalian".
"Iya, morgan juga minta maaf, karena tidak tegas menjaga maline".
" iya gapapa, asal kalian tidak mengulanginya lagi".
__ADS_1
mereka berdua yang mendengar itupun akhirnya legah.
sudah 1minggu, tidak ada teror lagi, tetapi maline masih melakukan hobinya, menggambar manusia, secara diam-diam, dikamarnya, pintu dikunci, dan menyalakan TV agar mami, abi, dan morgan, mengira ia sedang nonton, padahal ia sedang menggambar, jangan ditiru ya teman².