
Ketika Varez sedang duduk ditaman sekolahannya bersama teman-teman nya dari anak orang-orang kaya itu.
Tiba-tiba ia melihat Aretha dan juga 4 teman laki-lakinya sedang mengintip mereka dibalik tembok.Varez tau bahwa Aretha bukanlah dari sekolah ini,Pasti Aretha datang untuk mengganggunya.
Varez yang tau akal busuk Aretha langsung menghamirinya.
Aretha terkejut ketika Varez mendekati persembunyiannya dan teman-temannya.Mereka langsung beranjak dan ingin segera lari Namun sialnya Tangan Aretha dengan cepat ditarik Varez lalu Varez membawa Aretha kepada teman-teman elitnya.
"Siapa ini Rez?"
"Ini gadis udik yang aku ceritakan kepada kalian semua"
"Ohh jadi dia ya,Jelek sekali ikat rambutnya,Seperti...Upss Gembel"Kata seorang anak gadis yang berkulit putih itu dan memegang rambut Aretha.
Aretha yang tidak punya teman untuk membelanya langsung diam seribu bahasa.
"Dasar udik udik gadia udikk gembel gembelll"Bgitulah sorak-sorak para bocah bocah yang merupakan teman-temannya Varez.
Awal nya Varez tersenyum puas ketika Aretha disorak teman-temannya Namun tiba-tiba ia merasa kasian ketika melihat Aretha menangis tetsedu-sedu sambil menutupi wajahnya dengan tangan.
__ADS_1
"Heyyy sudah-sudah jangan dibuly lagi,kasian dia"Varez mencoba menenangkan teman-temannya tetapi usahanya gagal.Aretha pun langsung berlari pulang.
___________________________________________________________
POV ARETHA
Ketika sampai dirumah ia pun menceritakan kejadian itu kepada kakanya Zea dan ayahnya Ardi
"Hah???Dia pikir siapa dia yang berani berani nya membuly adik kesayanganku"Teriak Zea yang tidak terima perlakuan Varez.
"Dia anak bungsu tuan besar kak"Jawab Aretha sambil menunduk
"Kita memang sesama manusia dan makhluk ciptaan tuhan,Kita juga seharusnya saling membantu dan mendukung satu sama lain,Bagiku Memaafkan kesalahan sesama manusia itu juga harus....Dan....Untuk itu aku dan adikku Varez Bravender datang kesini untuk meminta maaf kepada tuan putri Aretha"
Semua orang terdiam dan kaget ketika melihat Viktor datang bersama adiknya Varez untuk meminta maaf.
Zea yang melihat Viktor memandanginya pun langsung mengalihkan pandangan kepada Aretha.
"Hay tuan muda ehh ehh sasaya akan membuatkan minuman untuk tuan muda silahkan duduk tuan muda"Kata Ardi sang ayah Zea dan Aretha sambil berjalan menuju dapur.
__ADS_1
"Tidak perlu paman,Maksud saya jangan repot-repot saya hanya ingin meminum air putih saja"
"Hahaha tuan muda ada-ada saja tuan muda yang sudah repot" datang kesini,Kalau gitu saya ambilka dulu ya tuan"
Viktor memandangi punggung laki-laki tua itu dengan iba lalu melihat adiknya lagi yang sedang menunduk
"Hay boba apakah kau tidak mau meminta maaf kepada gadis cantik ini"kata Viktor sambil memandangi Aretha yang sama hal nya menunduk seperti Varez kemudian ia berjalan menghampiri Zea.
"Aa-aku minta maaf yahh"Kata Varez dengan tulus
"I-iya,Aku juga ya"Mereka berdua pun tersenyum.
Varez yang gemas melihat senyum pertama Aretha pun langsung mencium pipi Aretha,Sontak semua kaget melihat itu.Viktor hanya tersenyum melihat itu dan memandang kembali Zea
"Aku juga minta maaf nona jenius"
"Hmmm"
"Kau cantik sekali,Apakah aku boleh melakukan seperti adikku tadi?"
__ADS_1
Zea langsung melihat kearah Viktor dan lalu berlari kedalam kamarnya,malu dilihat Viktor karena muka nya sudah memerah seperti kepiting rebus.