Twins Genius (Baby Twins Milik Ceo)

Twins Genius (Baby Twins Milik Ceo)
Twins Genius


__ADS_3

Part 38


Happy Reading 📖📖📖


...nrtrsy_ae21...


Setelah itu .. Ke-dua nya melanjutkan langkah mereka Menuju garasi Mobil .. Untuk berangkat bersama Sopir ke sekolah .. Karena Takut terlambat Aidan dan menyuruh sopir untuk Menambah Kecepatan Mobil nya ...


Namun Nasss..


Brakkk.... (Terdengar Suara tabrakan mobil)


Mendengar itu Aidan berdecak sebal , Karena kecelakaan ini Sudh pasti akan ada macet yang membuat nya terlambat ke sekolah.


“Abang bagaimana kalau kita tidak ke sekolah saja ,ini bisa buat kita terlambat “


“Biarkan saja ,kita tetap ke sekolah , apakah kau ingin di hukum Daddy “


“Tapi kan Kalau di sekolah kita bakal di hukum juga Abang, karena terlambat”


“Setidaknya itu tidak akan lama di banding dengan hukuman Daddy”


“Maaf Nona Muda dan tuan Muda ,Saya membuat akan terlambat ke sekolah “


“Tidak apa apa paman ,Air ngerti kok ,paman Yang sabar ya “


“Sekali lagi saya Minta maaf Nona muda ,Tuan Muda”


Sekitar 1 jam lama nya terjebak Karena bencana tabrakan tersebut , Akhirnya ke dua bocah kembar itu sampai di sekolah nya .


Dan sesuai perkiraan bahwa sudh di pastikan kalau Mereka akan di hukum , Apalagi setelah melihat guru Bimbinga konseling sudh berdiri di depan gerbang Sekolah.


“pagi Mrs.Winda” Sapa Airin sambil bersalaman dengan Bu Guru.


“Pagi juga Air, Aidan, kenapa terlambat?”


“Tadi di perjalanan kita terjebak macet Mrs , karena ada kecelakaan “


“Oh iya Mrs bisa paham ,tapi Mrs harap ini keterlambatan kalian yang terakhir ya “ Ucap Mrs Winda memberikan keringanan , berhubung kedua saudara kembar itu memang sangat jarang membuat kesalahan.


“ Thanks you Mrs”


“You’re Welcome “


Kini kedua nya Sudh berada di kelas masing masing ,Air di kelas 3 dan Aidan di kelas 6.


Sesampainya di kelas Aidan langsung di samperin Oleh Daniel ,Siswa yang sempat di Temani Oleh Aidan bertengkar.


“Aidan Aku ingin minta maaf atas kejadian kemarin”


Aidan Hanya diam tanpa menanggapi Daniel yang berada di samping nya untuk minta maaf.


“Aidan dan aku hanya ingin bilang , kalau masalah kemarin kau salah paham, Aku bukan ingin mencium Airin, tapi aku hanya ingin mengambil dan Ranting Kayu yang berada di rambutnya, maaf jika itu membuatmu marah padaku”

__ADS_1


Aidan masih tetap sama diam dan tanpa memperdulikan Daniel.


“Maukah kau berteman dengan ku “ ucap Daniel sambil mengulurkan tangannya.


Tanpa diduga dan tanpa disangka AIdan langsung membalas uluran tangan Daniel.


Terlihat jelas guratan kebahagiaan di wajah Daniel


Akhirnya ia bisa berteman dengan Kakak gadis pujaannya itu.


“Berteman” setelah mengatakan itu Aidan langsung menarik kembali tangannya.


“Akhirnya aku bisa berteman denganmu”


“Hm”.


***


Jam istirahat telah berbunyi seluruh anak-anak sudah berhambur keluar untuk ke kantin Atau memakan bekal yang mereka bawa dari rumah.


Sama halnya dengan Aidan dan Daniel, kedua teman baru itu bersama-sama pergi ke kantin .


“Apakah Airin Tidak ikut dengan kita Aidan ?” tanya Daniel yang menantikan kedatangan pujaan kecilnya itu.


“mau Apa kau ?” Tanya balik Aidan dengan wajah dinginnya


“hehhehe Tidk aku hanya bertanya saja “ balas Daniel sambil terkekeh.


“ Abang Aku di sini “ teriak Airin


Mendengar itu Aidan langsung menghampiri adiknya, Sama halnya dengan Daniel Akhirnya bisa bertemu dengan pujaan kecilnya itu.


Keduanya duduk dengan penuh canda tawa, tapi cuma mereka bertiga sudah tahu bahwa Aidan masih dengan wajah datarnya itu, tanpa memperdulikan ketiga canda tawa orang yang berada di sekitarnya.


TEMPAT LAIN.


Kini sudah sore hari, Setelah semua urusan Devano kelar akhirnya ia dan Shafira memutuskan kan untuk pulang ke ibukota.


Berhubung Devano adalah orang sibuk, sudah pasti urusannya banyak, jadi mereka memutuskan untuk pulang sesuai dengan rencana.


“Apakah kita tidak membeli Oleh oleh buat anak anak dan Mama Mas ?”


“Aku Sudh menyiapkan ya sayang kau tenang saja”


Shafira hanya mengangguk sambil melanjutkan membereskan barang-barang mereka.


Setelah semuanya telah siap, akhirnya pasangan suami istri itu berangkat menggunakan mobil.


Devano sengaja memilih menggunakan mobil agar ia bisa lebih lama berduaan dengan istrinya, karena sudah dipastikan kalau mereka sampai di rumah istrinya akan dimano poli oleh kedua anaknya itu.


Mereka berangkat menggunakan mobil dengan dikendarai oleh sopir Devano.


Di perjalanan Safira hanya tertidur beda halnya dengan Devano yang masih sibuk menatap wajah cantik milik istrinya itu.

__ADS_1


Devano kembali mengingat di mana malam pertama ia bertemu dengan istrinya, dari situ Devano bisa menyimpulkan bahwa apapun Safira lakukan untuk orang yang ia sayangi.


Dan karena akibat malam itu Devano sangat bersyukur karena dengan hadirnya 2 malaikat dari lain istri tercintanya ya bisa di pertemukan dengan wanita yang ia cintai pada pertemuan pertama waktu itu.


Pada awalnya Devano juga sudah menyerah ah karena saking lamanya yang mencari Safira bahkan sampai 5 tahun Ia tidak menemukan titik terang keberadaan Shafira waktu itu.


Sampai di mana dia di pertemukan karena suatu masalah, dan itulah dinamakan jodoh.


Sejauh mana engkau pergi kalau kamu jodoh akan ada berbagai cara untuk kau yang di pertemukan kembali.


Makanya autor bisa menyimpulkan bahwa jodoh itu tidak perlu dicari Karena bagaimanapun kita mencarinya kalau belum saatnya kita tidak bakal di pertemukan.


Pukul 20.00


Akhirnya perjalanan panjang, pasangan suami istri itu Akhirnya sampai di rumah keluarga besar Raspati.


Di rumah tersebut mereka masih berkumpul di ruangan keluarga... Nyonya Raspati dan Tuan Raspati setia mendengarkan cerita-cerita dari cucu perempuan itu.


“Oma Sama Opa tau engga Abang Udh punya teman Loh”


“Oh ya Teman Abang Siapa sayang?”


“itu loh Oma Orang yang pernah Abang Temani bertengkar ,di sekolah “


“Wah bangus dong”


Aidan yang menjadi topik pembicaraan mereka hanya diam membisu tanpa memperdulikan nya Aidan masih setia membaca buku-buku yang kakeknya berikan tentang seputar bisnis.


Karena saking fokusnya berbicara dan bercerita mereka tanpa sadari bahwa pasangan suami istri itu sudah sampai di rumah.


“Apakah Cerita nya Sudh selesai , sampai kalian tidak menyadari bahwa kami sudah pulang” ucap Devano mengagetkan mereka.


Beda halnya dengan AIdan yang memang sedari tadi sudah melihat kedatangan Bunda dan dirinya itu.


“Bunda Daddy ,Air sangat merindukan kalian” Airin langsung berlari kearah Bunda dan Daddy nya.


“Kapan Bunda pulang ,Apakah bunda membawakan aku oleh Oleh ?”


Safira terkekeh melihat putri kecil nya itu .


“Iya sayang Sudh pasti bunda bawa oleh Oleh buat Air Sama Abang “


“HORE "


"Makasih bunda,Bunda memang yang the best dh...Hehhehe"


Safira tersenyum melihat tingkah putri nya ,ini salah satu hal yang membuat nya tidak ingin terlalu lama meninggal anak anak nya .


Bersambung 🐷🐷..


**Jangan Lupa Like..Komen...Dan Vote..


Follow ig Author..@nrtrsyf_ae21**

__ADS_1


__ADS_2