UNTRUST

UNTRUST
TAMU YANG TAK TERDUGA


__ADS_3

Hujan pun turun , dan Cyborg yang pingsan sudah sadar


Ia pun merenungi kekalahannya , ia merasa tak berguna , dan malu terhadap dirinya dan juga Demon


Lalu sesorang dengan membawa payung datang menghampiri Cyborg


" apa suka hujan hujanan ?? "


Cyborg pun mencoba melihat siapa yang bicara


" Rain ? "


" maaf aku tidak berguna !! "


Rain pun tersenyum


" memang ! "


" tapi setidaknya kau sudah berusaha meskipun kalah ! "


Lalu Rain bertannya


" jadi sekarang kau ingin bangun sendiri atau aku bantu !! "


Cyborg pun menjawab


" terimakasih , tapi untuk saat ini aku ingin seperti ini dulu "


" pergilah aku baik saja ! "


Lalu Rain pun berkata


" baiklah kalau begitu, "


Rain pun pergi meninggalkan Cyborg yang masih terbaring di tanah


* Besoknya *


Bigo pun disambut oleh teman teman L dan Bigo pun langsung bisa akrab dengan semuanya


Lalu Dan bertannya kepada Bigo


" Bigo gua ingin tanya , L dulu bagaimana ? "


Lalu Bigo pun berpikir


" Hmm.. Gimana ya ? "


" dia itu orangnya keras kepala ! "


" dia tidak suka diperintah ! "


" dan dia suka menantang orang untuk bertarung dengannya ! "


" tapi dia pemalu , dia tidak pandai mencari teman , tapi kalau mencari musuh hmm, tidak perlu dipertannyakan, "

__ADS_1


Lalu L pun


" sudahlah itu masa laluku ! "


Seketika mereka tertawa , dan untuk pertama kalinya L juga tertawa bahagia


Di depan Gerbang sekolah terlihat seseorang memasuki sekolah


ia pun masuk gedung sekolah dan berjalan dengan santai


Dan setiap orang yang melihatnya terkejut dan memberikan hormat


lalu ia pun melewati kelas L , seketika semua datang melihat sosok itu


lalu salah satu murid ada yang berkata


" bukan kah itu ? "


Lalu L pun menyahutinya


" Dokter Han ! "


Dokter Han pun melihat L dan menyapanya dengan senyuman


L pun membalas sapaan Dokter Han


lalu Dokter Han berjalan menuju ke atas tempat Tim The Broken


Saat penjaga gerbang melihtanya mereka pun langsung mempersilahkan masuk


Mereka pun berdiri dan memberikan Hormat


" Selamat datang Senior Han !! "


Dokter Han pun tersenyum kepada mereka lalu ia masuk ke sebuah ruangan yang agak gelap


Lalu disana ada barrack yang sedang duduk dan seseorang yang bermain dengan kalung namun tidak diperlihatkan wajahnya


Lalu ada sesorang yang duduk di kursi seperti singgahsana Raja


" suatu kehormatan mendapat kunjungan darimu senior Han, "


Han pun tersenyum


" bagaimana kabar kalian ? "


Lalu Barrack


" semua baik saja ! "


Lalu orang misterius yang bermain dengan kalung itu bertanya


" apa gerangan yang membuat Senior Han datang mengunjungi kami ? "


Han pun teraenyum

__ADS_1


" aku dengar ada peperangan perebutan tahta lagi , aku jadi penasaran ?! "


" apa dia sangat kuat ? "


Lalu Barrack menjawab


" aku rasa , karena dia sudah mengalahkan penjaga gerbang dan 2 kapten ! "


" dan aku rasa mungkin dia memang berpotensi menjadi Raja ! "


Lalu orang yang bermain kalung menyanggah omongan itu


" tidak akan semudah itu , dia tidak akan pernah bisa menjadi Raja !! "


Lalu Han pun tersenyum dan pamit


" baiklah , aku pergi dulu , semoga kalian berhasil mempertahankan kingdom "


Lalu Sosok yang duduk di singgasana memanggil Han


" Senior Han , terimakasih , karena sudah membantu semua murid disini ! "


Lalu Han tersenyum namun tidak menoleh


" itu lah kingdom bukan hanya tentang kekuatan dan siapa yang terkuat "


" tapi juga tentang sebuah ikatan "


Lalu Han pun keluar dari ruangan


dan semua murid yang diluar ruangan memberi hormat lagi


Lalu Han menghampiri Spear dan menepuk bahunya


" sebagai senjata kingdom kau harus sangat tajam hingga dapat menebas musuhmu "


Spear yang mendengar itu merasa semangat


" Siap Senior Han !!"


Lalu senior Han pun turun dan meninggalkan ruangan itu


Dibawah ia bertemu L


Ia pun memberitahu L untuk percaya dengan tekad dan teman temannya


L pun menganggukkan kepala


Lalu Han pun pergi keluar dari gedung sekolah


Lalu saat ia akan keluar dari gerbang ia melihat sekolah itu dan sedikit menitihkan air mata


Mungkin ia terharu mengenang kenangan nya di sekolah


Lalu ia pun berjalan meninggalkan sekolah

__ADS_1


__ADS_2