
"Beri aku kesempatan menetap.
Tak usah kau tuangkan teh, cukup kau sajikan kesetiaan saja untukku."
mociie-
Pagi buta membanjir mimpiku. Dengan jiwa yang masih tak sadar ku lihat layar handphoneku, tak ada notif apapun.
"Oh Tuhan!"
(kejutku dalam hati)
iya dia memblokir kontak pertemananku (#leaf)
Risau hatiku tak tenang segala hariku
ku tatap mata istriku,
" siapa dia ? "
( tanyanya seru padaku )
"Kekasihku"
(jawabku lirih)
Tak perlu ku kisahkan dengan jelas bagaimana hidupku dan riuhnya rumah tanggaku.
( segalanya terlihat tak seperti baik" saja sejak aku melakukan hal gila pada masa laluku, hanya untuk kebahagiaan yang tak pernah ku dapat )
Iya. Aku seorang Imam yang gagal
tak pernah bisa mengajarkan bagaimana Indahnya surga diatas kepalaku dan busuknya Neraka di bawah telapak kakiku.
Bocah cerdas yang selama ini mengawasiku.
Segala apa yang ku perbuat dan bercerita dengannya(leaf), dia mendengar, tanpa ku sadari perangkatku tertaut di handphonenya
( Malaikat kecilku, yang kelak menjadi Imam untuk keluarga kecilnya ) Harap masa depannya indah dalam benakku.
" Ini siapa ? "
(ucapnya pada leaf)
" Kamu siapa"?
(sahut leaf padanya)
Entah apa yang mereka bicarakan aku tak mengetahuinya hanya,kalimat pendek yang menerka segala hal yang ku tahu.
" Mama jahat "
( jawabnya menegaskan )
seolah pikirku tak karuan cerai berai cara menghubunginya.
Ya. akal sehatku sudah tak ada, aku buta benar-benar buta.
menghubunginya menggunakan perangkat temanku,
" Maafkan aku,maafkan aku,mohon ampunanku..."
(jelasku padanya)
"sebuah hubungan tak akan pernah bertahan lama, jika awalnya tak ada kejujuran."
__ADS_1
(tegasnya padaku)
Rasa sesak dadaku menyesali segalanya.
Aku hancur, Seolah apa yang ada di sekitarku tak ada artinya lagi. Semua hariku berantakan tak kulihat senyum di bibirku segala hal atas bahagiaku terenggut ,hanya karena kebodohanku.
Tak ingin ku berkilah,tak ingin ku cari pembenaran. Ku tegaskan kepadanya tanpa berbelit,ku pasrahkan pada tuhan.
"Jangan tinggalkan aku. Ku mohon padamu, aku membutuhkanmu,karena aku mencintaimu"
(hanya itu yang mampu ku ucap, seraya piluhku telah menetes di pipi)
Jelas aku menangis.
Menyesali tingkahku padanya,takut kehilangannya.
Ya. istriku yang elok cantik segala hal indah ada pada wujud fisiknya(sempurna)
tapi kenapa hatiku terpaut pada wanita yang jauh,tak ku ketahui rupanya, sedang dia berkata bahwa dia cacat (tak sempurna)
deru deras piluhku masih terlihat jelas,Raga ini masih mampu berdiri tegak.
tapi entah serasa ribuan anak panah menikam tubuhku.
"aku tak sanggup,aku menyerah."
(lirihku berucap pada tuhan)
Ku tutup akal sehatku,ku buka mata iblisku
"Aku akan kesana,jika kau benar-benar meninggalkanku"
(ucapku tegas padanya leaf,daun hatiku)
Ya. mungkin aku akan mati atau hidup dengan sepanjang duka di sepanjang usiaku.
Aku sadar akan diriku. Aku sadar dengan kondisiku, (posisiku salah).
Jiwa dan emosiku tak karuan.
"Mencintai istri dari pria lain, sedang akupun memiliki istri atas diriku"
(apalagi dengan ketidak sempuraannya)
Aku tak pernah tahu apa yang sedang ada di benaknya saat ini.
"wanita yang ku agungkan dari setiap rangkai kalimatnya dan setiap lantunan dari suaranya"
"oh Tuhan apakah dia malaikat yang kau jelmakan untukku?, iblis sepertiku!!"
(setiap lirihku mengingat semuanya)
"Aku tak akan meninggalkanmu,ku maafkan segalanya. Kau harus bangun tak ingin aku gagal menjadi payungmu,kau harus menjadi kupu-kupu"
(ucapnya padaku yang pilu)
"kamu akan mengenal banyak cinta di setiap jalanmu, bukan hanya aku"
( tegasnya)
"kamu mudah mencintai,dan kamu akan melakukan hal yang sama seperti itu untuk selamanya"
( tegasnya )
"aku tak pernah percaya apa yang kamu rasakan,semua itu tidak masuk akal(rasamu ke aku ulat)"
__ADS_1
(penuh ketegasan untuk menyadarkanku)
"aku buta,aku tak bisa melihat semunya hanya gelap dan hanya ada sebuah lilin di pojok jalan aku hanya tertuju pada lilin itu"
(ucapku menyesak merasakan dada tak kuat lagi untuk bernafas.)
"Aku tak peduli dengan rasamu yang tak sama akan diriku, mohonku jangan kau tinggalkan aku sedetikpun"
( tangisku menggebu ku tutup layar handphoneku)
seraya aku berjalan ke mobilku ku tangisi hidupku, ku telusuri setiap jalanan kota surabaya.
melihat indahnya orang tertawa tersenyum indah.
Melihat pasangan muda mudi bercinta mesra melantunkan canda tawa memeluk eratdi setiap dekap.
( Wahai Tuhan seumur hidup aku hanya ingin tersenyum kecil atas cinta dari seseorang yang benar mencintaiku dan ku cintainya )
Ya hubunganku dengan istriku tak membaik,hubunganku dengan mertuaku tak membaik begitupun sebaliknya dari sudut pandang keluarga istriku.
Aku tak pernah bisa memperbaikinya,inilah pernikahan yang di dasari atas perbedaan prinsip.Agama.dan semuanya.
sampai larut masih jua ku nikmati jalanan kota meratapi segala hal yang terjadi.
handphoneku bergetar.
" Beri aku waktu 5 hari untuk kita gak berhubungan dulu"
(ungkapnya meminta padaku)
bagaimana bisa? aku tak akan mampu benar-benar tak akan pernah mampu, ya tuhan mohon ampunku padamu rasa ini menyiksaku sungguh Tuhan.
(lirihku ucap dalam hatiku yang pilu yang lesu)
"aku gak akan bisa"
( nyataku katakan padanya)
"kamu pasti bisa ulat,kan belum dicoba"
(riangnya seolah aku benar-benar mampu)
"Lakukanlah setega itukah kau, membuatku terbang menjatuhkanku dengan semua yamg kau ucapkan malam ini"
(lirihku dalam hati)
kamu tahu? jika itu benar akan ku tanggalkan segala hidupku tak akan aku peduli dengan resikoku akan ku lakukan apapun untuk mempertahankanmu.( ku pandang layar ponselku dengan bergumam )
tak peduli lagi aku dengan jiwa ku ragaku bahkan nyawaku.
Tuhan kau yang ciptakan rasa ini padaku. Aku tak peduli dengan semuanya Tuhan
( serasa iblis dalam tubuhku bangun )
ingin ku gapai malaikat yang bukan tercipta untukku..
ku tantang Tuhanku,ku tantang semesta yang menghalangiku.
Akal sehatku benar-benar hilang.
Langit-langit kotaku bosan akan tanya
"Pada siapakah aku minta tanggung jawab, pada hatiku yang jatuh?"
Bersambung......
__ADS_1