Twins Genius (Baby Twins Milik Ceo)

Twins Genius (Baby Twins Milik Ceo)
Bab 42


__ADS_3

Sedangkan Aidan kini , Duduk termenung di atas kasurnya , Tumben sekali bunda nya pergi keluar selama ini , bahkan yang menjemput. ya adalah asisten sang Daddy , Sesibuk apa pun Safira Iya bakal ingat anak anak dan suaminya ,dan kini Sudh hampir sore Safira belum pulang juga , Perasaan Aidan menjadi tidak enak.


Tak Ingin Berpikiran Negatif Akhirnya Aidah lebih memilih untuk membaca buku nya sambil menunggu Sang Mommy dan Daddy datang , mungkin Saja Saat keluar Mommy nya singgah di kantor sang Daddy kan ,Ya mungkin Saja .


Rumah Sakit 🏥


Di Rumah Sakit Kini Masih ada Nyonya Susan Dam Devano yang masih setia menunggu Operasi Safira Yang masih berlangsung .


Tak Lama Akhirnya lampu operasi padam Artinya Operasi Sudh selesai , Dokter dan perawat yang menangani operasi sudh keluar.


"Alhamdulillah Tuan ,Nyonya , Operasi nya berjalan Lancar ,Tapi Kabar buruk nya Nyonya Safira Mengalami Koma "


Mendengar Perkataan Dokter Tersebut Devano seakan terbang dan akhirnya di jatuh ,..Iya baru saja merasa Lega Karena operasi istrinya berjalan dengan lancar, dibalik kabar bahagia itu dia juga harus mendapatkan kabar buruk istrinya mengalami koma .Tapi Bukan Kah itu lebih Baik Dari pada kematian ..Iya Masih bisa melihat istrinya ,dan masih ada kemungkinan istri nya bisa berkumpul dengan nya dan anak anak lagi bukan..


"Kami akan memindahkan Nyonya ke ruangan rawat inap"


"Iya , Dokter .. Pindahan ke tempat biasa" jawab Nyonya Susan.


"Baik Nyonya,Kami pamit undur diri"ucap dokter tersebut sambil menunduk hormat dan pergi meninggalkan Devano dan nyonya Susan.


setelah Safira dipindahkan ke ruang rawat inap VVIP.. Devano Dan Nyonya Susan masih setia menemani.


"Dev Pulang lah ..Anak Anak menunggumu di rumah..Ada Mommy Yang menemani Safira Di sini"ucap Nyonya Susan


"Tapi Mah"


"Jangan egois Devano .. anak-anak pasti menunggu.. dan istirahat lah lihat penampilanmu Kau seperti orang gelandangan.."

__ADS_1


"Aku akan Pulang besok Mah ..aku tidak ingin meninggalkannya.


"Pulang lah nak ..Ada mommy di sini ..Kamu Tau Air kan Iya tidak akan bisa tidur jika kau tak ada , Apalagi Safira Juga tak ada di sisi nya .. Selain seorang suami kau juga seorang ayah ..Pikirkan juga anak anak mu ..ada Mommy yang akan menjadi istri mu di sini" Ucap Nyonya Susan sambil menatap sendu putranya.


akhirnya Devano mengalah.. benar kata mamanya Iya tak boleh egois dia bukan hanya seorang suami tapi ia juga seorang ayah.


apalagi mengingat putrinya yang sangat sangat manja padanya.


sebelum pergi Devano mencium kening istri sambil berbisik...


"bangun lah aku menunggu mu sayang"


setelah itu Devano pergi menuju ke mansion nya ..


Sesampainya di Rumah


"Air enggak mau makan Bik...Air pengen Daddy sama mommy"


"Tapi Nona ..Tuan akan marah "


"Air bilang tidk ya Tidk "


Devano langsung berlari menuju asal suara putri nya ... Di sana ada Para pelayan yang sibuk Membujuk Tuan putri itu untuk makan .


"Putri Daddy kenapa?" Ucap Devano Dengan Suara Bass nya.


Air Yang mendengar Suara sang Daddy sontak saja langsung berbalik dan berlari menuju pelukan sang Daddy.

__ADS_1


"Daddy kemana aja ?"


"Daddy ada urusan sayang"


"Tapi Pas pulang sekolah Air enggan lihat Mommy ..Mommy enggak lagi sama Daddy?"


Mendengar pertanyaan sang Anak ..Raut Muka Devano Kembali lesu ..Tapi Sedetik kemudian Iya langsung mengubah nya Iya tak ingin Anak anak nya tau untuk sekarang kondisi sang Mommynya..


"Apakah Mommy Tidk menghubungi mu sayang ?.. Mommy lagi pergi berlibur bareng oma " Ucap Devano Boong


"Benarkah?kenapa mommy tak mengajakku dad?"


"Bukan Kah Putri Daddy ini harus sekolah makanya Mommy Tidk mengajak mu sayang..Tapi setelah Libur sekolah Daddy janji akan membawa putri cantik Daddy ini liburan "


"Benarkah?"


"Tentu saja ,Tapi Syaratnya Putri Daddy harus makan"


"Baik lah Air akan makan "


"Pintar Daddy Akan Naik Ganti baju dulu ya sayang "


"Baiklah dad"


Setelah membujuk putri , Devano kini bergegas ke kamar nya untuk membersihkan diri..Di Ujung tangga Iya di hadang oleh Sang putra..


"Daddy Sudah pulang ..Mommy mana ?" Tanya Aidan

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2