
BAB 17 KENAIKAN KELAS
ujian pun telah selesai waktunya mereka membagikan rapot dan melihat hasil yang ia dapat selama ini pada massa belajar.
" wah nggak terasa yah Ndah sebentar lagi kita akan naik ke kelas 11 SMA dan kira - kira di kelas kita nanti siapa ya yang akan menjadi juara ."
" ia Zer dan sebentar lagi juga kita akan tamat dan meninggalkan sekolah ini buat selama - lama nya ."
mereka semua sangat penasaran sekali terhadap nilai rapot nya apakah naik atau tidak.
" gimana yah Zer sama hasil ulangan kita selama ini apakah hasil nya memuaskan atau tidak saya penasaran sekali nih ."
" yang penting kita sudah berusaha dan berdoa yakin aja usaha tidak akan pernah menghianati hasil dan selebihnya kita serahkan sama allah ."
Habib juga bingung apakah ia bisa mendapatkan juara atau tidak karena disekolah tersebut banyak saingan nya yang Habib lakukan hanyalah berikhtiar kepada allah .
" Bib kamu kenapa bengong saya lihat kamu dari tadi jalan nya maju mundur ada hal apa yang sedang kamu pikirkan Bib ."
" saya bingung sekali Mad apakah saya bisa menjadi juara bertahan disekolah ini atau tidak karena saya ingin sekali Mad bisa mendapatkan beasiswa buat melanjutkan sekolah ke kota tarim hadramaut yaman ."
" saya yakin kok Bib kamu pasti menjadi juara disekolah ini karena kamu itu orang nya pintar ."
semua guru pun melakukan rapat disekolah untuk menentukan siapa yang layak menjadi juara dan siapa yang layak naik ke kelas atau tidak.
" anak - anak sekarang kalian silahkan pulang ke rumah masing - masing ya karena semua guru mau mengadakan rapat buat kenaikan kelas jadi kalian semua di izinkan buat pulang ." perintah Pak Ridho kepada siswa dan siswi nya.
siswa dan siswi pun di izinkan oleh semua guru buat pulang ke rumah dan mereka semua pun pulang kerumah nya masing - masing.
" anak - anak besok kalian semua sudah membagikan rapot jangan lupa bawa oleh - oleh nya untuk semua guru ." pesan grup whatsapp dari Pak Ridho terhadap semua anak murid nya.
" ia Pak besok bagi rapot harus membawa wali atau tidak ya ." tanya mereka serentak via grup whatsapp.
" tidak Nak hanya kalian sendiri yang datang mengambil rapot tersebut.
__ADS_1
hari pun begitu cepat berganti tidak terasa hari pembagian rapot akan segera dimulai mereka semua terlihat sangat tegang dan ternyata mereka semua naik kelas .
" Habib, Ahmad, dan Nadhif silahkan maju kedepan ." panggil Pak Ridho.
dan mereka bertiga pun maju kedepan karena di panggil oleh pak Ridho untuk mengambil rapot tersebut.
" juara pertama untuk kelas 11 jatuh kepada Habib, dan yang juara kedua Ahmad juara ketiga adalah Nadhif selamat yah nak untuk kalian bertiga ya Nak ."
" dan untuk anak kelas 10 yang menjadi juara jatuh kepada Zerina selamat Zer kamu mendapatkan juara pertama, juara ke dua yaitu Indah dan juara yang ketiga Rindi selamat yah Nak buat kalian bertiga ."
mereka berenam pun tidak menyangka kalau ia akan menjadi juara dan mereka pun sangat senang terhadap nilai yang mereka dapatkan karena hasilnya memuaskan.
" alhamdulillah yah Ndah hasil nilai rapot kita memuaskan ternyata emang benar yah usaha tidak akan pernah menghianati hasil ."
" ia Zer saya juga tidak menyangka kalau saya akan menjadi juara seperti ini jadi kita harus banyak - banyak bersyukur kepada allah."
Zerina pun naik ke kelas 11 sedangkan Habib naik ke kelas 12 sebentar lagi ia akan tamat dan meninggalkan sekolah tersebut.
" hmm belum tahu Pak mau liburan kemana mungkin cuman dirumah aja liburan nya ."
pembagian rapot pun telah selesai waktunya mereka pulang ke rumahnya masing - masing untuk melaksanakan liburan yang panjang.
" Bib gimana sama nilai rapot kamu apakah hasil nya memuaskan ya ." tanya Umi Fatimah terhadap Habib.
" ia alhamdulillah hasil nya memuaskan Mi dan Abib mendapatkan juara satu di sekolah Mi ."
Umi dan Abi nya pun sangat bahagia sekali mempunyai seorang anak yang sholeh dan pintar seperti Habib.
" wah selamat yah Nak Umi senang sekali mendengar nya semoga kedepan nya nilai kamu semakin bagus ya ."
" ia Mi Aamiin allahumma Aamiin makasih buat Umi dan Abi yang selalu mendoakan Abib ya ."
Habib pun berterimakasih sekali terhadap Umi dan Abi nya yang selalu mendoakan dia tetapi Habib terus berusaha untuk mewujudkan impian dan cita-cita nya selama ini.
__ADS_1
" ia Nak sama - sama dan Umi juga bersyukur karena telah berhasil mendidik kamu menjadi anak yang sholeh agar bisa membantu Umi dan Abi di akhirat nanti ."
dan Habib pun melaksanakan kegiatan mengajar dipondok pesantren untuk mendalami ilmu agama nya dan tidak lama lagi anak - anak pondok akan membagikan rapot hasil ia belajar selama ini.
" Bi apakah anak - anak di pondok sudah pada ujian semua ya ." tanya Habib terhadap Abi nya.
" ia alhamdulillah mereka semua sudah selesai melaksanakan kegiatan ujian sebentar lagi juga mereka akan libur panjang ."
" wah alhamdulillah ya Bi kalau ujian mereka telah selesai semua ."
Habib pun sangat senang mendengar anak -anak pondok akan libur diwaktu libur pun Habib akan banyak menghabiskan waktu nya buat berkumpul bersama keluarga tercinta.
" wah akan banyak berkumpul waktu sama keluarga ya Bi ."
" ia Nak alhamdulillah karena jarang sekali yah kita bisa berkumpul seperti ini ."
Habib pun sangat bersyukur karena banyak memberikan waktu luang nya untuk keluarga dan anak - anak pondok pun sudah selesai membagikan rapot waktu nya mereka akan liburan juga.
" kamu ingin jalan - jalan dan liburan nggak Nak mumpung kita ada waktu luang ." tanya Abi nya terhadap Habib.
" hmm kayak nya nggak deh Bi mending kita dirumah aja Abib lagi males buat keluar Mi Bi"
mereka pun melaksanakan kegiatan libur hanya dirumah saja Karena Habib males buat jalan kemana - mana dan Abi nya pun memberikan sepries buat Habib untuk jalan - jalan dan liburan ke kota tarim hadramaut yaman.
" Mi Abi ada kado spesial nih buat Abib dan Abi juga sudah membeli tiket sekeluarga buat pergi ke kota tarim hadramaut yaman ."
" wah beneran serius nih Bi pasti Abib senang sekali mendengar kabar ini karena ia ingin sekali ke kota tarim hadramaut yaman ."
Umi dan Abi nya pun memberikan sepries buat Habib dan ternyata Habib sangat senang dan bahagia sekali mendengarkan kabar tersebut.
" Umi dan Abi mau pergi kemana ya bukan nya hari ini kita libur mengajar di pondok pesantren ya."
" mending kamu siap - siap ganti baju ya karena kita mau pergi jauh ." perintah Umi terhadap Habib.
__ADS_1