
Kini Sudah 5 hari laila terbaring di rumah sakit , kondisinya sudah mulai membaik, namun belum bisa balik , dokter menyarankan untuk beberapa hari lagi agar proses pemulihan dapat maksimal , namun keadaan baiknya hanya menghitung hari saja , tapi laila yakin dan percaya di balik ujiannya pasti ada makna , allah memberikan sakit ini bukan untuk buat aku sakit tapi untuk aku lebih kuat lagi . Laila begitu bosan dengan ruang rumah sakit yang penuh nuansa membuat hati gelisah , ia pun berjalan jalan disekitaran rumah sakit untuk mencari udara segar .
Untuk faris udah 5 hari tidak mendapatkan kabar dari laila , chat saja hanya centang 1 , padahal hal penting itu ingin segera ia katakan namun tertunda malam itu , faris ingin melamarnya , tapi ia gugup mengatakannya serasa belum siap , karna cemas ia menelpon saudah
Faris : assalamualaikum saudah
Saudah : Waalaikummusalam Bagaimana ris
Faris : oh iya ada hal yang ingin saya tanyakan mengenai laila
Saudah : iya tentang apa
Faris : beberapa hari ya lalu laila pernag menelponmu
Saudah : sejak saya menikah kita jarang komunikasinya emang ada apa
Faris : laila hilang kabar beberapa hari
Saudah : cie cemas , mungkin dia lagi sibuk
Faris. : ngg biasanya iya sesibuk ini
Saudah : hmm gimana pergi kerumahnya
Faris : iya sih rencana mau kasana barang ayah ibu tapi saya harus menanyai dulu kesiapan laila
Saudah : bismillah ya ris kamu laki laki yang baik
Faris. : ya semoga allah pantaskan hamba dengan wanita kesayangannya
Saudah : aamiin , iya ana tunggu ya kartu undangan
Faris : paling special kalau buat kamu
Saudah : hhhh iya yee yaudah ana tutup dulu assalamualikum Faris
Faris : Waalaikummusalam
Tibalah dimana faris pergi kerumah laila , namun saat perjalanan ia di telpon sama antasan kantornya katanya ada job foto di acara pembukaan cabang baru cafe , ia menolak , tapi atasannya tidak mau dengar alasannya
__ADS_1
Karna kerjaan yang mendadak ia belum bisa untuk kerumah laila , dengan persaan terpaksa Faris pun harus menunda lagi berkunjung kerumah laila , dan melanjutkan kerjanya
Kini Kondisi laila sudah membaik , ia pun di perbolehkan dokter untuk pulang , namun dokter menyarankan untuk tidak melakukan banyak pekerjaan. , harus istrahat yang cukup , serta harus mengecek kondisi kesehatannya , laila begitu senang ia udah boleh pulang. , selama di rumah sakit ia benar benar kesepian dan rasanya membosanan. , hanya terbaring memandang langit langit ruang. , kini ia bisa berkumpul lagi dengan sahabat sahabat hijrahnya meski sisa hidupnya tinggal menghitung hari saja kata dokter , tapi ia tak khawatir karna ajal seseorang berada di tangan allah dan hanya ia yang menentukan kapan hari itu tiba . Terdengar kk iwan memanggil
Kk iwan : laila
Laila : iya kak kenapa
Kk iwan. : udah siap kan ,
Laila : udah kak , kita boleh berangkat sekarang
Kk iwan. : iya semuanya udah pada beres
Laila : hmm iya kak tas pakaian udah laila rapikan
Kk iwan : yok cabut
Laila : ok kak
Selama perjalanan pulang kerumah , laila kepikiran dengan Faris , akan hal penting yang ingin di sampaikannya malam itu , tapi ia belum melihatnya , saat itu laila ingin mengatakan hpnya tapi ia melihat kakaknya ketiduran karna kecapean jagain ia . Kendaraan pun telah berhenti di depan rumahnya , kakaknya pun terbangun , laila pun segara keluar dari mobil , ia merenggangkan badannya yang benar benar kram ,
Laila : iya kak , tapi hpnya laila kakak taruh dimana
Kk iwan : kak taruhnya di laci lemari , jangan kelamaan main hpnya
Laila : hmm iya kakak baik
Baru nggk aktif 1 minggu chat yang masuk ribuan , tapi ia hanya ingin melihat chatnya faris saja ,
Ada beberapa chat dari faris namun di hapusnya mungkin malam itu ia mengatakan sesuatu tapi ia menghapusnya laila sedkit bingun apa sebenarnya yang ingin sampaikan
Laila ingin menanyakannya kembali tapi ia Begitu malu , dia hanya bisa menunggu chat dari faris
Malamnya laila telah menyelesaikan sholatnya dan tak lupa meminum obatnya , tiba tiba terdengar suara notifikasi ternyata itu faris , apa yang terjadi denganku , mengapa jantungku berdegup kencang saat melihat chat itu dari faris , sifat dinginnya pun keluar
Faris. : assalamualaikum
Laila : iya waalaikumuslam
__ADS_1
Faris : baru hari ini aktif
Laila : emang iya
Faris. : traveling nggk ajak ajak
Laila : suasananya nggk menyenangkan tempat itu membosankan
Faris : apa yang membuat tempat itu nggk menyenangkan
Laila : banyak duka di tempat itu
Faris. : maksud kamu kuburan
Laila. : nggk kesitu juga kali
Faris : ciri cirinya mengarah ke situ
Laila : benar benar menyeramkan
Faris : kuburan itu akan menjadi tempat terbaik untuk orang orang yang beriman. , dan akan menjadi menyaramkan untuk mereka yg tak beriman
Laila : terdiam mendegar itu , karna posisi itu semakin dekat dengannya
Faris : oh iya laila ada hal yang ingin saya sampaikan
Laila : hmm tentang
Faris : maaf jika hal ini membuatmu terganggu
Laila. : mengenai
Faris : saya ingin melamarmu jika kamu bersedia saya akan datang bersama orang tuaku
Laila : ia mengingat penyakit yang di deritanya , ia takut tidak bisa memberikan yang terbaik untuk faris sebagai Seorang istri sholeha , ia juga tak mau merepotkan faris karna penyakitnya mau tidak mau menolaknya adalah keputusan terbaik , faris saya tak bisa menerima lamaranmu
Faris : alasannya
Laila : saya tidak bisa , saya bukan perempuan yang kau anggap baik tapi saya jauh dari kata baik
__ADS_1