Valve

Valve
episode 3


__ADS_3

Val dan Sasa tiba di butik .


Val mencoba beberapa set dan Sasa memfoto nya .


"Val, apa kamu punya Stargram sayang?" tanya Sasa


"tidak ma, kenapa memangnya?" tanya Val


"coba download deh, biar nanti Mama post foto foto mu di sana " ucap Sasa


" tapi untuk apa ma? apa nggak papa kalau wajah Val terlihat di media ?" tanya Val


" nggak papa dong sayang, itu suatu kebanggaan tersendiri bagi keluarga Phell "balas Sasa


Val pun langsung membuat akun Stargram.


Saat dia melihat akun "Jona TP", dia seperti tidak asing dengan ruangan yang di upload nya .


Val memfollow akun tersebut .


"lihat sayang, fotomu baru 3 menit sudah banyak yang suka, terus banyak juga yang pesan bajunya " ucap Sasa


"wah , kalau seperti ini butik Mama pasti laris manis nih" tambahnya


"hmm, gimana kalo kamu jadi model utama butik Mama? " ucap Sasa


"boleh ma?" tanya Val


"tentu dong sayang, ok mulai besok kamu datang kesini ya untuk pemotretan" kata Sasa


"siap ibu bos " hormat Val ke Sasa


Sasa yang melihat tingkah Val sangat gemas


di sisi lain , Atha sedang di ruangan kantor nya .


di samping nya ada Nina sekertarisnya.

__ADS_1


"Jonathan, " panggil Nina lembut


"iya sayang, kenapa? " tanya Atha dengan nada lembut sembari tersenyum manis


" aku nggak bisa lanjutin hubungan kita, kamu sudah di jodohkan dengan Val ,dan aku hanya pengganggu di antara hubungan kalian" jelas Nina


" aku nggak peduli ! yang aku tau , aku sangat mencintaimu dan kamu juga mencintai ku Nina " balas Atha


"kumohon padamu, tunggu aku sebentar lagi.." lirihnya


"ini hanya pertunangan yang di rencanakan masa kecil, sedangkan aku tak ada rasa pada Val ..." tambahnya


"tapi.. aku.."


"ssstttt! jangan menyerah kumohon... aku tidak akan menyentuh Val sedikitpun " ucapnya


"aku mencintaimu Jonathan" ucap Nina


"aku lebih mencintaimu " balas Atha


mereka pun berciuman mesra di atas meja ,


saat nafas mereka mulai habis , Atha melepaskan ciumannya namun Nina menginginkan lebih .


Atha yang mengerti maksud Nina pun mulai melakukan aksinya .


saat Atha sedang menjelajahi leher jenjang Nina, tiba tiba ada yang mengetuk pintu ruangan.


"damn it! " umpat Atha


sedangkan Nina sedang mengatur nafas yang ngos ngosan.


Nina langsung merapihkan pakaiannya dan meja Atha yang berantakan.


Nina membukakan pintu dengan mengatur senyumnya


saat di buka, betapa terkejutnya Atha melihat Val berdiri mematung di pintu .

__ADS_1


"apa yang kalian lakukan barusan?!" tanya Val


"anu ... itu tadi ada laba laba di rambut ku mbk" balas Nina


sedangkan Atha hanya diam saja


Val pun langsung melangkah menuju Atha .


"makan siang yuk, terus anterin aku pulang " ajak Val


" nggak usah manja, jadi orang jangan tergantungan pada orang lain,


bisa jalan kan? punya duit kan ?"ucap Atha


Val mengangguk


" yaudah sana jangan manja " ucapnya lagi


Val pun mencium pipi Atha dan pergi


Nina yang melihat nya cemburu


saat Val udah pergi,


Atha berbisik di telinga Nina ,


"mau di lanjut?" sambil menjilat telinga Nina


Nina yang mulai terangsang pun langsung mencium Atha dengan buas, begitupun sebaliknya


"aku suka saat kau cemburu, dan saat kau di bawahku Nina " bisiknya


Nina yang mendengar nya makin terangsang


"ingat janjimu Jonathan, jangan pernah kau menyentuh wanita manapun kecuali diriku " tambahnya


Atha menjelajahi semua bagian tubuh Nina , saat akan memasuki nya justru ada ketukan pintu lagi .

__ADS_1


Atha yang sangat marah pun akan memecat orang yang mengetuk pintu itu


"Damn it!, How dare he interfere with my pleasure !!! "


__ADS_2