Ungkapan Doa Untuk Dia

Ungkapan Doa Untuk Dia
Episode 7


__ADS_3

Laila sedang mengecek kesehatannya di rumah sakit , nampaknya kondisi laila semakin mengkhawatirkan , namun apapun kata dokter akan penyakitnya. , ia tidak mempedulikannya , karna allah selalu bersamanya , tapi di satu sisi inilah yg menjadi alasan untuk saya menolak faris . Kk iwan melihat raut wajah penuh kesedihan pada adiknya ia pun menanyakan


Kk iwan : laila apa menganggu pikiranmu. , jangan terlalu di pikiran , ayo bicara sama kakak


Laila. : nggk kak laila baik baik saja. , nggk ada yang laila pikirkan


Kk iwan. : kamu tak bisa membohongi kakakmu , kakak sangat mengenalmu . , sekuat apapun kamu mencoba untuk tidak menampakkannya , kk bisa merasakan itu


Laila : kak sebenarnya laila sedang kenal dengan seorang lelaki dia pemuda yg baik , akhlaknya juga sangat baik , kita di pertemukan oleh allah lewat pernikahan saudah waktu itu , itupun karna ketidaksengajaan , dia namanya faris , laila bertemu dengan dia udah 2 kali sejak itu di mesjid baitul ilmi , karna profesinya sebagai fotografer kk naya mengundangnya , laila sempat berbicara dengannya ia menanyakan bebarapa hal kepada laila , dari situ laila sadar , ia orangnya begitu menghormati wanita , dan juga laila berkomunikasi denganya juga lewat wa , hingga di malam itu Faris mengatakan bahwa ia ingin melamar laila , tapi laila menolaknya , laila menolaknya bukan karna laila menganggapnya sebagai laki laki yang tak bisa membimbing laila menjadi wanita yg di rindukan surga. , namun penyakit yg di derita laila , laila memutuskan untuk mengiklaskannya


Kk iwan : laila allah sedang menguji cinta kalian , sekuat apa cinta itu di jaga untuk tidak sampai mendekati kemaksiatan , allah bisa saja memberikannmu penyakit untuk mempersatukan kalian berdua .


Kk iwan : jika allah sudah menghendaki sesuatu maka apapun itu tidak akn bisa menghalanginya , termasuk penyakitmu bukan penghalang jika allah sudah berkehendak untuk kau dan faris dapat bersama


Laila : kak begitupun dengan maut jika sudah tiba waktunya apapun itu tidak dapat menghalangi serta tidak bisa di hindari sejauh kita berlari , kematian akan tetap kita temui .


Kk iwan : iya laila , penyakit bukan hal yang membuat orang mati separah apapun penyakitnya jika mautnya belum allah kehendaki maka dia tidak mati karna penyakitnya , demikian orang yang tak memiliki penyakit juga pasti mati , bayi yang belum lahir bahkan sedetik tidak pernah melihat dunia juga bisa mati pabila mautnya telah menghampiri .


Laila : tapi tetap saja kak laila tidak ingin membebani faris dengan penyakit laila


Kk iwan : jika itu keputusannmu , kaka akan mendukung itu , tapi kenapa kau tidak beritahu faris akan penyakitmu


Laila : karna laila tidak ingin faris khawatir , laila ingin faris tau saya baik baik saja


Kk iwan : apa itu tidak memberatkanmu


Laila. : kak penyakit ini pemberian dari allah. , bisa jadi penyakit ini menjadi penggugur dosa dosa laila , apapun yang allah kasih pada laila. , laila akan menerimanya dengan lapang dada


Kk iwan : Allah mendengar ini. , dia sedang tersenyum kepadamu , kk hanya bisa berdoa yg terbaik untukkmu


Laila. : doa kak akan menjadi obat untuk kesembuhan laila

__ADS_1


Kk iwan : aamiin


Laila : aamiin ya allah


lega akhirnya sampai juga di rumah , laila dengan kaget melihat faris yang lagi duduk di teras rumahnya , kk nya pun menanyakan


Kk iwan : siapa laki laki itu


Laila : dengan gugup menjawab dialah faris kak


Yang tadi Laila ceritakan


Kk iwan : dia orangnya kenapa ia kesini


Laila : saya juga tidak tau kak


Kk iwan : assalamualaikum


Faris : Waalaikummusalam


Faris : untuk mendapatkan izin restu


Laila saat mendegar apa yang di katakan faris jantungnya menjadi tidak terkendali kenapa dia melakukan hal ini


Kk iwan : kalau begitu kita dibicarakan didalam , laila buatkan teh


Laila : iya kak


Kk iwan : dia udah tau namanya dari laila ( namun ia pura pura tidak tau ,baiklah siapa namamu


Faris : saya faris

__ADS_1


Saat itu laila mengantarkan secangkir teh panas kepada faris ,ia begitu menjaga pandangan sedetik ia tidak mengarahkan pandangannya pada faris , faris pun menjaga pandangnya


Kk iwan : pekerjaanmu


Faris : saya seorang fotografer


Kk iwan : restu apa yg kau maksud


Faris : restumu kepadaku saya ingin melamar adikmu laila


Kk iwan : saya tidak memilki hak untuk memutuskan jawabannya , itu semua haknya laila sebaiknya kita tanyakan dulu kepada laila apa ia menyetujui lamaran ini ,


Kk iwan. : laila sini ada hal yang ingin kakak tanyakan padamu


Laila : iya kak ada apa kak


Kk iwan : duduk dulu ,jadi kedatangan faris di sini ingin menghalalkanmu apakah kau bersedia


Laila : bismillah , maaf kk saya tidak menerima lamarannya , ia berusaha manahan air matanya saat mengatakan hal itu , saya harap udah jelas kak atas keputusanku ,


Kk iwan : apa kau sudah memikirkannya baik baik laila


Laila : iya kak , itulah keputusan laila ku harap faris dapat mengerti


Kk iwan : baiklah kalau seperti itu


Faris : saya menerima keputusanmu , tapi kak iwan boleh saya berbicara berdua saja dengn laila , saya akan jaga batasan saya , jadi kk iwan tidak perlu khawatir


Kk iwan : boleh , jangan lama takutnya terjadi fitnah


Faris : tenang aja kak setelah saya selesai bicara saya akan pulang

__ADS_1


Kk iwan pun meninggalkan mereka berdua


Faris : laila


__ADS_2