
Laila sedang mengecek kesehatannya di rumah sakit , nampaknya kondisi laila semakin mengkhawatirkan , namun apapun kata dokter akan penyakitnya. , ia tidak mempedulikannya , karna allah selalu bersamanya , tapi di satu sisi inilah yg menjadi alasan untuk saya menolak faris . Kk iwan melihat raut wajah penuh kesedihan pada adiknya ia pun menanyakan
Kk iwan : laila apa menganggu pikiranmu. , jangan terlalu di pikiran , ayo bicara sama kakak
Laila. : nggk kak laila baik baik saja. , nggk ada yang laila pikirkan
Kk iwan. : kamu tak bisa membohongi kakakmu , kakak sangat mengenalmu . , sekuat apapun kamu mencoba untuk tidak menampakkannya , kk bisa merasakan itu
Laila : kak sebenarnya laila sedang kenal dengan seorang lelaki dia pemuda yg baik , akhlaknya juga sangat baik , kita di pertemukan oleh allah lewat pernikahan saudah waktu itu , itupun karna ketidaksengajaan , dia namanya faris , laila bertemu dengan dia udah 2 kali sejak itu di mesjid baitul ilmi , karna profesinya sebagai fotografer kk naya mengundangnya , laila sempat berbicara dengannya ia menanyakan bebarapa hal kepada laila , dari situ laila sadar , ia orangnya begitu menghormati wanita , dan juga laila berkomunikasi denganya juga lewat wa , hingga di malam itu Faris mengatakan bahwa ia ingin melamar laila , tapi laila menolaknya , laila menolaknya bukan karna laila menganggapnya sebagai laki laki yang tak bisa membimbing laila menjadi wanita yg di rindukan surga. , namun penyakit yg di derita laila , laila memutuskan untuk mengiklaskannya
Kk iwan : laila allah sedang menguji cinta kalian , sekuat apa cinta itu di jaga untuk tidak sampai mendekati kemaksiatan , allah bisa saja memberikannmu penyakit untuk mempersatukan kalian berdua .
Kk iwan : jika allah sudah menghendaki sesuatu maka apapun itu tidak akn bisa menghalanginya , termasuk penyakitmu bukan penghalang jika allah sudah berkehendak untuk kau dan faris dapat bersama
Laila : kak begitupun dengan maut jika sudah tiba waktunya apapun itu tidak dapat menghalangi serta tidak bisa di hindari sejauh kita berlari , kematian akan tetap kita temui .
Kk iwan : iya laila , penyakit bukan hal yang membuat orang mati separah apapun penyakitnya jika mautnya belum allah kehendaki maka dia tidak mati karna penyakitnya , demikian orang yang tak memiliki penyakit juga pasti mati , bayi yang belum lahir bahkan sedetik tidak pernah melihat dunia juga bisa mati pabila mautnya telah menghampiri .
Laila : tapi tetap saja kak laila tidak ingin membebani faris dengan penyakit laila
Kk iwan : jika itu keputusannmu , kaka akan mendukung itu , tapi kenapa kau tidak beritahu faris akan penyakitmu
Laila : karna laila tidak ingin faris khawatir , laila ingin faris tau saya baik baik saja
Kk iwan : apa itu tidak memberatkanmu
Laila. : kak penyakit ini pemberian dari allah. , bisa jadi penyakit ini menjadi penggugur dosa dosa laila , apapun yang allah kasih pada laila. , laila akan menerimanya dengan lapang dada
Kk iwan : Allah mendengar ini. , dia sedang tersenyum kepadamu , kk hanya bisa berdoa yg terbaik untukkmu
Laila. : doa kak akan menjadi obat untuk kesembuhan laila
__ADS_1
Kk iwan : aamiin
Laila : aamiin ya allah
lega akhirnya sampai juga di rumah , laila dengan kaget melihat faris yang lagi duduk di teras rumahnya , kk nya pun menanyakan
Kk iwan : siapa laki laki itu
Laila : dengan gugup menjawab dialah faris kak
Yang tadi Laila ceritakan
Kk iwan : dia orangnya kenapa ia kesini
Laila : saya juga tidak tau kak
Kk iwan : assalamualaikum
Faris : Waalaikummusalam
Faris : untuk mendapatkan izin restu
Laila saat mendegar apa yang di katakan faris jantungnya menjadi tidak terkendali kenapa dia melakukan hal ini
Kk iwan : kalau begitu kita dibicarakan didalam , laila buatkan teh
Laila : iya kak
Kk iwan : dia udah tau namanya dari laila ( namun ia pura pura tidak tau ,baiklah siapa namamu
Faris : saya faris
__ADS_1
Saat itu laila mengantarkan secangkir teh panas kepada faris ,ia begitu menjaga pandangan sedetik ia tidak mengarahkan pandangannya pada faris , faris pun menjaga pandangnya
Kk iwan : pekerjaanmu
Faris : saya seorang fotografer
Kk iwan : restu apa yg kau maksud
Faris : restumu kepadaku saya ingin melamar adikmu laila
Kk iwan : saya tidak memilki hak untuk memutuskan jawabannya , itu semua haknya laila sebaiknya kita tanyakan dulu kepada laila apa ia menyetujui lamaran ini ,
Kk iwan. : laila sini ada hal yang ingin kakak tanyakan padamu
Laila : iya kak ada apa kak
Kk iwan : duduk dulu ,jadi kedatangan faris di sini ingin menghalalkanmu apakah kau bersedia
Laila : bismillah , maaf kk saya tidak menerima lamarannya , ia berusaha manahan air matanya saat mengatakan hal itu , saya harap udah jelas kak atas keputusanku ,
Kk iwan : apa kau sudah memikirkannya baik baik laila
Laila : iya kak , itulah keputusan laila ku harap faris dapat mengerti
Kk iwan : baiklah kalau seperti itu
Faris : saya menerima keputusanmu , tapi kak iwan boleh saya berbicara berdua saja dengn laila , saya akan jaga batasan saya , jadi kk iwan tidak perlu khawatir
Kk iwan : boleh , jangan lama takutnya terjadi fitnah
Faris : tenang aja kak setelah saya selesai bicara saya akan pulang
__ADS_1
Kk iwan pun meninggalkan mereka berdua
Faris : laila