Uchiha In Soul Land?

Uchiha In Soul Land?
Eps.3 Wanita Misterius


__ADS_3

Shin berbaring di kasurnya dan menatap bulan dari jendela kamarnya, dia melipatkan kedua tangannya dan membuatnya menjadi bantal di kepalanya.


Shin melihat ke langit dan menutup matanya dan tertidur dengan sinar bulan yang menyinari wajahnya.


....,,,....


"hah~~ Sungguh membosankan, mereka terlalu bodoh untuk menjaga Lane atas" Seorang pemuda sedang bermain game mengomel dan dia mengambil coke untuk meningkatkan energinya.


"Hmmpff tim bodoh, ah bosen kali, apa yang bisa ku lakukan selain main game? apakah tidak ada?" Pemuda itu mulai mengoceh, dia mengarahkan mousenya ke browser dan dia mencari berita terbaru.


Di tengah-tengah saat dia scrolling sebuah pesan muncul di komputernya.


{X} [Apakah anda ingin memasuki dunia lain?]


[Yes] [No]


melihat teks itu pemuda itu langsung mengklik tombol exit, namun saat dia mengklik tombol itu, dia dibawa ke sebuah ruang lain di komputernya, dan teks yang sama muncul kembali.


"Haaah~~ sial kenapa virus datang ke komputerku? tapi biarlah aku tidak memiliki data-data penting dan aku juga mau ganti komputer kok." Pemuda itu merasa hidupnya kali ini sangat sial..

__ADS_1


Pemuda itu memencet tombol yes dan sebuah pertanyaan muncul.


[Dunia yang mana yang mana yang ingin anda tuju?


..............……………]


[Soul Land] Pemuda itu asal mengetik, lalu saat dia mengkonfirmasi, dia merasakan rasa berat pada tubuhnya dan dia tertidur.


Di malam harinya, Shin secara tidak sadar terbangun, di saat penglihatannya sedang kabur, dia melihat bulan bewarna merah dengan lingkaran beserta titik.


Namun saat kaburnya menghilang Shin melihat bulan seperti biasa, Shin yang terbangun ingin mencoba tidur tapi dia memiliki perasaan yang tidak enak, ini seperti dalam waktu dekat, orang yang sangat dekat dengan dirimu akan pergi untuk selamanya.


Lalu tiba tiba dia mendengar suara wanita yang sangat merdu sedang menyanyikan sebuah lagu, Shin entah mengapa merasa dirinya sangat hangat dan nyaman seperti di dalam pelukan Ibunya.


Shin tidak bisa membuka mata dan dia tertidur nyenyak, tapi saat dia menutup matanya dia tidak menyadari bahwa ada sesosok wanita yang sangat cantik dan postur tubuh sempurna, memakai gaun yang indah.


Wanita itu sedang mengelus-elus kepala Shin dengan lembut, saat Shin tertidur pulas dia berkata "Maafkan Ibu anakku. Selama ini tidak pernah berjumpa denganmu!" Lalu wanita itu bangkit dari tempat tidur dan mencium kening Shin.


"Sampai jumpa lagi anakku ibu akan bertemu denganmu kembali jika Hukum Semesta mengizinkan." Wanita itu berjalan di depan jendela dan berbalik ke arah Shin.

__ADS_1


"Maaf" Dia mengeluarkan air mata kerinduan kepada anaknya. Seketika dirinya menghilang menjadi pecahan cahaya yang mengambang ke langit.


Sementara itu Shin yang sedang tidur mengerutkan keningnya dan mengeluarkan air mata.


Keesokan paginya..


Shin bangun dengan segar dan bugar, dia duduk dan meregangkan tubuhnya, dia menyentuh matanya karena merasa kering.


"Apa aku menangis tadi malam?" Shin memegang matanya dan merasa kebingungan. Namun dia menggelengkan kepalanya dan berjalan kearah kamar mandi.


Beberapa menit kemudian.


Di luar Shin sedang berjalan-jalan di sekitar desanya, dia melihat warga dengan senang menyapanya karena dia paling populer di desa, wajah tampan dan imut itu memang tidak bisa lepas dari perhatian para perempuan.


Setelah melihat sekeliling dia merasa tidak ada yang menarik dan ingin pulang, namun di saat dia ingin pulang, sebuah kedai barang antik menarik perhatiannya.


Shin datang dan bertanya kepada penjual, "Barang apa ini?" Sambil memegang kalung yang memiliki giok bewarna putih dengan bentuk Tomoe. Shin tidak mengetahui bentuk apa ini, tapi dia merasa hal familiar dengan ini.


"Ini adalah kalung yang jatuh dari meteorit, dalam 1000 tahun yang lalu kalung ini telah membuat Kerajaan di dunia berguncang dan ingin mendapatkannya karena memiliki kekuatan setingkat dewa."

__ADS_1


"Kalung ini Sangat kaya dengan energ..." Shin melihat kakek kakek yang menjual dengan wajah datar dan berkata "Baiklah-baiklah! Berapa harganya?"


__ADS_2