
* Di rumah sakit *
L yang sudah sedar dalam keadaan lemah dan kepala yang diperban
Sedikit terdiam , ia malu dengan kesombongannya yang telah meremehkan Lawannya yang membuat ia jadi kalah
Ia pun hanya diam meskipun teman temanya mengajaknya bicara
Lalu ia pun bangun dari tempat tidur dan ingin keluar
Lalu Bigo pyn bertannya
" L lu mau kemana ? "
L pun tidak menajwab dan pergi begitu saja meninggalkan mereka
Lalu Xo pun mengikutinya sementara Dan memberitahu dokter Han
L pun berjalan jalan di rumah sakit dengan kondisi ttubuh yang lemah ,
Sekarang ia berada dibawah pohon taman rumah sakit
Ia pun melampiaskan amarahnya dengan memukul mukul pohon itu
" sial..Bukk..sial..bukkk...sial..bukk.bangsat...
bukk "
" haaaaaaaa "
lalu dari belakang ada yang menyentuh bahu L
Dan saat menileh ternyata orang itu adalah dokter Han
" memukuli pohon tidak akan merubah apa yang terjadi "
L pun dengan sedikit menangis berkata
" aku melakukan kesalahan yang membuatku malu sendiri "
Lalu dokter han berkata
" ya.. Terkadang saat kita merasa bahwa kita lebih hebat dari lainnya , kita akan merendahkan orang lain "
" namun saat kita dikalahkan oleh orang yang kita rendahkan , kita menjadi sangat malu "
" itulah mengapa ada pepatah jangan pernah melihat dari luarnya "
" tapi bukan berarti dia yang terkuat pasti masih ada yang lebih kuat lagi darinya "
" kau belum kalah , jika kau berusaha maka kau akan bisa mengalahkannya, jangan menyerah"
" tapi ingatlah satu hal penting , hormati
lawanmu seperti kau menghormati dirimu "
Lalu dokter han membawa L kemabali ke ruangannya
Di dilam ruangan L dirawat ,ada Bigo dan yang lainnya
Lalu dokter han pun memriksa kondisi L dan memasang infusnya lagi
__ADS_1
" aku rasa tidak ada maslah , beristirahatlah "
L pun tertidur
* Sementara Di sekolah *
Mereka pun merayakan kemenangan Nerd yang berhasil mengalahkan L
Lalu tiba..tibaa
Shadow berkata
" meskipun Nerd menang sebaiknya kita tetap harus siap , kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya "
Nerd pun seruju dnegan argumen shadow
" benar , L bukan sosok yang mudah menyerah , semangat dan tekadnya sangatlah kuat "
tapi Rain berkata
" meskipun begitu , tetap akan membutuhkan waktu agak lama untuk pemulihannya "
" tapi kau tetap harus tetap waspada , jika sewaktu waktu dia menyerang lagi "
Mereka semua pun mengangguk sambil tersenyum, juga Nerd
* Di rumah Sakit *
L tidak tahan di kurung di ruangannya , ia merasa bosan , ia pun memutuskan untuk keluar menacari udara segar
Namun ia tidak izin pihak rumah sakit
Ia pun keluar dari rumah sakit dan melihat orang berjualan makanan
Ia pun mengahampiri penjual itu
lalu L pun bertanya
" permisi.. Boleh aku minta sedikit makanannya aku sangat lapar "
Penjual makanan pun menyuruh L untuk duduk dan menunggu
" silahkan duduk dan tunggu aku akan membuatkan makanannya "
Lalu penjual itu pun membuat makananya
setelah selesai ia menyajikannya ke L
Dan kita diperlihatkan wajahnya dan ternyata ia adalah
Barrack
" ini makanannya "
Lalu L pun jujur
" maaf tapi bisakah aku hutang dulu aku lupa membawa uang "
Lalu Barrack pun berkata
" manusiakah aku... Jika aku minta uang dari orang sakit "
__ADS_1
" makanlah... tidak usah dipikirkan "
" ini gratis "
L pun tersenyum bahagia
" terimakasih "
L pun memakanya dengan lahap
Lalu Barrack bertannya
" kau sudah tidak makan berapa hari "
Lalu L berkata
" 1 hari karena aku tidak sadarkan diri di rumah sakit "
" karena aku kalah bertarung "
Lalu L berkata
" wajahmu tidak asing "
" apa kita pernah bertemu "
lalu Barrack berkata
" ya aku pernah melihatmu bertarung di sekolah itu "
L pun terkejut
" berarti kau juga murid di sekolah itu "
Barrack pun menganggukkan kepala
" tapi kenapa aku tidak pernah bertemu denganmu "
Lalu Barrack menjawab
" aku jarang pergi sekolah "
Lalu L bertannya
" kenapa "
Lalu Barrack pun menjelaskan
" aku harus mencari uang untuk membiayai kehidupan kelaurgaku juga sekolah adik adikku "
" karena itu aku jarang pergi ke sekolah "
L pun paham
" ohhh.. "
Lalu L pun bertannya
" oh ya nama mu siapa ? "
Barrack pun menajwab
__ADS_1
" panggil saja aku Rack "
lalu mereka pun mulai akrab