
Varez yang lagi makan kue hampir saja mengeluarkan makanan yang tengah ia kunyah karena kaget dikejutkan olehk kaka nya yang jahil,Ya Viktor
"Papahhhh liat lah ka Viktor jahil sekali,Makanan ku hamir saja keluar gara gara dia"Kata Varez yang sedang merengek
"Haii liat lah perut mu sudah semakin memboophh"Kata Viktor yang sembik menirukan gaya raksasa dengan tangan kanan dan kiri didekat pinggang
"Papahhh"Varez merengek kepada sang papah
"Viktor jangan selalu mengganggu adik mu"
"Tidak pah Aku kan sangat menyayanginya walaupun badan nya yang besar ini suatu saat nanti akan menghimpitku dikasur kesayangan ku"Viktor pun terkekeh karena luluconnya
Rosa yang melihat anak dan suaminya santai diruang tv hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala.
"Kau mungkin anak kesayangan papah tapi mamahmu sangat menyayangi kaka"Goda Viktor
"Haaahh papaaa kaka menggoda ku lagi"
Alex pun hanya menggelengkan kepala tanpa ekspeksi ia hanya ingin menonton pertandingan bola kesayangan nya
"Kamu sangat jahat kaka,Setelah lama kau pergi sekarang kerjaanmu hanya menggoda ku dan membuat aku sakit hati saja melihatmu"
"Bagaimana lagi hanya kau adik ku satu satunya maka dari itu aku akan terus menggodamu"Ujar Viktor sambil menggelitiki adiknya Varez
"Aahhh kakaaaaa"Varez pun memberontak saat kakanya menggelitikinya
__ADS_1
__________________________________________________________
"Pah Apakah aku sudah menjadi yang papa inginkan?"
"Kau sangat tampan dan sangat cerdas anakku,Aku sangat bersyukur memiliki anak seperti dirimu,Jagalah martabat kita nak,Ayahmu ini sangat bangga terhadapmu,Kau sangat mirip dengan Kakekmu yang difoto itu"Jawab alex sambil menunjukan foto usang yang terawat didinding ruangan kerjanya.
"Papa kau sangat menyanjungiku,Aku sangat malu,Apa yang aku kerjakan tidak seperti dirimu pah"
"Tidak nak kamu sangat membuat ku bangga aku sangat menyayangimu Viktor"Tidak terasa ada embun dipelupuk mata Alex dan akhirnya tumpah begitu saja,Ia sangat bangga terhadap Viktor yang selalu menuruti kemauannya dan selalu menurut apa kata-katanya.
"Oke jangan menangis papa,Aku tau papa orang yang tegas tidak mungkin hanya karena ini papa mengeluarkan berlian dimata papa,Lebih baik kita bertos ria menikmati kejayaan kita pa"
Mereka pun saling bertos gelas yang berisi alkohol berwarna merah itu.
"Bagaimana kalau kita membuat acara untuk merayakan kejayaan ini dan juga..."
"Ahahah kamu sungguh masih ingat tanggal berapa viktor?"
"Pasti aku mengingatnya papah karena setiap tahun papah akan merayakannya dengan memboking cewe-cewe seksi untuk berdansa di acara itu kan"
Mereka pun berdua ketawa bersama tanpa mereka sadari Rosa pun mendekat kearah mereka
"Siapa yang seksi?"
"Mmmm Mamah dong siapa lagi"Bohong Alex
__ADS_1
"Papah mu ini selalu membohongi mamah Vik karena dia sendiri tau kalau mamah selalu disana melihatnya berjoget bersama para wanita-wanita seksi itu."
"Hahahah mamah bisa saja"Kata alex canggung
"Sudahlah yang penting bagi ku mamah tetap wanita paling cantik dan seksi"Jawab Viktor sambil memeluk mamahnya yang sedikit buntal itu
"Aku mencintai mu mamah"
"Kau memang berbeda dengan papah mu Vik"
"Heyy jangan menyudutkan aku yah,Ingat aku ini laki-laki paling setia yang kau miliki Rosa"
Semua yang diruangan itu pun tertawa bersama.
"Bagaimana kita juga undang Keluarga Allison?Juga Selena?"
"Aku terserah papah saja"
"Bagaimana menurut mu sayang?"
"Aku setuju Alex Jangan lupa kita mengundang kerabat-kerabat yang ada dikota ini,Dan juga keluarga Kety?"
"Baiklah kita akan mengundang semuanya karena inu juga perayaan untuk kejayaan anak kita Viktor Bravender"
"Aku sangat menyayangi kalian pah mah"
__ADS_1
"Dasar anak manja"Mereka kembali berpelukan dan tertawa