Vampire Jatuh Cinta

Vampire Jatuh Cinta
Bab 3 - Awal perkenalan


__ADS_3

Keesokan harinya


*di kamar


ga-eun terbangun dari tidurnya. dia pun segera kebawah dan mencari kedua orang tuanya


"Mah, pah, kalian dimana?" teriak ga-eun


tidak ada jawaban dari siapapun dan ga-eun pun berniat kembali pergi ke dalam hutan . Dan benar saja ternyata anak laki-laki itu masih ada di dalam hutan.


Anak laki-laki itu pun langsung mendekati ga-eun dan tersenyum


"Hallo" sapa anak laki-laki itu menghampiri ga-eun


ga-eun pun tersenyum


"Iya , hallo" kata ga-eun


"Boleh kah aku mengajak mu untuk mengobrol denganku?" Ucap anak laki-laki itu


ga-eun pun mengangguk


"sebaiknya kita duduk di sana" kata anak laki-laki sambil menunjuk pohon


ga-eun dengan malu itu pun hanya mengangguk dan mengikutinya. Mereka pun duduk di sebuah akar pohon


"siapa namamu" tanya anak laki-laki itu


"ga-eun Hwang biasanya orang tuaku memanggil ku ga-eun!" ucap ga-eun


"nama yang cantik seperti orangnya! oh, ya namaku eu-nu rey kamu bisa memanggil ku eu-nu!" ucap eu-nu


"Oh, ya Kamu tinggal disini?" Tanya anak laki-laki


"iya" kata ga-eun


"Dimana?" ucap anak laki-laki itu


"Di atas bukit!" ucap ga-eun sambil menunjuk kastil


"ah, Serius ?? bukankah di atas bukit itu adalah jalan buntu! " Tanya anak laki-laki


ga-eun baru inget kalo manusia itu tidak pernah berani ke atas bukit karna mereka tau disana tempat terlarang .. buat menakuti manusia keluarga ku membuat mitos kalo yang pergi ke sana tidak bisa kembali lagi


ga-eun pun terdiam tiba-tiba eunwoo menepuk pundakku


"ga-eun , kamu kenapa?? " kata eu-nu sambil heran melihat ga-eun


"ah, maksudnya aku di dekat bukit bukan tepat di atasnya " kata ga-eun sambil menggaruk rambut


"oh , aku pikir kamu benar-benar tinggal disana " kata eu-nu


ga-eun pun menggeleng dan tersenyum


"kalo kamu tinggal dimana??" kata ga-eun


"aku tinggal di seoul dan aku sedang liburan ke rumah nenek " kata eu-nu


"memangnya rumah nenek mu dimana?? kenapa kamu bisa ada di dalam hutan??" kata ga-eun


"setiap aku ke rumah nenek .. aku selalu kesini untuk bermain di rumah pohonku" kata eu-nu


"rumah pohon? "kata ga-eun sambil mengerutkan dahi nya


ga-eun pun hanya terdiam saat melihat tangan nya di genggam. Mereka pun berhenti di sebuah rumah pohon


"Ini rumah pohon ku!!" Kata eu-nu sambil menunjukkan rumah pohonnya


"Rumah pohon?? " Kata ga-eun


"Iya , rumah pohon ini adalah rumah keduaku kalo aku sedang bosan " kata eu-nu


"Wah, keren" kata ga-eun sambil takjub melihat rumah pohon milik eu-nu


"Ayo, kita naik" ajak eu-nu


Eu-nu pun menaiki tangga menuju rumah pohon miliknya sedangkan Tiffany yang merasa heran itu pun hanya terdiam di bawah melihat rumah pohon itu


"Loh, ayo naik .. ko diam saja di situ " kata eu-nu


ga-eun tersenyum dan menaiki tangga dengan hati-hati . Sesampai di depan eu-nu masuk kedalam rumah dan sedangkan ga-eun takut masuk kedalam itu hanya berdiri di depannya . Eu-nu yang sibuk membersihkan barang-barang nya dan melihat ke arah ga-eun itu pun heran


" Kenapa ,kamu tidak masuk?" Kata eu-nu


"Kata orang tua ku , aku tidak bisa masuk jika yang punya belum mempersilahkan aku untuk masuk " kata ga-eun


Eu-nu yang mendengar jawaban itu pun tersenyum


"ga-eun , ayo masuk" kata eu-nu


ga-eun pun tersenyum dan masuk kedalam rumah pohon. Dia pun melihat sekeliling dengan rasa takjub. ga-eun dan eu-nu pun duduk . Eu-nu pun memberikan roti kepada ga-eun


"Apa ini??" Tanya ga-eun sambil melihat roti itu


"Itu roti srikaya yang paling aku suka " kata eu-nu sambil memakan rotinya


"Hmm.. terima kasih" kata eu-nu yang senang


"Ayo, makan rasanya enak banget " kata eu-nu


ga-eun pun mengangguk dan memakan roti yang di berikan eu-nu


"Wah, enak !! Aku baru kali ini memakan makanan ini " kata ga-eun

__ADS_1


eu-nu pun tersenyum . Saat sedang asik memakan roti tidak sengaja ga-eun melihat sebuah gitar yang di pajang di dekat meja. ga-eun pun menaruh roti dan berjalan kearah gitar dan memegang gitar itu


"Ini apa? " Tanya ga-eun yang merasa heran


Eu-nu pun menoleh kebelakang dan berdiri lalu berjalan ke arah ga-eun dan gitar


" Ini gitar " kata eu-nu sambil mengambil gitar


ga-eun yang baru pertama kali melihat gitar dia pun menyentuh senar gitar dan tersenyum


"Aku ingin menjadi penyanyi seperti ayah ku dan bisa berkeliling dunia " kata eu-nu


"Oh, ya .." kata eu-nu sambil mengambil sebuah kaset CD rekaman


"Ini lagu buatanku" kata eu-nu sambil memberikan kaset CD itu ke ga-eun


"Kau yang membuatnya? Wah , luar biasa " kata ga-eun sambil mengambil kaset CD


Eu-nu pun tersenyum


"Bisahkah kamu menyanyikan untukku" kata ga-eun


"Tapi.." kata eu-nu


"Ayolah, sedikit saja!! " Kata ga-eun


"Hmm, baiklah sekali saja ya " kata eu-nu


Eu-nu pun memainkan gitar dan bernyanyi lagu "BTS- love maze"


Cause I'll be in love maze


Cause I'll be in love maze


Seontaege miro soge gachyeo


Makdareun hondon soge jichyeo


Urin jeongdabeul chaja hemaesseotjiman


Lost in the maze, in the darkness


Kkeuteopshi gireul dalligo dallyeobwado


Jeo sumaneun geojit auseongdeuri


Uril gallanoeul su isseo


Jeongmarin geol baby


Urin uriman mideoya hae


Du son nochimyeon an dwae


Yeongweonhi hamkkeyeoya hae


Ireom neoman babo dwae


But I don't wanna use my head


I don't wanna calculate


Love ain't a business


Rather like a fitness


Meori sseumyeo saranghan jeok eopgie


Chuul geol ara gyeoulcheoreom marya


Geuraedo nan buditchigo shipeo ayy


Niga milmyeon neomeojilge nal ireukyeojwo yeah


Naega danggyeodo oji anado dwae


Let them be them


Let us be us


Love is a maze damn


But you is amaze yeah


Take my ay ay hand soneul noji ma


Lie ay ay miro sogeseo


My ay ay jeoldae nal nochimyeon andwae


In love maze


Take my ay ay hand soneul noji ma


My ay ay deo gakkai wa


My ay ay jeoldae eotgallimyeon andwae


In love maze


Namdeuri mworadeon deudji malja


Just let em talk nuga mworageon

__ADS_1


Geureol surok nan deohwakshini saenggyeo


Yeah yeah yeah


Yeah yeah yeah


Can't you hear me nal mideoya hae


Baby just don't give a damn


Promise naege yaksokhae


Sabangi makhyeoitneun miro sok makdareun gil


I shimyeon sogeul urin geonilgo itji


Jeogi ganeudaran bit


Geu nakwoneul hyanghae hemaego itgireul


Myeongshimhae ttaeron geojiseun uri sail gareuryeo hani


Shiryeoneun uril sogiryeo haji but


Geureol ttaen naege jibjunghae


Eodum sogeseon urimyeon chungbunhae


Deoseopneun geojit sogeseo


Uriga hamkkemyeon kkeuchi eopneun mirojocha nakwon


Take my ay ay hand soneul noji ma


Lie ay ay miro sogeseo


My ay ay jeoldae nal nochimyeon andwae


In love maze


Mwo eojjeogesseo urin gongshikdaero wa itgo


Geurae eojjeogesseo geu beobe matchwo mattahaisseo


Banghwanghaneun i mirodo


Mijisuye geu girodo


Seororeul wihan seobri jung hanaingeol


Nan neul saenggakhae yeongweoneun eoryeobdaedo


Haebogo shipdago geurae yeongweonhae bojago


Dulmane san, dulmane climb


Dulmane segyeye chuk, dulmane maeum


Chulgureul hyanghan travel


Jabeun du soni jidoga dweeo


Take my ay ay hand soneul noji ma


Lie ay ay miro sogeseo


My ay ay jeoldae nal nochimyeon andwae


In love maze


Take my ay ay hand soneul noji ma


My ay ay deo gakkai wa


My ay ay jeoldae eotgallimyeon andwae


In love maze


ga-eun mendengar suara dan melihat ketampanan eu-nu makin terpesona


Setelah bernyanyi eu-nu pun memberikan sebuah pick gitar Kepada ga-eun


"Ini barang berharga ku" kata eu-nu


"Untukku?? " Tanya ga-eun sambil melihat eu-nu


"Tentu saja ,tolong di simpan jangan sampai hilang " kata eu-nu


"Ah, terimakasih. Akan aku simpan dengan hati-hati " kata ga-eun menerima pick


"Hmm, tapi aku tidak punya sesuatu untuk di berikan kepada mu " kata ga-eun


"Tidak , usah di pikirkan " kata eu-nu


ga-eun pun mengingat dia memiliki kunciran rambut kesayangannya


"Ah, iya .." kata ga-eun sambil melepaskan kunciran rambut


"Ini kunciran rambut kesayanganku karna yang membuatnya ibuku sendiri .. ini untukmu" kata ga-eun sambil memberikan kunciran rambut kepada eu-nu


"Ah, terimakasih" kata eu-nu


Saat ga-eun memberikan dan eu-nu ingin mengambil nya tidak sengaja kaset CD terjatuh dengan refleks mereka berdua pun jongkok dan ingin mengambil kaset . Saat ingin mengambil mereka berdua pun bertatapan satu sama lain. Eu-nu pun menjadi salah tingkah Dia pun menghindar .ga-eun yang melihat leher eu-nu itu pun tiba-tiba haus ingin meminum darah dan tidak sadar ga-eun mengeluarkan taring nya .

__ADS_1


~Bersambung~


Note : Bagaimana kelanjutannya? apa yang akan di lakukan oleh ga-eun ? Apakah ga-eun bisa mengontrol diri atau bahkan dia akan memangsa eu-nu ? kalo ingin tau kelanjutan jangan lupa like , Comment dan share agar tidak ketinggalan episode-episode selanjutnya yang bikin hati berdebar :)


__ADS_2