Ungkapan Doa Untuk Dia

Ungkapan Doa Untuk Dia
episode 5


__ADS_3

Kini Sudah 5 hari laila terbaring di rumah sakit , kondisinya sudah mulai membaik, namun belum bisa balik , dokter menyarankan untuk beberapa hari lagi agar proses pemulihan dapat maksimal , namun keadaan baiknya hanya menghitung hari saja , tapi laila yakin dan percaya di balik ujiannya pasti ada makna , allah memberikan sakit ini bukan untuk buat aku sakit tapi untuk aku lebih kuat lagi . Laila begitu bosan dengan ruang rumah sakit yang penuh nuansa membuat hati gelisah , ia pun berjalan jalan disekitaran rumah sakit untuk mencari udara segar .


Untuk faris udah 5 hari tidak mendapatkan kabar dari laila , chat saja hanya centang 1 , padahal hal penting itu ingin segera ia katakan namun tertunda malam itu , faris ingin melamarnya , tapi ia gugup mengatakannya serasa belum siap , karna cemas ia menelpon saudah


Faris : assalamualaikum saudah


Saudah : Waalaikummusalam Bagaimana ris


Faris : oh iya ada hal yang ingin saya tanyakan mengenai laila


Saudah : iya tentang apa


Faris : beberapa hari ya lalu laila pernag menelponmu


Saudah : sejak saya menikah kita jarang komunikasinya emang ada apa


Faris : laila hilang kabar beberapa hari


Saudah : cie cemas , mungkin dia lagi sibuk


Faris. : ngg biasanya iya sesibuk ini


Saudah : hmm gimana pergi kerumahnya


Faris : iya sih rencana mau kasana barang ayah ibu tapi saya harus menanyai dulu kesiapan laila


Saudah : bismillah ya ris kamu laki laki yang baik


Faris. : ya semoga allah pantaskan hamba dengan wanita kesayangannya


Saudah : aamiin , iya ana tunggu ya kartu undangan


Faris : paling special kalau buat kamu


Saudah : hhhh iya yee yaudah ana tutup dulu assalamualikum Faris


Faris : Waalaikummusalam


Tibalah dimana faris pergi kerumah laila , namun saat perjalanan ia di telpon sama antasan kantornya katanya ada job foto di acara pembukaan cabang baru cafe , ia menolak , tapi atasannya tidak mau dengar alasannya

__ADS_1


Karna kerjaan yang mendadak ia belum bisa untuk kerumah laila , dengan persaan terpaksa Faris pun harus menunda lagi berkunjung kerumah laila , dan melanjutkan kerjanya


Kini Kondisi laila sudah membaik , ia pun di perbolehkan dokter untuk pulang , namun dokter menyarankan untuk tidak melakukan banyak pekerjaan. , harus istrahat yang cukup , serta harus mengecek kondisi kesehatannya , laila begitu senang ia udah boleh pulang. , selama di rumah sakit ia benar benar kesepian dan rasanya membosanan. , hanya terbaring memandang langit langit ruang. , kini ia bisa berkumpul lagi dengan sahabat sahabat hijrahnya meski sisa hidupnya tinggal menghitung hari saja kata dokter , tapi ia tak khawatir karna ajal seseorang berada di tangan allah dan hanya ia yang menentukan kapan hari itu tiba . Terdengar kk iwan memanggil


Kk iwan : laila


Laila : iya kak kenapa


Kk iwan. : udah siap kan ,


Laila : udah kak , kita boleh berangkat sekarang


Kk iwan. : iya semuanya udah pada beres


Laila : hmm iya kak tas pakaian udah laila rapikan


Kk iwan : yok cabut


Laila : ok kak


Selama perjalanan pulang kerumah , laila kepikiran dengan Faris , akan hal penting yang ingin di sampaikannya malam itu , tapi ia belum melihatnya , saat itu laila ingin mengatakan hpnya tapi ia melihat kakaknya ketiduran karna kecapean jagain ia . Kendaraan pun telah berhenti di depan rumahnya , kakaknya pun terbangun , laila pun segara keluar dari mobil , ia merenggangkan badannya yang benar benar kram ,


Laila : iya kak , tapi hpnya laila kakak taruh dimana


Kk iwan : kak taruhnya di laci lemari , jangan kelamaan main hpnya


Laila : hmm iya kakak baik


Baru nggk aktif 1 minggu chat yang masuk ribuan , tapi ia hanya ingin melihat chatnya faris saja ,


Ada beberapa chat dari faris namun di hapusnya mungkin malam itu ia mengatakan sesuatu tapi ia menghapusnya laila sedkit bingun apa sebenarnya yang ingin sampaikan


Laila ingin menanyakannya kembali tapi ia Begitu malu , dia hanya bisa menunggu chat dari faris


Malamnya laila telah menyelesaikan sholatnya dan tak lupa meminum obatnya , tiba tiba terdengar suara notifikasi ternyata itu faris , apa yang terjadi denganku , mengapa jantungku berdegup kencang saat melihat chat itu dari faris , sifat dinginnya pun keluar


Faris. : assalamualaikum


Laila : iya waalaikumuslam

__ADS_1


Faris : baru hari ini aktif


Laila : emang iya


Faris. : traveling nggk ajak ajak


Laila : suasananya nggk menyenangkan tempat itu membosankan


Faris : apa yang membuat tempat itu nggk menyenangkan


Laila : banyak duka di tempat itu


Faris. : maksud kamu kuburan


Laila. : nggk kesitu juga kali


Faris : ciri cirinya mengarah ke situ


Laila : benar benar menyeramkan


Faris : kuburan itu akan menjadi tempat terbaik untuk orang orang yang beriman. , dan akan menjadi menyaramkan untuk mereka yg tak beriman


Laila : terdiam mendegar itu , karna posisi itu semakin dekat dengannya


Faris : oh iya laila ada hal yang ingin saya sampaikan


Laila : hmm tentang


Faris : maaf jika hal ini membuatmu terganggu


Laila. : mengenai


Faris : saya ingin melamarmu jika kamu bersedia saya akan datang bersama orang tuaku


Laila : ia mengingat penyakit yang di deritanya , ia takut tidak bisa memberikan yang terbaik untuk faris sebagai Seorang istri sholeha , ia juga tak mau merepotkan faris karna penyakitnya mau tidak mau menolaknya adalah keputusan terbaik , faris saya tak bisa menerima lamaranmu


Faris : alasannya


Laila : saya tidak bisa , saya bukan perempuan yang kau anggap baik tapi saya jauh dari kata baik

__ADS_1


__ADS_2