
Vex dan Zolaf sedang dalam perjalanan menuju ke kerajaan ras manusia untuk membunuh raja iblis yang menyamar.
"Hey Zolaf , aku sarankan kau jangan gunakan skill mu nanti di dalam kerajaan dan gunakanlah serangan fisik saja!" ucap Vex.
"Iya aku sudah mengerti itu ! dasar bawel !" ucap Zolaf.
Mereka yang terbang di atas langit dengan sangat cepat dan terlihat seperti iblis dan malaikat yang terbang bersama.
Sekarang Vex sudah tidak menggunakan topeng lagi.
Satu hari kemudian mereka sudah mendekati kerajaan manusia dan akan sampai hanya dengan waktu 1 jam saja.
"Akhirnya kita sudah sampai !!" ucap Vex.
"Sepertinya warga di kerajaan sudah menyadari kedatangan kita dan mereka terlihat ketakutan!" ucap Zolaf.
"Tidak usah dihiraukan itu , kita harus memancing keluar pahlawan palsu itu!" ucap Vex.
Seluruh warga kota kerajaan panik dan ketakutan melihat Vex dan Zolaf yang terbang di atas mereka.
"Tahan sebentar lagi! kita sudah memancing warga jadi ketakutan dan mereka akan memanggil para pahlawan!" ucap Vex pada Zolaf.
"Oke , Tapi siapa yang akan menghajar iblis itu nantinya?" ucap Zolaf.
"Aku minta tolong padamu untuk menahan 9 pahlawan dan aku akan menghajar 1 pahlawan palsu !" ujar Vex.
"Okelah kalau begitu , aku akan senang melawan 9 pahlawan untuk bermain-main!" ujar Zolaf.
Rencana sudah di buat dan tinggal menjalankan rencana itu , dan sekarang Vex dan Zolaf masih menunggu para pahlawan itu datang.
Beberapa menit kemudian , pasukan kerajaan mulai menembaki Vex dan Zolaf dengan panah dari bawah.
Akan tetapi serangan mereka tidak menggores sedikitpun dan tetap diam.
Tiba-tiba ada teman-teman Vex yang dulu itu datang dan melihat Vex sedang terbang dengan penampilan yang berbeda dan terlihat seperti iblis.
Nina , Alice dan Lionel terkejut dan shock melihat Vex kembali dengan penampilan yang berbeda dan berubah drastis , karena sekarang Vex mempunyai 2 tanduk dan sayap iblis.
Raut wajah Nina , Alice dan Lionel terlihat shock karena mereka pikir Vex sekarang berada di pihak iblis.
Tapi Vex tidak mau menemui mereka atau berbicara dengan mereka yang telah mengabaikannya hanya karena kesibukan kecil mereka selama satu tahun penuh.
"Itu dia ! para pahlawan sudah datang!!" ujar Zolaf.
"Yosh ! sekarang maju dan jalankan rencana tadi!" ucap Vex.
Vex dan Zolaf yang melihat kedatangan para pahlawan dan langsung menuju kearah mereka dengan cepat.
Nina , Alice dan Lionel mengejar Vex untuk melihat apa yang dia akan lakukan.
Zolaf langsung mengincar dan menahan 9 pahlawan yang asli lalu Vex mengincar 1 pahlawan palsu yaitu iblis yang menyamar.
*Sebelumnya Vex dan Zolaf sudah melihat wajah pahlawan palsu dari rekaman sihir *
"Bukankah dia adalah Vex si pahlawan buruk rupa ??" ucap salah satu pahlawan.
"Kenapa dia kembali kesini ? dan penampilan nya pun terlihat seperti iblis!!" ucap pahlawan satunya lagi.
Tiba-tiba Zolaf menendang dan memukul 3 dari 9 pahlawan terpental jauh.
__ADS_1
"Haha , lemahnya !!!" ucap Zolaf.
Lalu Zolaf di kerumuni oleh beberapa 6 pahlawan dan akan siap bertarung.
Namun Vex melihat pahlawan palsu itu tidak ikut campur dan tidak ikut mengerumuni Zolaf , Vex tidak banyak berlama-lama menggunakan skill nya Power Absorber dan di arahkan ke si pahlawan palsu itu.
Para pahlawan yang di pentalkan jauh itu sudah kembali dan akan menyerang Zolaf , akan tetapi Zolaf dengan mudah menghindari serangannya.
Zolaf sekarang sedang melawan 9 pahlawan dan Zolaf terlihat tertawa sambil bertarung dan terlihat sedang bersenang-senang.
Vex yang berhasil menggunakan Power Absorber nya pada pahlawan palsu itu dan dia terlihat terkapar tak berdaya.
Nina , Alice dan Lionel yang melihat Vex sedang melawan para pahlawan itu menyangka dan yakin bahwa Vex berada di pihak iblis.
Mereka tidak tahu kalau pahlawan yang dilumpuhkan oleh Vex itu adalah raja iblis yang menyamar.
Raja iblis yang menyamar sebagai pahlawan itu sedang di injak kepalanya oleh Vex sambil di interogasi.
"Apa yang harus kita lakukan ??" tanya Nina pada Alice dan Lionel.
"Kita juga sekarang bagian dari pahlawan kan? tapi aku ragu untuk menyerang Vex !" ucap Alice.
"Kita harus menghentikan Vex yang telah menjadi iblis itu!!" ujar Lionel.
"Iya kau benar! kita harus menyadarkan Vex !" ujar Nina.
Vex yang sedang mengintrogasi pahlawan palsu itu , tiba-tiba Alice menembakan anak panah nya pada Vex lalu Lionel mengayunkan pedangnya dan menghantam nya pada Vex , "SREEEETT" suara pedang Lionel yang menghantam tubuh Vex.
Mereka yang melihat serangan mereka tidak melukai Vex langsung mundur kebelakang.
Setelah itu Alice dan Lionel masuk kedalam High Room Protection milik Nina.
"Cih ... kalian sudah mengabaikan ku selama satu tahun dan sekarang kalian mengkhianati ku dengan menyerang ku !!" ucap Vex.
"Kau sudah menjadi iblis sekarang!! dan kami akan menyelamatkan mu!" ucap Nina.
"Hoh ! kalian mengira aku sudah jadi iblis ? hanya karena penampilan ku begini ?!!" ucap Vex yang kesal.
"Sadarlah Vex ... kumohon sadarlah dan kembalilah pada kami!!!" ujar Nina.
"Sekarang kalian benar-benar sudah menganggap ku sebagai iblis ya! aku benar-benar kecewa! ,dan lihatlah siapa yang iblis disini !!! " ucap Vex.
Lalu Vex memenggal kepala pahlawan palsu itu , dan kepala yang sudah terpenggal itu menyatu kembali dan langsung berubah wujud ke wujud aslinya menjadi raja iblis.
Zolaf yang sedang bersenang-senang melawan 9 pahlawan itu , tiba-tiba mereka semua beralih perhatian ke arah raja iblis.
"Kenapa dia berubah jadi raja iblis ??!" ucap salah satu pahlawan.
"Maksud kedatangan kami kesini untuk menghajar raja iblis yang menyamar itu!!" ujar Vex.
Lalu mereka semua terdiam mendengar perkataan Vex.
Walaupun raja iblis itu sudah berubah wujud jadi wujud aslinya , akan tetapi itu sia-sia saja karena Vex sudah menggunakan skill Power Absorber nya yang membuat status seluruh kekuatan nya habis tersedot oleh Vex.
Vex tidak berniat untuk membunuh nya , karena Vex akan menginterogasi raja iblis yang sudah lumpuh itu tentang keberadaan raja iblis yang terakhir.
Zalof dan 9 pahlawan itu berhenti bertarung, karena sudah tidak ada alasan lagi untuk bertarung.
Vex memanggil dan mengumpulkan semua pasukan kerajaan dan pahlawan termasuk Nina dan yang lainya untuk menjelaskan maksud kedatangan nya.
__ADS_1
Setelah mereka semua berkumpul Vex dan Zolaf menceritakan tentang raja iblis yang menyamar jadi pahlawan, lalu Vex memperhatikan rekaman sihir pada mereka semua.
Setelah mereka semua melihat rekaman sihir itu dan akhirnya mereka semua mengerti keadaan yang sebenarnya terjadi.
"Kalau kalian sudah mengerti! sekarang aku akan pergi dari sini dan membawa raja iblis yang lumpuh ini untuk ku interogasi!" ujar Vex.
"Tunggu! .. maafkan aku yang telah menyangka mu telah menjadi iblis!" ujar Nina.
"Tolong maafkan aku juga tuan ..." ucap Lionel.
"Aku juga minta maaf padamu!" ucap Alice.
Para pahlawan dan pasukan kerajaan pun meminta maaf pada Vex dan Zolaf.
"Oke aku maafkan! sekarang aku pergi!" ucap Vex.
"Kemana kau akan pergi ?!?" tanya Nina.
"Yang pasti tempat ku itu tidak mengabaikan ku dan tidak memandang fisik seperti di kota ini !!" ujar Vex.
"Aku , Alice dan Lionel menyesal telah mengabaikan mu saat itu ! .. kami sungguh menyesal !!" ucap Nina sambil menangis.
"Sudah kubilang aku sudah memaafkan kalian dan berhentilah menangis seperti itu" ujar Vex.
"Kau benar-benar orang yang baik Vex! dan jika saja aku ada di posisi mu mungkin aku takkan memaafkan mereka!" ucap Zolaf.
"Tapi maaf , aku tidak akan kembali kesini lagi!" ujar Vex.
"Ke-kenapa ... ??" tanya Nina.
"Lihatlah wajah warga disini sekarang yang sedang memandang wajahku dengan jijik saat ini !" ujar Vex.
"Apa kalian bodoh!! apakah kau mau melihat Vex tersakiti seumur hidupnya untuk hidup disini ?!" ucap Zolaf sambil kesal.
"Sudahlah Zolaf , aku mengerti perasaanmu sekarang , ayo kita pulang!" ucap Vex.
"Apa aku , Alice dan Lionel boleh ikut dengan mu lagi ?! kumohon!" ujar Nina.
"Tapi sepertinya kerajaan manusia ini masih membutuhkan bantuan kalian dan kalian terlihat bahagia disini!" ujar Vex.
"Tapi .. kami ingin mengikuti mu lagi dan mengulang kembali saat seperti dulu.." ujar Nina.
"Sudahlah sayang , jangan memaksa nya begitu , lagipula aku juga tidak mau kau pergi!" ujar salah satu pahlawan pada Nina.
Vex yang mendengar pahlawan itu memanggil dengan kata-kata sayang pada Nina langsung membuat Vex terdiam sesaat.
"Apa dia kekasih mu ?" tanya Vex pada pahlawan itu.
"Iya .. kami akan menikah dalam 10 hari lagi dan aku berharap kau juga datang!" ucap pahlawan itu.
Tanpa banyak bicara dan bertanya-tanya lagi , Vex berjalan dan membawa tubuh raja iblis yang lumpuh itu dan langsung terbang pergi meninggalkan mereka semua disana tanpa satu kata pun.
Raut wajah Nina seperti sangat menyesal dan menangis sambil menunduk , karena Nina tau kalau Vex menyukainya sejak dulu.
"Kau kenapa ? .. apa kau juga menyukai nya ?" ucap Zolaf sambil terbang.
"Tidak .. aku hanya lelah dan ingin segera pulang saja .." ucap Vex dengan nada datar.
Zolaf mengetahui perasaan Vex saat ini yang terlihat menyukai Nina dan kecewa akan pernikahan mereka tapi Zolaf tidak mau mengungkit-ungkit nya lagi.
__ADS_1
Beberapa hari kemudian Vex dan Zolaf sudah kembali ke negeri DJAS dan menyerahkan tubuh raja iblis yang lumpuh itu kepada raja dan para general di dalam istana untuk di interogasi tentang keberadaan raja iblis yang terakhir.
To be continue !