
Hari ini adalah hari pertunangan Val dan Atha .
Val begitu cantik dengan balutan gaun berwarna maroon.
"hey , aku terlihat cantik kan dengan gaun ini?" tanya Val pada Atha .
Atha hanya mengangguk kan kepala
Val sangat bahagia melihat Atha mengangguk kan kepalanya , dia langsung mencium pipi Atha .
Atha yang melihat tingkah Val sangat risih .
"aku ke toilet dulu ya" ucap Atha
Val pun meng iyakan nya .
Sebenarnya Atha hanya alasan agar dia tak berada di dekat Val , dia benar benar risih dengan sikap Val .
Val mulai mencari cari keberadaan Atha ,
"kemana sih Atha?" ucapnya
"apa dia jatuh di kamar mandi ya" ucapnya lagi panik.
Mama nya Atha melihat Val yang gelisah pun menghampiri nya
" hey, kenapa panik Hem? " tanya Sasa sambil memegang dagu Val .
Val menceritakan apa yang membuatnya panik.
Sasa mengerti apa yang di rasakan Val
" jangan khawatir , biar Mama yang mencari Atha" ucap Sasa menenangkan Val.
"makasih ma" Val kembali ceria .
__ADS_1
Sasa melihat Val dengan Nina sekertaris nya , dia menghampiri nya
" apa yang kalian lakukan disini? " tanya Sasa ketus melihat Nina
"kita lagi bahas kantor ma" jawab Atha santai
"iya Bu " balas Nina
Sasa hanya melirik tak suka kepada Nina
"ayo ikut Mama!" ajak Sasa pada Atha
"dan kamu Nina , jangan pernah goda anak saya!" tambahnya
Nina yang mendengar nya hanya tersenyum kecut
"baik Bu " balasnya
Sasa melihat Val yang senang melihat Atha di samping Mama
"ini pangeran mu sayang, tadi hampir di goda sama penyihir " ucap Sasa
Val yang mendengar nya hanya tersenyum manis
"aku percaya Atha mah, dia nggak mungkin tergoda dengan wanita manapun, aku kan cantik . Benar kan tha?" ucap Val
Atha hanya melirik malas
"Hem " hanya kata itu yang keluar dari mulut Atha
Sakit? Tentu!
Namun Val tetap senang karena Atha bilang dirinya cantik .
baginya asalkan Atha bersamanya dia bisa menerima apa yang Atha katakan , walaupun sakit hati pun dia rela
__ADS_1
"gimana kantor? " tanya Val mengalihkan rasa sakitnya
"kata Nina kantor ada masalah tadi, dan aku harus kesana untuk menyelesaikan nya" ucap Atha
Val yang mendengar nya langsung menyuruh Atha ke kantor
" pergilah ke kantor , ajak Nina agar dia bisa membantu mu" saran Val
Sasa yang mendengar Val berkata seperti itu benar benar menganggap Val adalah gadis yang polos.
bagaimana mungkin Val tidak memiliki pikiran negatif sama sekali terhadap Atha dan sekertaris nya, Tuhan sungguh baik Val ku ini
Dalam hati Sasa sangat menyayangi Val
"ingat , jangan pernah permainkan Val " ucap Sasa
"kalau sampai kau permainkan dia, jangan harap bisa bersamanya kembali!" Ancam Sasa
Atha hanya diam dan pergi mengajak Nina
"Val , " Ucap Sasa
"Ya Ma, Kenapa?" Jawab Val
"Semoga kebahagiaan selalu bersama mu nak " Ucap Sasa sambil membelai wajah Val .
Val langsung memeluk Sasa dan menangis .
"iya Ma, makasih udah jadi mama untuk Val " ucap Val
"Val janji , bakal bikin kalian bangga dan tidak merepotkan kalian nantinya " tambahnya
Sasa yang mendengar Val tak kan merepotkan dirinya pun mencubit hidung Val
"huss , kamu itu nggak pernah merepotkan sayang, mama justru senang kalau kamu bergantung kepada kami " jelas Sasa
__ADS_1
"makasih ma, Val sayang sama Mama " Ucap Val
Sasa yang mendengar nya tak kuasa menahan air matanya .