
"APAAAA??!!"
"Tidak,Aku tidak akan menyetujui hubungan mereka,Bagaimana bisa kau mengizinkan mereka bersatu Rosa????Apakah akal mu sudah geger juga seperti anak Allison?Kenapa kau begitu ceroboh Rosa??Apakah kau sudah gila?"
"CUKUP ALEX,jangan pernah menyakiti hati ku dan Viktor,Apakah kau bisa berfikir bahwa keluarga yang utuh itu adalah keluarga yang saling mencintai,Bukan mencintai wanita ****** diluar san_"
PHAKKKK
"Sekali lagi kau berbicara seperti itu maka aku akan menampar mu lagi"
"PAPAA!!!!"
"Viktor?"
"Selama ini aku sabar pah,Aku sabar melihat mamah menangis ketika bertengkar dengan papah,Tapi kali ini tak akan aku biar kan papah menyakiti mamah dengan tangan kotor papah"
"VIKTORRR!!!! Berani-berani nya kau_"Tangan Alex hampir mendarat dipipi mulus Viktor namun sayang,Viktor lebih cepat menyambar tangan papah nya
"Cukup pah,Jika papah masih ingin seperti ini,Aku akan bawa mamah keluar negeri,"
Rosa dan Viktor berlalu meninggalkan Alex yang berada didalam kamar nya dan Rosa.
____________________________________________________________
Viktor segera mengemas pakaian nya yang akan dibawa keluar negeri,Keputusannya sudah bulat,Ia akan membawa adik serta mamah nya keluar negeri tak lupa Viktor juga ingin mengajak Zea kesana.
Flash back Zea:_
Pagi ini Zea sudah bangun namun ia mendengar suara rintihan ayah nya.Zea langsung berlari keluar kamar melihat keadaan ayah nya.
"AYAHHHHHH!!!!"Teriak nya
"Ze zea zea toh tohlong Tolong Ambil khan Hi Hiit_"Ardi sang ayah nya Zea tiba-tiba tidak sadarkan diri
Zea sontak kaget dan langsung berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan tetangga karena dirumah nya tidak ada seorang pun.
"Tolonggggggg Tolongggggg ayah ku tolongggggggg"
__ADS_1
"Zea kamu kenapa?"Tanya dua orang pemuda dan empat orang bapak-bapak yang kebetulan duduk diwarung sebelah rumah Zea"
"Ayah saya tolong ayah saya hiks,,Tolong pak"Zea kehilangan kata-kata,Bernafas saja sudah sulit bagi nya karena melihat sang ayah yang tidak sadarkan diri.
Flash back Viktor:_
"Mah,,Aku mau keliling sebentar,,aku ingin menenangkan fikiranku"
"Iya nak,,Kau berhati-hatilah"
"Iya mah,,kalau ada apa-apa segera hubungi aku"
"Baiklah"
Viktor sudah tidak sabar ingin memberi tahu Zea bahwa ia akan menikahi Zea diluar negri membawa serta adik bibik dan ayah nya.
Namun setengah perjalanan,Ia merasa ada sesuatu yang tidak beres namun ia tidak tau apa.Akhirnya ia menelpon mama nya
"Halo mah"
"Apakah mamah baik-baik saja?"
"Mamah baik-baik saja sayang,Kamu tidak apa-apa kan?"
"Ohh aku tidak apa-apa mah,Baiklah aku jalan lagi ya mah"
Telpon pun terputus.Ia segera melajukan mobilnya namun lagi-lagi perasaan itu muncul.
Ketika sampai ia melihat ada keributan dirumah Zea.Ia berinisiatif ingin bertanya kepada warga yang berada disekitar rumah Zea.
"Permisi,, Apa yang sedang terjadi paman?"Tanya Viktor dengan sopan.
"Ayah Zea sakit parah dan baru saja dibawa kerumah sakit"Jawab seorang pria
"Dirumah sakit mana paman?"
"Rumah sakit HARAPAN INDAH jalan****"
__ADS_1
"Terimakasih Paman"
Akhirnya Viktor pergi kerumah sakit tersebut dan ia tak salah lagi dengan prasaan nya yang sempat membuat nya cemas..
"Semoga saja ayah mu baik-baik saja Zea"
_______________________________________________________
Zea berdiri didepan pintu IGD dengan prasaan was-was,Ia takut sekali akan sesuatu yang akan terjadi kepada ayah nya
Dalam hati Zea selalu berdoa.Ia kasihan dengan adiknya yang terlelap karena kecapean menangis,Bibiknya memeluk Zea dan selalu memberi semangat terhadapnya.
"Zea....."
"Viktor..Kau.."
Belum sempat Zea bertanya,Dokter sudah keluar dari ruangan ayah nya.
"Bagaimana keadaan ayah saya dok?"
"Hm...Saya dan tim medis yang lain sudah melakukan pertolongan sebaik-baik mungkin...Namun_"
"Kenapa dok.."Belum sempat dokter menjelaskan Zea sudah potong ucapan nya.
Dokter hanya menggelengkan kepala sebagai kode untuk keluarga Zea.Seketika Zea terduduk dilantai.Lutut nya lemas tak percaya apa yang dikatakan dokter
"Tidak...Ayah ku masih hidup bibi....Ayah ku masih hidupp....
Ayahhhhhhh"Isak tangis Zea membangun kan Aretha
"Ada apa kakak...Kakak kenapa??"
"Ayahhh Rethaaaaaa hikz..hikz....Ayahhhhhhh"
"Kakak....."Bibir Aretha seketika bergetar menahan tangis yang pastinya akan meluncur deras.
Viktor termenung melihat pujaan hatinya yang sedang bersedih.Ia sendiri bahkan syok mendengar ucapan dokter mengenai keadaan calon ayah mertuanya.
__ADS_1