
L pun berusaha bangkit lalu ia pun melakukan peregangan untuk menghilangkan rasa sakit di punggungnya
" sebentar beri aku waktu "
" satu... Dua.. Tiga ..empat..lima.."
Semua pun hanya terdiam heran dan bingung
lalu Don bertannya
" apa yang dilakukan L "
Lalu Dan menyahutinya
" apa dia sedang melakukan peregangan "
Dice yang tadinya tersenyum menjadi bingung dan tidak mengerti
" apa , aku tidak paham "
Setelah melakukan pergengan L pun kembali dalam posisi siap bertarung
" ayo sini , gua belum kalah "
Lalu Spear dengan marah mulai menyerang L lagi ia menusuk L dengan tangan nya bertubi tubi
"wush..sleb..wush..sleb..wush..sleeb..wussh..sleeb..wush.sleeb..wus.. Sleeb..wush.slebb "
L pun berusaha menangkis serangan itu dengan tangannya , namun tidak semua serangan bisa ia tangkis
" Dak..dak..dak..dak..dak..dak..dak "
serangan tusukkan tangan spears semakin cepat
L pun hampir kewalahan , lalu ia meleset menangkis serangan Spears
Dan membuka celah tubuhnya , melihat itu Spear menambah kekuatan dan kecepatan pada serangannya
Spear pun berhasil menusuk L berkali kali dengan tangannya
hingga L memgeluarkan banyak darah dari mulutnya dan lebam biru di badannya
Lalu dengan sekuat tenaga ia menusuk perut L dengan tangannya
" wuusshh...sleebbb "
" ukh "
L pun tertunduk jatuh , lalu saat ia akan jatuh ke tanah ia menahannya dengan telapak tangan
" gua tidak boleh kalah "
Penonton pun bersorak dengan kerass
" woooohhh "
__ADS_1
Sementara 3 jendral hanya diam
Dice kegirangan melihat itu
" yes..yes..yes , ini semakin menarik "
Sementara teman L sangat khawatir , terlihat dari wajah mereka yang cemas
Lalu L pun berusaha bangkit ia pun memejamkan matanya dan fokus
Ia pun memperhatikan setiap detail Spears
Lalu L pun tersenyum seakan ia sudah tahu apa yang harus ia lakukan
lalu Spears tersenyum
" hmm..lu bener bener "
" baiklah akan gua habisin lu "
Ia pun menyerang L dengan serangan yang sama
saat tusukan tangan Spear hampir mendekat ke tubuhnya L langsung menangkap tangan spears
Lalu ia pun mempelintir tangan Spear , hingga posisi badan Spear terbalik
Setelah itu L sekuat tenaga memukul lengan tangan Spear dengan keras
" Buuuk "
Spears pun berteriak
Seketika semua orang terkejut termasuk 3 jendral dan Dice
Lalu L menendang lutut belakang Spears hingga ia tertunduk
" duk "
Spear pun berusaha melepaskan diri , lalu Spear menendang ke atas ke arah L dengan kaki satunya
Hingga L terhentak
dan saat lepas Spears berusaha berdiri sambil merintih kesakitan di tangannya
" err..akh..akh..akh..akh "
" sialan kau , kau mematahkan tanganku "
L pun hanya tersenyum mengejek
Spear pin semakin marah lalu ia memyerang L dengan dengan satu tangan
Ia menyerang L dengan jurus pamungkasnyaj
Ia pun mencoba menusuk kepala L dengan tangannya secepat dan sekuat tenaga
__ADS_1
Namun saat ujung jari Spear berada tepat di depan mata L
L segera menangkap tangan Spear
lalu L tersenyum dan spear pun terkejut
" mustahil, bagaimana kau bisa menangkap seranganku yang sangat cepat ini "
Para jendral pun terkejut
Nerd pun berkata
" mustahil tidak ada yang bisa mengalahkan serangan itu "
Lalu Rain juga heran
" benar tombak kilat milik Spears sangat cepat dan tidak terlihat "
Dice pun tersenyum
" mengejutkan "
Lalu L segera meremas tangan Spear dan dengan sekuat tenaga ia mematahkan lengan Spears dengan sikutnya
" dakk "
Spears pun berteriak
" Aaaaaakhh "
spear pun tidak bisa menggunakan serangannya lagi
Melihat kesempatan itu L segera menyerang habis habis san Spear
Ia memukuli dan menendangnya bertubi tubi tanpa ampun
"buk..dukk..buk..dak...buk..duk..buk..dak..buk buk..dak.."
Spear pun babak belur ia pun hampir tidak kuat lagi
Lalu L dengan sekuat tenaga menegepalkan tangannya
Meninju Spear hingga terpental
" Bukk "
Spears pun pingsan dengan tubuh yang babak belur
Lalu L pun tersenyum
Lalu ia melihat ke arah ke 3 jendral sambil mengacungkan jari tengah
Melihat hal itu ke tiga jendral menjadi kesal
Lalu L berjalan meninggalkan tempat itu
__ADS_1