Twins Happiness

Twins Happiness
9) pura pura sakit jantung


__ADS_3

di kamar..


elzo dan elzi menatap foto yang terpajang di dinding"dia sangat cantik"elzo memuji foto sarah


reno terswnyum lalu masuk kedalam kamar"dia mama kalian"ujar reno


"benarkah? "tanya keduanya serentak


"iya"jawab reno, mata reno berkaca kaca melihat foto wanita yang sangat dia cintai


elzi dan elzo mengerutkan dahi melihat nya


"ekhem! "dehem elzo


reno langsung menyeka air mata di sudut matanya"kalian istirahat saja dulu! "reno langsung pergi keluar,dia tidak ingin kedua putranya melihat sisi lemahnya


setelah reno keluar elzi langsung menutup pintu san mengunci pintu kamar


"apa benar dia bokap kita?! "tanya elzo,sepertinya elzo belum percaya sepenuhnya karna narti tidak memberitahu siapa ayahnya di surat itu


"nggak tau dek"jawab elzi jujur"yang pastinya selama kita tinggal di sini kita harus benar benar waspada karna kita belum tahu siapa yang benar benar baik dan siapa musuh kita"ujar elzi


elzo mengangguk tanda mengerti


saat malam semua orang berkumpul di ruang keluarga,reno ingin memperkenalkan satu persatu anggota keluarga


"kevin dari mana saja kamu!! "teriak kanaya


"abis jalan lah ma! "jawab kevin acuh,setiap hari kevin hanya bermain dan bermain


"kevin!! "teriak reno


langkah kevin langsung terhenti


"sini kamu!!"panggil reno,ingin rasanya rsno memukul anak itu


dengan enggan kevin menghampiri reno lalu duduk disamping nya


delapan belas tahun yang lalu reno dan kanaya mengadopsi bayi milik wanita ODGJ dan merawat nya hingga besar,dia adalah kevin,karna pola asuh yang salah kevin menjadi anak pembangkang dan susah di atur


"elzi! elzo sini dulu nak!! "reno memanggil mereka berdua karna sejak tadi keduanya belum juga keluar kamar


elzi dan elzo buru buru keluar dari kamar lalu menghampiri reno


"ada apa pa?! "tanya elzi sambil berjalan menghampiri reno


reno sesekali memegang bagian dadanya yang terasa sesak, sepertinya penyakit jantung reno kambuh lagi

__ADS_1


"siapa lo?! kenapa lo manggil bokap gue papa?! "tanya kevin dengan nada sedikit ngegas


alis elzo terangkat"dia bokap gue! mau lo gue manggil dia apa?! "tanya elzo dengan raut wajah kesal


deg!!


kevin sangat terkejut mendengar pengakuan elzo


"hey anak udik! berani beraninya kamu bersikap kurang ajar sama anak saya!! "bentak kanaya,kanaya tidak terima elzo berbicara dengan nada tinggi kepada kevin


tangan elzo terkepal menahan amarah"sial!"umpat nya


"kanaya!! "andi memarahi kanaya


kanaya langsung terdiam


elzo memejamkan mata menahan rasa sakit di bagian dadanya,setiap kali keinginannya untuk membunuh muncul maka rasa sakit akan langsung menyerang jantung nya


"dek! "elzi menyentuh pundak elzo


"udah abang bilang tahan emosi kamu!!"ujar elzi


reno langsung bangun"kamu kenapa nak?! "tanya nya"ayo duduk! "reno menuntun elzo agar duduk


"adek kamu kenapa?!"tanya andi kepada elzi


"a apa!! "lutut reno langsung lemas"ba bagaimana kamu bisa terkena penyakit itu!! "tanya reno dengan suara yang sangat pelan


*buk!


buk*!


saking kesalnya reno sampai memukul meja di depannya


"kenapa anak ku harus terkena penyakit yang sama dengan ku?! kenapa!! "teriak reno kesal


elzo dan elzi saling melempar tatapan


"gara gara lo bang! "gerutu elzo dalam hati


"ya maaf! "cicit elzi


"papa jangan khawatir, el kuat kok! "ucap elzo,elzo menyipitkan matanya kearah elzi, seperti nya dia sangat kesal terhadap elzi


"papa baik baik saja! "ucap reno, reno kembali duduk diatas sofa


"tunggu saja kalian!! akan aku buat kalian mati seperti yang aku lakukan terhadap mama nya sarah! "dalam hati gendis,gendis menyuruh seorang dukun untuk menyantet ibunya sarah hingga setelah itu dapat menikah dengan andi lalu menguasai semua harta nya

__ADS_1


"besok papa akan mengurus berkas kalian di sekolah kalian yang lama setelah itu kalian bisa pindah ke sekolah manapun yang kalian mau di kota ini! "ujar reno


"sebaiknya mereka berdua bersekolah di tempat kevin"usul andi


kevin ingin marah tapi kanaya dengan cepat memegang tangan nya, kanaya menggeleng kepala kearah kevin,dia berharap kevin diam untuk sementara waktu


"huh!! "kevin menghela nafas menahan kesal


"tapi kami udah kelas tiga pa, apa boleh pindah?!"tanya elzi karna waktu ujian sudah mepet


"bisa diatur!"jawab reno


sementara reno mengurus berkas berkas kepindahan sekolah kalian,kalian berdua ikut saya kekantor agar kalian berdua bisa belajar bagaimana cara mengelola dan menjadi pemimpin yang baik! "ujar andi,tentu saja andi akan memberikan hartanya kepada darah dagingnya sendiri


deg!


"papa nggak bisa gitu dong!! enak aja papa mau nyerahin semua kepada anak yang belum jelas asal usul nya! "protes kanaya


andi langsung meradang mendengar perkataan kanaya yang menyebutkan asal usul elzo dan elzi tidak jelas"apa kamu yang katakan kanaya! mereka berdua cucu saya! cucu kandung saya! mereka berdua darah daging saya berani berani nya kamu mengatakan asal usul mereka tidak jelas!! "teriak andi marah


"kalau mereka saja tidak jelas asal usul nya bagaimana dengan dia?! "andi menunjuk kevin"apa kamu berani memberitahu dia?! "tanya nya,ingin sekali andi memberitahu anak kurang ajar itu identitaanya yang sebenarnya tapi andi mengurungkan niatnya


wajah kanaya langsung memucat"pa! Naya minta maaf! "ucap kanaya


"beritahu dia asal usul dia yang sebenarnya!agar dia tidak seenaknya melawan orang dirumah ini! "seru andi, seperti nya kesabaran andi sudah benar benar habis,andi juga sengaja berkata seperti itu agae kevi menjaga sikapnya terhadap kedua cucu kembar


"pa udah!! "kali ini gendis yang angkat bicara


kevin terpaku"a apa maksud kakek bilang kayak gitu? bukannya aku anak papa reno sama mama kanaya? "tanya nya dalam hati,kevin tidak tahu kalau dirinya hanya lah anak adopsi


sementara itu elzi dan elzo malah sibuk saling melempar tatapan aneh


"jangan dengarkan dia! "ujar andi


"iya kek! "jawab keduanya serentak


semalaman kevin memikirkan perkataan andi,kemudian kevin mengambil foto keluarga yang menempel di dinding"kalau di lihat lihat wajah ku dwngan mereka memang nggak ada kemiripan sedikitpun,anak kembar itu justru sedikit mirip dengan kakek"ucap nya sambil menatap foto di depannya"apa aku bukan anak mereka?! "kecurigaaan di hati kevin mulai timbul


pagi nya..


"kevin sarapan dulu! "panggil kanaya dari ruang makan


kevin hanya menoleh sebentar lalu pergi


"lihat lah! tingkah nya sama persis seperti ibu kandungnya yang gila itu! "ujar andi sambil menyantap sarapan di piringnya


seperti nya kanaya mulai menuai karma nya

__ADS_1


__ADS_2