Twins Genius (Baby Twins Milik Ceo)

Twins Genius (Baby Twins Milik Ceo)
Twins Genius


__ADS_3

**Jangan Lupa Like,komen, Vote ,and Share.


Happy reading 🐷**


..._____Nr_Trisyaae21_____...


..."***Akan datang pelangi Setelah hujan"...


...Safira***...


"Apa saja jadwalku hari ini" ucap seorang pria sambil duduk di kursi belakang


"Jadwal anda tidak padat hari ini pak, hanya ada pertemuan dengan perusahaan Raja Crop setelah makan siang Tuan"ucap Arya Yang tak lain adalah sekretaris Sekaligus tangan kanan Dari Devano.


Raspati Company adalah perusahaan


besar milik keluarga Raspati, dan CEO dari perusahaan tersebut adalah Devano Anuraga Raspati, pria yang berusia 28 tahun yang tampan bertubuh tinggi dan juga pintar.


Jam makan siang pun tiba


Devan lelah setelah bekerja memutuskan untuk


makan siang di sebuah restoran yang


tak cukup jauh dari kantornya. Restoran


tersebut berada di bawah kekuasaan


Raspati Company.


"Selamat datang Tuan Muda Raspati"


sapa ramah manajer restoran tersebut ketika melihat Devano dan Asisten Arya datang.


"Sudah lama sekali anda tidak datang ke sini, silahkan Tuan muda" Ucap manager tersebut langsung membawa Devano dan Asisten Arya ke Ruangan VVIP Restoran Bintang lima itu.


Manager tersebut memanggil semua pekerja untuk memasakkan makanan yang di minta oleh Tuan muda Devano"Cepat berkumpul semuanya" ucap pak manajer yang meminta para pegawainya untuk berkumpul. Sambil tersenyum ramah pria paruh baya tersebut bertanya apa yang ingin Devano dan Arya makan. Setelah sanga Tuan Muda mengatakan pesanannya, semua pelayan pergi


ke dapur untuk menyiapkan makan


tersebut. Tak lama kemudian pesanan


pun siap, ada tiga pelayan yang membawa makanan beserta minuman,


dari tiga orang tersebut Safira yang ikut


membawa minuman.


Ya Restoran yang Devano kunjungi adalah restoran yang Kemarin Safira datangi untuk melamar Kerja.


"Lakukan dengan baik. Jika ada kesalahan maka kalian akan langsung Saya pecat" ucap sang manajer,ketika para pelayan tersebut hendak mengantarkan makanan. Mereka berjalan dengan sangat hati hati menghampiri meja VVIP yang di


tempati oleh Devano dan juga sekretarisnya


"Ini makanan yang anda pesan,


semoga anda menikmatinya" ucap sang manajer. Ketiga pelayan tersebut berbaris lalu meletakan makanan tersebut secara teratur.


namun alangkah kagetnya Safira melihat Pria itu , Orang yang telah merenggut mahkota nya , Ayah dari anak anak nya , Bagaimana bisa Safira lupa Kalau Pria itu adalah orang yang sama , bahkan Wajah nya sangat mirip dengan wajah anak laki-laki nya.


Safira langsung Sadar dengan lamunan nya ketika pelayan yang membawa sup berbalik,


dia tidak melihat jika di sampingnya ada


Safira yang sedang membawa minuman,alhasil dia menyenggol Safira dan


minuman tersebut pun jatuh ke lantai.

__ADS_1


"Prankkkk!!!!" Suara pecahan gelas


yang terdengar sangat kuat memenuhi


seisi Ruangan VVIP tersebut.


Devano dan sekretaris nya langsung berdiri,


Arya langsung menghampiri Devano dan


mengelap jas milik tuan nya yang terkena


cipratan minuman.


"Apa kau bodoh!! Cepat kembali


ke dapur!" Bentak sanga manajer.


Semua orang memperhatikan kejadian


tersebut, Safira yang tak sempat


membela dirinya langsung di tarik oleh


salah satu pelayan dan membawanya


ke dapur. sang manajer meminta maaf


karena sudah memberikan pelayan


buruk pada Sang Tuan Muda.


"Maafkan Saya Tuan muda, pelayan bodoh itu akan langsung aku pecat. Dia sangat ceroboh"ucap sang manajer sambil memohon


belas ampun pada Devano.


ku hilang" ucap Devano lalu pergi dari tempat tersebut.


Devano sama kaget nya dengan Safira , Akhirnya Wanita yangs selama ini iya cari berada kini sudah berada di depan nya.


Namun Devano Harus menormalkan detak jantung nya , sebab itu lah iya memilih pergi dari sana .


Dengan marah sang manajer berjalan ke dapur lalu


"plak!!"


Tangannya yg ringan menampar pipi kiri milik Safira.


"Kau Saya pecat! Karena ulah ceroboh


mu aku bisa saja kehilangan pekerjaan


ku" ucap nya. Safira hanya bisa terdiam


sambil meneteskan air matanya,


manajer tersebut terus terusan


memarahi Safira dan memaki dirinya


"Apa kau tau hah! Dia adalah Ceo dari perusahaan Raspati Company, restoran ini berada


di bawah kendali nya, dan dengan


cerobohnya kau membuat perkara!


Dasar tidak tau malu, apa begini didikan

__ADS_1


kedua orang tuamu" Safira yang


tadinya hanya diam dan menundukkan


kepalanya langsung menampar balik


sang manajer.


"Plak..."


"Beraninya kau memukulku!" Ucapnya.


Dengan mata yang memerah, Safira


menatap tajam sang manajer dan


mengatakan jika dia tak pantas menjadi


seorang manajer di restoran tersebut


"Kau tidak pantas menjadi manajer


di sini, apa yang terjadi bukan salahku. Itu adalah salah pelayan yang menyenggol diriku, dan kau! Kau malah menamparku dan memarahi diriku saja.Hahaha aku bisa terima jika kau hanya memarahiku, tapi aku tidak akan terima


saat kau menggunjing soal didikan yang


di berikan oleh orang tuaku, cuih! Aku


tidak sudi berada di tempat ini" ucap Safira lalu pergi dari tempat tersebut.


Sang manajer pun terdiam di buatnya.


Sambil berjalan menjauh, Safira hanya


bisa pasrah sambil meneteskan air


matanya, karena kejadian tadi dia


harus mencari pekerjaan baru untuk


melangsungkan kehidupannya dan juga kehidupan ke-dua buah hati nya ,Safira sedih Hari ini adalah hari terburuk nya , ketemu dengan Pria masa lalunya dan kini iya di pecat dari pekerja Nya.


"Aku tidak tau harus berbuat apa. dan


sekarang aku berjalan sampai ke sini,


sangat menyedihkan" ucap Safira ketika


dia memasuki area pemakaman. Dia berjalan masuk dan berhenti di kuburan kedua orang tuanya dan juga Adik nya. "Ayah... ibu, bagaimana kabar kalian. Apa kalian baik baik saja di sana, apa di sana sangat menyenangkan. Apa aku boleh ikut, aku lelah dan tidak tau


harus kemana. Kenapa kalian harus


meninggalkan aku seorang diri" isak


tangis Safira sambil membersihkan dedaunan yang berada di atas makam kedua orang taunya


"Aku....rindu kalian"timpalnya.


Tapi aku harus kuat untuk kedua buah hati Safira yabg kini masih kecil.


**Bersambung__


Jangan Lupa Follow akun Ig author ya


Note: 70 Like Next part Selanjutnya.


See You Reader's Setia 🥰**

__ADS_1


__ADS_2