Uchiha In Soul Land?

Uchiha In Soul Land?
Eps.4 Kalung Aneh


__ADS_3

"Hei anak muda apa kau yakin untuk membelinya?" Kakek tua itu bertanya dan dia melanjutkan kisah karangannya. "Kalung ini adalah kalung yang sangat langka di seluruh dunia dan harganya sangat fantastis!"


"Ya ya terus berapa harganya?" Shin semakin lama semakin muak mendengarkan ocehan kakek ini.


"Harganya 1000 Koin Emas" Mendengar harga yang di keluarkan, Shin menunjukkan wajah datar dan berkata "10 Koin Perunggu".


Kakek itu membalas dengan berkata "Hey anak muda, kalung ini sangat mahal, ini bukan kalung mainan".


"10 Koin Perunggu" Ucapnya sama dengan wajah datarnya, kakek itu merasa kesulitan untuk menipu Shin dia berkata di dalam hati "Bocah Sialan, Tunggu saja kau mendengar keseluruhan dariku, kau pasti akan terpesona"


"Hey anak muda kalung ini dulunya di pakai oleh master roh terheb--" Shin tidak ingin mendengar cerita karangan kakek itu dan mulai beranjak pergi. Kakek yang melihat itu segera berkata "Hey hey bocah, baiklah 10 Koin Perunggu".


Sementara itu Shin yang berbalik menunjukkan senyuman senang dan berkata "Baiklah kakek tua!" Dan transaksi pun dilakukan oleh mereka berdua.

__ADS_1


Sepulangnya Shin ke rumahnya dia berkata kepada ibunya tentang kehadiran ayahnya.


"Dimana ayah, Bu?" Shin melihat ibunya sedang menenun kain di samping jendela dengan kursi goyang, ibunya segera menjawab.


"Ayahmu pergi ke hutan! Dia berkata kali ini dia ada acara bersama teman-temannya" Shin yang mendengar itu segera mengangguk dan bertanya "Bu, Bolehkah aku pergi main ke hutan? tapi bukan bagian dalam hanya pinggiran saja?" Ibunya hanya mengangguk saja.


Setelah di setujui untuk kehutan oleh ibunya, Shin pun datang ke hutan yang sering menjadi tempat dia latihan.


Shin yang datang ke mari langsung mencari tempat yang nyaman, setelah itu dia membuka bajunya dan mulai berlatih latihan yang ada di bumi, seperti sit up, push up dan sebagai macam.


Beberapa jam kemudian..


"Hah hah, Seratus" Setelah menyelesaikan latihan di bumi serta latihan seni beladiri yang dilihatnya di kehidupan bumi yang dulu, Shin sangat kelelahan dia duduk dan meluruskan kakinya.

__ADS_1


Sekitar 5 menit dia bangun dan tubuhnya di penuhi keringat yang sangat deras, Shin yang masih terengah-engah segera mencari sungai terdekat.


"Haah~~ nyamannya!" Shin yang berendam di sungai merasakan kesejukan di tubuhnya yang sedang panas itu. Dia membasuh tubuhnya dan selesai mandi, Shin memakai pakaian dan pulang ke rumah.


Di perjalanan pulang, Shin merasakan kekhawatiran di hatinya muncul kembali, perasaan ini seperti yang dia rasakan saat malam hari itu.


Dengan cepat dia bergegas pulang untuk mengecek situasinya, namun bumi seperti tidak ingin dirinya pulang dan menghambat perjalanannya dengan ranting-ranting yang membuatnya jatuh.


Namun tidak sampai di situ, Shin tetap terus berjuan untuk pulang, di saat dia melihat siluet rumahnya, dia mendengar suara dari kejauhan dan saat dia beberapa meter lagi dari rumahnya dia melihat orangtuanya dan beberapa orang yang tidak dikenal memakai seragam dan baju besi yang sama.


Shin langsung mendekat namun saat itu dia mendengar tatapan kode dari ayahnya yang menyuruhnya untuk berhenti, Shin tidak mau berhenti namun dia terus di pelototi ayahnya dari jauh.


Shin pun akhirnya berhenti dan mencari tempat aman untuk sembunyi dan dia melihat apa yang terjadi dengan kedua orang tuanya.

__ADS_1


__ADS_2