USTADZ TAMPAN SUAMI IDAMAN

USTADZ TAMPAN SUAMI IDAMAN
USTADZ TAMPAN SUAMI IDAMAN


__ADS_3

BAB 18 PERGI LIBURAN KE KOTA TARIM HADRAMAUT YAMAN


Kota Tarim Yaman Adalah Sebuah Kota Bersejarah Yang terletak di hadarmaut,Yaman Di Tarim Terdapat Banyak Mesjid ,Jumlahnya mencapai 360


Buah Sesuai Dengan Jumlah Hari 1 Tahun,Selain Itu Tarim


Juga Di Kenal Dengan


Keilmuan dan ulama,Adapun Ulama Yang Saat Ini Berasal Dari Tarim Adalah Habib Salim Assyatiri,Habib Abdullah bin Syihab


Habib Umar bin Hafidz Dan Habib Ali Al-Jufri.


Habib pun pergi ke bandara setelah sampai di bandara Umi dan adik nya pun langsung pulang ke rumah ia hanya mengantarkan Habib dan Abi nya sampai di bandara Habib pun telah sampai ke kota tarim hadramaut yaman Habib pun langsung pergi ke pasar buat belanja.


" Nek harga sayur nya berapa saya beli satu ya ." tanya Habib terhadap nenek Zahra.


" satu nya hanya 2000 cu oke nenek ambilin satu yah ."


nenek itu pun menggambilkan sayuran pesanan dari Habib di tarim tersebut Habib belajar menjadi anak yang mandiri, Zoya pun membantu nenek nya buat jualan di pasar tradisional yang ada di kota tarim.


" Lah kok kamu pulang lagi kesini Nak emang ada yang ketinggalan ya ."


" maaf ya Nek Abib mau beli cabai dan buah apakah ada.


" ia Nak ada bentar ya nanti Nenek panggil cucu Nenek buat ambil barang nya."


Nenek Zahra pun memanggil Zoya buat menggambilkan pesanan Habib tersebut dan disana juga Habib tidak sengaja bertemu sama seorang cewek yang cantik bernama Zoya.


" semua pesanan nya jadi berapa Nek harganya ."


" semuanya jadi 30 ribu Nak terimakasih ya."


setelah itu pun Habib dan Zoya bertemu di masjid dan Habib pun melihat cewek itu sedang mengambil air wudhu untuk menunaikan sholat dan batin Habib pun mengatakan cewek tersebut cantik sekali karena tertutup dengan cadar nya.


" itu cewek cantik sekali ya dengan cadar nya ."


" hmm ingat Bib dia itu cewek jadi harus jaga pandangan nya ya ." pesan Abi nya terhadap Habib.

__ADS_1


" hehe ia Bi maafin Habib ya astagfirullah Abib lupa ."


Habib dan Abi nya pun melaksanakan sholat di masjid tersebut setelah pertemuan tersebut Habib sudah lama tidak melihat cewek itu lagi , dan Habib pun di kota tarim tersebut ia pergi menemui Ulama Habib Umar Bin Hafidz.


" Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh guru ." ucap hormat Habib terhadap Ulama nya .


" wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh selamat datang ya di kota tarim hadramaut yaman kota seribu wali dan kota sejuta tempat berkumpul nya ulama ." ucap Habib Umar Bin Hafidz.


dan mereka semua pun mengobrol dengan sangat asik dan Habib pun merasa sangat nyaman sekali tinggal di kota ini.


" kamu datang kesini mau menuntut ilmu ya di kota ini atau cuman mau bermain dan silaturahmi aja ke kota ini ."


" nggak kok guru saya kesini buat silaturahmi aja ."


" kenapa nggak sekalian aja menuntut ilmu ke kota ini ." tawar Habib Umar Bin Hafidz terhadap Habib.


Habib pun ditawarkan buat menuntut ilmu di kota tersebut karena kota itu juga kota impian Habib selama ini waktu pun begitu cepat berputar waktu nya Habib akan pulang ke indonesia.


" Bib kita pulang ke jakarta yok karena tugas Abi di pondok sudah banyak nih ."


" ayok Bi kita pulang ke jakarta pada hari ini ya Bi Abib akan peking semua barang - barang nya kita pada hari ini ."


" Umi rindu sekali Nak sama kamu padahal cuman 2 minggu kamu meninggalkan Umi ."


" ia Mi sama Abib juga Rindu sama Umi dan Kiya.


dan mereka pun telah sampai di bandara waktu nya mereka pulang ke rumah karena Umi nya sangat rindu sekali kepada Habib.


" Umi kok gitu jadi cuman Abib yah yang dirindukan Abi nya nggak ." sindir Abi Pahri terhadap Umi Fatimah .


" hmm nggak kok sama Abi juga Umi rindu nya ." bujuk Umi Fatimah terhadap Abi Pahri.


mereka berdua terlihat sangat capek sekali karena perjalanan nya begitu jauh setelah makan mereka berdua pun langsung pergi buat tidur.


" yok kita makan Umi masakin lauk yang banyak nih buat kalian semua ." ajak Umi nya.


" ia Mi terimakasih ya karena sudah perhatian sekali ya sama kita berdua jadi makin sayang dan cinta deh sama Umi ." rayu gombalan Abi terhadap Umi nya .

__ADS_1


mereka semua pun pada makan secara bersama Habib pun tersenyum melihat kelakuan Abi nya yang sangat romantis terhadap Umi nya.


" Mi kita buat anak lagi yok biar makin rame isi rumah ini kalau orang bilang sih banyak anak itu punya banyak rezeki ." ajak Abi nya terhadap Umi nya.


" nggak mau deh Bi anak kita udah 2 bagi Umi pun itu sudah cukup anak yang satu nya aja masih kecil ." balas Umi nya.


setelah makan Habib dan Abi nya langsung cepat-cepat buat masuk ke kamar karena mereka berdua mengantuk sekali.


" udah dulu ya Mi Bi Abib mau izin buat masuk ke kamar karena Habib mau istirahat dan mau tidur karena Habis perjalanan jauh pada hari ini ."


" Bi bangun Bi jangan tidur disini malu dilihat anak - anak yok kita masuk ke kamar ."


Umi nya pun membangunkan Abi nya yang sedang tertidur di atas meja makan setelah terbangun Abi nya pun langsung cepat-cepat buat masuk ke kamar.


" kayak nya Abi kamu kelihatan capek sekali yah sampai ia tertidur di atas meja makan ini ."



" ia Mi emang nya kakak Abib sama Abi habis pulang dari mana ya Mi kok mereka kagak ajak Kiya jalan - jalan ya ." tanya Kiya terhadap Umi nya.



Kiya pun sangat senang karena melihat Kakak dan Abi nya udah pulang ke rumah dan Kiya pun melanjutkan bermain lagi bersama teman - teman nya.



" Kiya kita bermain petak umpat yok ." ajak teman nya terhadap Kiya.



" ayok teman - teman kita bermain ." jawab Kiya kepada teman - teman nya.


Kiya pun bermain masak - masakan di depan halaman rumah bersama teman - teman nya Habib pun bangun dengan begitu cepat karena hari sudah sore.


" Mi ini udah jam berapa ya masih keburu waktu nggak kalau Habib sholat jam segini untuk melaksanakan sholat Ashar nya ." tanya Habib kepada Umi nya.


" ia Bib alhamdulillah masih sempat kok karena ini udah jam 4 sore ."

__ADS_1


Habib pun langsung cepat-cepat pergi ke WC buat mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat Ashar.


__ADS_2