Ungkapan Doa Untuk Dia

Ungkapan Doa Untuk Dia
Episode 9


__ADS_3

Kk iwan : yang melihat kondisi laila yang sudah tak lama untuk bertahan , ia memuskan untuk menelpon faris menggukan hp laila , namun beberapa kali menghubungi faris , tapi nggk ada jawaban dari faris , disaat kondisi yg seperti ini kenapa faris tidak mengangkat telponya


Dokter pun memanggil kk iwan ,


Kk iwan : iya dok


Dokter : untuk hasil pemeriksan diagnosis kankernya sudah merusak paru parunya , hanya mengharapkan alat bantu pernafasan , itu tidak bertahan lama , berdoalah semoga ada keajaiban


Kk iwan : ya allah tolong sembuhkanlah penyakit adik.hamba , hamba tidak bisa apa apa namun kau maha segalanya , berikanlah kesembuhan ya allah


Kk iwan pun menelpon faris lagi , kedua kalinya faris pun mengangkat , iya assalamualaikum , waalaikummusalam ,


Faris : eh kk iwan ada apa kak


Kk iwan : laila " faris


Faris : iya ada apa dengan laila dia baik baik saja kan


Kk iwan : laila di rumah sakit kondisinya kritis


Faris : astagfirullah sakit apa laila sampai separah itu


Kk iwan : kamu segara ke sini biar saya ceritakan semuanya kepada faris


Faris : iya kk


Kk iwan hati hati faris


Dalam perjalanan faris ke rumah sakit dengan persaan khawatir akan keadaan laila , laju kendaraan mencapai 140 kecepatan layaknya seorang pembalap , hanya memakan 5 menit telah sampai ke rumah sakit , langsung menemui kk iwan ,


Kk iwan yang melihat faris dengan nafas ngos ngosan


Faris : kk bagimana kedaan laila

__ADS_1


Kk iwan : masih koma ris


Faris : kenapa udah separah baru ngasih tau


Kk iwan : laila yang nggk mau faris tau akan kankernya , sebenarnya faris sejak awal kamu mau jadikan laila sebagai istrinya dia begitu mau , hanya saja karna penyakitnya ia menolak lamaran kamu sebab ia nggk mau suatu hari nanti ia hanya merepotkanmu saja , menyusahkanmu saja , membebani kamu saja , ia ingin menjadi istri yang menyenangi hati dengan merawatnya bukan sebaliknya , makanya laila memutuskan untuk tidak bersamamu karna mengingat penyakitnya


Faris : menangis mendengar semua itu , saya akan selalu menerima laila apapun itu


Kk iwan : sekarang dia hanya terbaring


Faris : kak izinkan saya menikahi laila sekarang juga


Kk iwan : bagaimana mungkin faris , laila sedang koma , jangan melakukan hal itu situasinya maish belum tepat


Faris : saya nggk peduli izinkan saya merawat laila sebagai suaminya


Kk iwan : apa kau yakin faris


Faris : jika saya tidak yakin saya tidak akan melakukan ini


Faris : baiklah kak , ia pun menghubungi orang tuanya


Kk iwan : pun menemui dokter


Dokter : dengan kakaknya laila , ada keperluan apa


Kk iwan : menjelaskan semuanya kepada dokter


Dokter : terharu mendegar itu namun ini beresiko dan cukup rumit ,


Kk iwan : bantu saya dok ini impian adik saya , dia ingin bersama dengan orang yang ia cintai , tapi dok yang menyiapkannya tidak boleh ada seorang laki laki , semuanya harus seorang wanita , untuk menjaga apa yang di jaga oleh adik saya dengan keistiqomahanya yaitu cadarnya


Dokter : yang merasa simpati pada kk iwan apalagi ini keinginan pasien ia pun mengizinkannya

__ADS_1


Kk iwan : terimah kasih dok


Semua tim medis pun pun telah siap , saking terjaganya tidak di izinkan dokter ihwan untuk masuk kecuali mahramnya saja , para tim media pun mengganti pakain laila dengan gaun pengantin yang indah , dan juga menghiasi wajah laila dengan make up


Para tim medis benar benar terpukau akan kecantikan laila yang sangat cantik , wajahnya yang bersih , matanya yang indah , maa sya allah sempurna sekali kecantikannya , dia begitu berparas surga , wajahnya pun bercahaya, para tim media memuji kecantikan laila , semuanya sudah siap ruangannya pun telah di dekor ,


Kk iwan yang melihat di balik kaca pintu , dia tak kuasa menahan air matanya , ingin sekali melihat laila menikmati pernikahannya , melihat ia tersenyum , menyambut tamu yang datang , penuh kebahagiaan , tapi momen pernikahannya penuh akan keharuan , bahkan ia tidak tau akan menikah dengan Faris hari ini , ya allah sadarkan laila agar ia merasakan pernikahannya .


Dokter pun keluar


Kk iwan : udah siap dok


Dokter dan tim medis : semuanya telah siap


Kk iwan : alhamdulillah dengan air mata terimah kasih dok telah membantu


Faris dan orang tuanya pun datang bersama penghulu , saudah juga bersama suaminya ,


Kk iwan yang melihat itu sudah tak bisa lagi menahan derai air matanya


Faris : udah kak jangan menangis kita harus bahagia , bismillah boleh kita mulai kak


Kk iwan : alhamdulilah laila beruntung memiliki laki laki sebaik dirimu , untuk kedua orang tua faris , terimah kasih atas restunya


Orang tua faris : iya kami juga begitu beruntung mempunyai menantu seprti laila , faris bercerita banyak tentang laila


Kk iwan. : baiklah karna semuanya telah hadir kita mulai ijab kabulnya


Di ruangan laila yang mengharukan faris melihat laila dengan gaun pernikahannya yg indah , wajah laila yang di tutupi kain , membuat faris , begitu kagum bahkan ia yng tak sadarkan diri maish di jaga oleh allah wajahnya .


Semuanya sudah duduk penghulu pun telah siap


Penghulu : faris apakah kamu sudah siap

__ADS_1


Faris. : menghelakkan nafanya dalam dalam sembari


__ADS_2