
Kk iwan : yang melihat kondisi laila yang sudah tak lama untuk bertahan , ia memuskan untuk menelpon faris menggukan hp laila , namun beberapa kali menghubungi faris , tapi nggk ada jawaban dari faris , disaat kondisi yg seperti ini kenapa faris tidak mengangkat telponya
Dokter pun memanggil kk iwan ,
Kk iwan : iya dok
Dokter : untuk hasil pemeriksan diagnosis kankernya sudah merusak paru parunya , hanya mengharapkan alat bantu pernafasan , itu tidak bertahan lama , berdoalah semoga ada keajaiban
Kk iwan : ya allah tolong sembuhkanlah penyakit adik.hamba , hamba tidak bisa apa apa namun kau maha segalanya , berikanlah kesembuhan ya allah
Kk iwan pun menelpon faris lagi , kedua kalinya faris pun mengangkat , iya assalamualaikum , waalaikummusalam ,
Faris : eh kk iwan ada apa kak
Kk iwan : laila " faris
Faris : iya ada apa dengan laila dia baik baik saja kan
Kk iwan : laila di rumah sakit kondisinya kritis
Faris : astagfirullah sakit apa laila sampai separah itu
Kk iwan : kamu segara ke sini biar saya ceritakan semuanya kepada faris
Faris : iya kk
Kk iwan hati hati faris
Dalam perjalanan faris ke rumah sakit dengan persaan khawatir akan keadaan laila , laju kendaraan mencapai 140 kecepatan layaknya seorang pembalap , hanya memakan 5 menit telah sampai ke rumah sakit , langsung menemui kk iwan ,
Kk iwan yang melihat faris dengan nafas ngos ngosan
Faris : kk bagimana kedaan laila
__ADS_1
Kk iwan : masih koma ris
Faris : kenapa udah separah baru ngasih tau
Kk iwan : laila yang nggk mau faris tau akan kankernya , sebenarnya faris sejak awal kamu mau jadikan laila sebagai istrinya dia begitu mau , hanya saja karna penyakitnya ia menolak lamaran kamu sebab ia nggk mau suatu hari nanti ia hanya merepotkanmu saja , menyusahkanmu saja , membebani kamu saja , ia ingin menjadi istri yang menyenangi hati dengan merawatnya bukan sebaliknya , makanya laila memutuskan untuk tidak bersamamu karna mengingat penyakitnya
Faris : menangis mendengar semua itu , saya akan selalu menerima laila apapun itu
Kk iwan : sekarang dia hanya terbaring
Faris : kak izinkan saya menikahi laila sekarang juga
Kk iwan : bagaimana mungkin faris , laila sedang koma , jangan melakukan hal itu situasinya maish belum tepat
Faris : saya nggk peduli izinkan saya merawat laila sebagai suaminya
Kk iwan : apa kau yakin faris
Faris : jika saya tidak yakin saya tidak akan melakukan ini
Faris : baiklah kak , ia pun menghubungi orang tuanya
Kk iwan : pun menemui dokter
Dokter : dengan kakaknya laila , ada keperluan apa
Kk iwan : menjelaskan semuanya kepada dokter
Dokter : terharu mendegar itu namun ini beresiko dan cukup rumit ,
Kk iwan : bantu saya dok ini impian adik saya , dia ingin bersama dengan orang yang ia cintai , tapi dok yang menyiapkannya tidak boleh ada seorang laki laki , semuanya harus seorang wanita , untuk menjaga apa yang di jaga oleh adik saya dengan keistiqomahanya yaitu cadarnya
Dokter : yang merasa simpati pada kk iwan apalagi ini keinginan pasien ia pun mengizinkannya
__ADS_1
Kk iwan : terimah kasih dok
Semua tim medis pun pun telah siap , saking terjaganya tidak di izinkan dokter ihwan untuk masuk kecuali mahramnya saja , para tim media pun mengganti pakain laila dengan gaun pengantin yang indah , dan juga menghiasi wajah laila dengan make up
Para tim medis benar benar terpukau akan kecantikan laila yang sangat cantik , wajahnya yang bersih , matanya yang indah , maa sya allah sempurna sekali kecantikannya , dia begitu berparas surga , wajahnya pun bercahaya, para tim media memuji kecantikan laila , semuanya sudah siap ruangannya pun telah di dekor ,
Kk iwan yang melihat di balik kaca pintu , dia tak kuasa menahan air matanya , ingin sekali melihat laila menikmati pernikahannya , melihat ia tersenyum , menyambut tamu yang datang , penuh kebahagiaan , tapi momen pernikahannya penuh akan keharuan , bahkan ia tidak tau akan menikah dengan Faris hari ini , ya allah sadarkan laila agar ia merasakan pernikahannya .
Dokter pun keluar
Kk iwan : udah siap dok
Dokter dan tim medis : semuanya telah siap
Kk iwan : alhamdulillah dengan air mata terimah kasih dok telah membantu
Faris dan orang tuanya pun datang bersama penghulu , saudah juga bersama suaminya ,
Kk iwan yang melihat itu sudah tak bisa lagi menahan derai air matanya
Faris : udah kak jangan menangis kita harus bahagia , bismillah boleh kita mulai kak
Kk iwan : alhamdulilah laila beruntung memiliki laki laki sebaik dirimu , untuk kedua orang tua faris , terimah kasih atas restunya
Orang tua faris : iya kami juga begitu beruntung mempunyai menantu seprti laila , faris bercerita banyak tentang laila
Kk iwan. : baiklah karna semuanya telah hadir kita mulai ijab kabulnya
Di ruangan laila yang mengharukan faris melihat laila dengan gaun pernikahannya yg indah , wajah laila yang di tutupi kain , membuat faris , begitu kagum bahkan ia yng tak sadarkan diri maish di jaga oleh allah wajahnya .
Semuanya sudah duduk penghulu pun telah siap
Penghulu : faris apakah kamu sudah siap
__ADS_1
Faris. : menghelakkan nafanya dalam dalam sembari