
mereka semua tidak bisa tidur dan hanya berjaga hingga pagi tiba,belum ada yang saling bicara, mereka masih syok dengan apa yang baru saja terjadi dan berharap yang terjadi hanyalah mimpi semata
ketika matahari mulai menyapa para siswa siswi itu baru bisa merasa lega
elzo pergi untuk mencari petunjuk tentang iblis bernama giorgino, ia yakin pasti ada petunjuk tentang para iblis lain nya juga
melihat elzi dkk mengikuti elzo,para siswa siswi lainnya juga mengikuti mereka
saat berjalan mengitari sebuah bangunan tua,kaki elzo tidak sengaja kepentok batu nisa
"bagaimana bisa di belakang rumah mewah seperti ini ada kuburan? "elzo agak aneh memikirkan nya
kania membersihkan batu nisan itu untuk melihat nama yang terukir disana,siapa tahu namanya giorgino
"clara? "gumam kania
elzo langsung menoleh"clara? kenapa nama ini seperti sangat akbrab dengan ku? "tanya nya dalam hati
kriett,,
suara pintu utama rumah itu berderit,elzo langsung pergi untuk melihat"nggak ada siapa siapa"gumam nya
"jangan masuk dek!"ucap ezli,elzo langsung meng iyakan
saat elzo ingin meninggalkan tempat itu,tiba tiba pintu tadi berderit kembali seolah olah ia meminta elzo masuk ke dalam nya
meskipun sedikit ragu,elzo tetap melangkahkan kaki nya masuk ke dalam kelas rumah yang ia yakini dulunya pasti sangat mewah
aurah hitam mulai terasa saat pertama kali elzo melangkahkan kakinya masuk ke dalam sana
tunggui!!!
yang lain nya juga ikut masuk ke dalam rumah besar itu
hiks,,
"bobok sayang,, ooo bobok sayang,,"
tiba tiba elzo mendengar suara senandung seorang wanita
begitu juga dengan teman teman elzo,mereka juga melihat apa yang ada di penglihataan elzo
"bastian,tolong berikan perhatian khusus untuk anak ini, sebelum kamu menyesal karna telah menyia nyiakan nya!!,seorang wanita meneriki seorang pria
Saat malam tiba semua orang berkumpul mengelilingi api unggun
"iya ma! "sahut orang bernama bastiant
"mama? "tanya mereka serentak
adegan beralih ketempat di mana ada api unggun dan para siswa siswi sedang bercanda ria
"eerrneeesst!"suara yang sama kembali terdengar"apa bang stev mendengar sesuatu?"tanya ernest
"tidak"jawab orang bernama steven
mereka kembali dibuat terkejut oleh wajah orang bernama ernest yang sangat mirip dengan wajah elzo dan elzi
"biasanya aku mendengar nya disaat sedang tidur,entah kenapa sekarang aku bisa mendengar suara itu disaat aku sedang duduk duduk seperti ini"cerita ernest
"suara seperti apa?"tanya orang yang diyakini elzo dan yang lainnya sebagai abang ernest
"suara seorang laki laki,tapi sangat hambar,seperti mengambang dan terdengar sangat dalam"jawab ernest"suara itu selalu memanggil ku"lanjut ernest
orang bernama steven terkejut mendengarnya
"apakah adikku sudah gila?"gumamnyasteven dalam hati
"ini sangat diluar nalar"ujar steven
__ADS_1
"mungkin aku terlalu lelah"ucap ernest
"jangan beritahu siapa pun termasuk mama,bunda,papa dan oma nanti mereka akan menganggap kamu gila dan membawa kamu ke rumah sakit jiwa"kata steven kepada sang adik
"baiklah,aku tidak akan memberitahu siapapun"sahut ernest
"bagus"ucap steven
"temenin gue pipis!"pinta rayyan
"ck,nyusahin aja lo yan! "gerutu ernest
"ayo!"ajak ernest
adegan beralih di sebuah hutan yang gelap
"udah blom yan?"tanya ernest
"blom! tunggu bentar gue lagi be'ol!"jawab seorang bernama rayyan
"wah parah lo! tadi bilang nya cuma mau pipis"gerutu ernest
"ya maaf,manusia hanya bisa berencana nest!"sahut rayyan
"bacot!"rutuk ernest
elzo dan yang lainnya tersenyum mendengar obrolan mereka
tiba tiba ada yang membekap mulut ernest ernest mencoba berontak tapi tidak bisa
elzo tiba tiba merasa sesak di dadanya saat menyaksikan adegan itu
adegab beralih kembali
ernest dilempar ke semak semak siswa sekelas dengannya
"apa lo bilang!!"teriak salah satu dari mereka
buk!
shin melayangkan tinjuannya kearah dagu ernest
buk!
"argh,,
elzo langsung terduduk,rasa sakit otu sangat nyata di rasakan oleh elzo
yang lainnya langsung menghampiri elzo
orang tadi menendang ernest
"aa! !"jerit elzo
bruk,,
suara sesuatu membentur batu
deg,,
orang orang itu terkesiap
ternyata dibalik rerumputan tinggi itu adalah jurang
"apa yang lo lakuin shin?"tanya temannya
"lo ngebunuh anak orang shin!"kata teman nya yang lain
"diam kalian!"bentak orang bernama shin
__ADS_1
dalam kepanikkan shin mencoba memanggil ernest
"ayo kita cari!"ajak temannya yang lain
shin dan beberapa temannya perlahan menuruni jurang yang kedalamannya hanya empat meter
darah segar menyembur keluar daei kepala elzo,dan itu membuat semua teman teman elzo panik
setelah cukup lama mencari akhirnya shin dkk menemukan ernest
deg,,
"di dia sudah mati"kata shin
"tidak perlu diperiksa"shin menarik temannya
"lihat saja kepalanya membentur batu besar itu dan mengeluarkan darah sangat banyak,dia sudah mati!,gue nggak sengaja,gue nggak bermaksud buat nyelakain dia!"shin sangat ketakuan
"sudah lah,ayo kita kembali ke tenda,matikan senter kamu darwin! nanti ketahuan orang kalau kita berada disini!"kata rega teman nya shin
"kita kembali ke tempat kema,kalian harus berjanji sampai kapanpun dan apa pun yang terjadi jangan pernah ada diantara kita yang menceritakan kejadian malam ini kepada siapapun termasuk orang tua kita!"tekan rega
yang lainnya langsung setuju
"mereka ninggalin dia gitu aja? "tanya kania
mereka berjalan kembali ke tempat camping tanpa menghidupkan senter karna takut ketahuan
disisi lain rayyan dan yang lainnya sibuk mencari keberadaan ernest
adegan beralih pada malam hari di saat ernest sedang tertidur.
""eerneesst!!"
ernes terbangun dari tidurnya
kelebatan hitam lewat di jendela kamar ernest
deg,,
"a apa itu tadi?"tanya ernest dengan suara terbata bata
"ma! mama!"ernes mencoba memanggil clara tetapi suaranya terdengar sangat kecil
elzo dan yang lain nya tertegun melihatnya
"zo darah di kepala lo udah nggak ada! "ucap joe
elzo membalas dengan anggukan,ia masih fokus melihat adegan itu
"ma!"ernest hampir menangis saat sosok kelebatan hitam itu mendekat kearahnya
para siswi saling berpelukan
"aaaa! mama!"teriak ernest
jantung elzo berdetak sangat kencang
rasa takut yang di rasakan oleh ernest saat juga di rasakan oleh elzo, dan itu membuat ia merasa sangat tidak nyaman
namun tidak ada yang datang karna memang tidak ada yang mendengar teriakan nya
"ma mau apa ka kamu?"tanya ernest dengan suara terbata bata karna saking takutnya
sosok hitam itu semakin mendekat
"hiks jangan mendekat"ernest sangat ketakutan karna sosok itu terus mendekatinya
elzo dan yang lain refklek menutup mata
__ADS_1