
Keesokan harinya
*di kamar
ga-eun terbangun dari tidurnya. dia pun segera kebawah dan mencari kedua orang tuanya
"Mah, pah, kalian dimana?" teriak ga-eun
tidak ada jawaban dari siapapun dan ga-eun pun berniat kembali pergi ke dalam hutan . Dan benar saja ternyata anak laki-laki itu masih ada di dalam hutan.
Anak laki-laki itu pun langsung mendekati ga-eun dan tersenyum
"Hallo" sapa anak laki-laki itu menghampiri ga-eun
ga-eun pun tersenyum
"Iya , hallo" kata ga-eun
"Boleh kah aku mengajak mu untuk mengobrol denganku?" Ucap anak laki-laki itu
ga-eun pun mengangguk
"sebaiknya kita duduk di sana" kata anak laki-laki sambil menunjuk pohon
ga-eun dengan malu itu pun hanya mengangguk dan mengikutinya. Mereka pun duduk di sebuah akar pohon
"siapa namamu" tanya anak laki-laki itu
"ga-eun Hwang biasanya orang tuaku memanggil ku ga-eun!" ucap ga-eun
"nama yang cantik seperti orangnya! oh, ya namaku eu-nu rey kamu bisa memanggil ku eu-nu!" ucap eu-nu
"Oh, ya Kamu tinggal disini?" Tanya anak laki-laki
"iya" kata ga-eun
"Dimana?" ucap anak laki-laki itu
"Di atas bukit!" ucap ga-eun sambil menunjuk kastil
"ah, Serius ?? bukankah di atas bukit itu adalah jalan buntu! " Tanya anak laki-laki
ga-eun baru inget kalo manusia itu tidak pernah berani ke atas bukit karna mereka tau disana tempat terlarang .. buat menakuti manusia keluarga ku membuat mitos kalo yang pergi ke sana tidak bisa kembali lagi
ga-eun pun terdiam tiba-tiba eunwoo menepuk pundakku
"ga-eun , kamu kenapa?? " kata eu-nu sambil heran melihat ga-eun
"ah, maksudnya aku di dekat bukit bukan tepat di atasnya " kata ga-eun sambil menggaruk rambut
"oh , aku pikir kamu benar-benar tinggal disana " kata eu-nu
ga-eun pun menggeleng dan tersenyum
"kalo kamu tinggal dimana??" kata ga-eun
"aku tinggal di seoul dan aku sedang liburan ke rumah nenek " kata eu-nu
"memangnya rumah nenek mu dimana?? kenapa kamu bisa ada di dalam hutan??" kata ga-eun
"setiap aku ke rumah nenek .. aku selalu kesini untuk bermain di rumah pohonku" kata eu-nu
"rumah pohon? "kata ga-eun sambil mengerutkan dahi nya
ga-eun pun hanya terdiam saat melihat tangan nya di genggam. Mereka pun berhenti di sebuah rumah pohon
"Ini rumah pohon ku!!" Kata eu-nu sambil menunjukkan rumah pohonnya
"Rumah pohon?? " Kata ga-eun
"Iya , rumah pohon ini adalah rumah keduaku kalo aku sedang bosan " kata eu-nu
"Wah, keren" kata ga-eun sambil takjub melihat rumah pohon milik eu-nu
"Ayo, kita naik" ajak eu-nu
Eu-nu pun menaiki tangga menuju rumah pohon miliknya sedangkan Tiffany yang merasa heran itu pun hanya terdiam di bawah melihat rumah pohon itu
"Loh, ayo naik .. ko diam saja di situ " kata eu-nu
ga-eun tersenyum dan menaiki tangga dengan hati-hati . Sesampai di depan eu-nu masuk kedalam rumah dan sedangkan ga-eun takut masuk kedalam itu hanya berdiri di depannya . Eu-nu yang sibuk membersihkan barang-barang nya dan melihat ke arah ga-eun itu pun heran
" Kenapa ,kamu tidak masuk?" Kata eu-nu
"Kata orang tua ku , aku tidak bisa masuk jika yang punya belum mempersilahkan aku untuk masuk " kata ga-eun
Eu-nu yang mendengar jawaban itu pun tersenyum
"ga-eun , ayo masuk" kata eu-nu
ga-eun pun tersenyum dan masuk kedalam rumah pohon. Dia pun melihat sekeliling dengan rasa takjub. ga-eun dan eu-nu pun duduk . Eu-nu pun memberikan roti kepada ga-eun
"Apa ini??" Tanya ga-eun sambil melihat roti itu
"Itu roti srikaya yang paling aku suka " kata eu-nu sambil memakan rotinya
"Hmm.. terima kasih" kata eu-nu yang senang
"Ayo, makan rasanya enak banget " kata eu-nu
ga-eun pun mengangguk dan memakan roti yang di berikan eu-nu
"Wah, enak !! Aku baru kali ini memakan makanan ini " kata ga-eun
__ADS_1
eu-nu pun tersenyum . Saat sedang asik memakan roti tidak sengaja ga-eun melihat sebuah gitar yang di pajang di dekat meja. ga-eun pun menaruh roti dan berjalan kearah gitar dan memegang gitar itu
"Ini apa? " Tanya ga-eun yang merasa heran
Eu-nu pun menoleh kebelakang dan berdiri lalu berjalan ke arah ga-eun dan gitar
" Ini gitar " kata eu-nu sambil mengambil gitar
ga-eun yang baru pertama kali melihat gitar dia pun menyentuh senar gitar dan tersenyum
"Aku ingin menjadi penyanyi seperti ayah ku dan bisa berkeliling dunia " kata eu-nu
"Oh, ya .." kata eu-nu sambil mengambil sebuah kaset CD rekaman
"Ini lagu buatanku" kata eu-nu sambil memberikan kaset CD itu ke ga-eun
"Kau yang membuatnya? Wah , luar biasa " kata ga-eun sambil mengambil kaset CD
Eu-nu pun tersenyum
"Bisahkah kamu menyanyikan untukku" kata ga-eun
"Tapi.." kata eu-nu
"Ayolah, sedikit saja!! " Kata ga-eun
"Hmm, baiklah sekali saja ya " kata eu-nu
Eu-nu pun memainkan gitar dan bernyanyi lagu "BTS- love maze"
Cause I'll be in love maze
Cause I'll be in love maze
Seontaege miro soge gachyeo
Makdareun hondon soge jichyeo
Urin jeongdabeul chaja hemaesseotjiman
Lost in the maze, in the darkness
Kkeuteopshi gireul dalligo dallyeobwado
Jeo sumaneun geojit auseongdeuri
Uril gallanoeul su isseo
Jeongmarin geol baby
Urin uriman mideoya hae
Du son nochimyeon an dwae
Yeongweonhi hamkkeyeoya hae
Ireom neoman babo dwae
But I don't wanna use my head
I don't wanna calculate
Love ain't a business
Rather like a fitness
Meori sseumyeo saranghan jeok eopgie
Chuul geol ara gyeoulcheoreom marya
Geuraedo nan buditchigo shipeo ayy
Niga milmyeon neomeojilge nal ireukyeojwo yeah
Naega danggyeodo oji anado dwae
Let them be them
Let us be us
Love is a maze damn
But you is amaze yeah
Take my ay ay hand soneul noji ma
Lie ay ay miro sogeseo
My ay ay jeoldae nal nochimyeon andwae
In love maze
Take my ay ay hand soneul noji ma
My ay ay deo gakkai wa
My ay ay jeoldae eotgallimyeon andwae
In love maze
Namdeuri mworadeon deudji malja
Just let em talk nuga mworageon
__ADS_1
Geureol surok nan deohwakshini saenggyeo
Yeah yeah yeah
Yeah yeah yeah
Can't you hear me nal mideoya hae
Baby just don't give a damn
Promise naege yaksokhae
Sabangi makhyeoitneun miro sok makdareun gil
I shimyeon sogeul urin geonilgo itji
Jeogi ganeudaran bit
Geu nakwoneul hyanghae hemaego itgireul
Myeongshimhae ttaeron geojiseun uri sail gareuryeo hani
Shiryeoneun uril sogiryeo haji but
Geureol ttaen naege jibjunghae
Eodum sogeseon urimyeon chungbunhae
Deoseopneun geojit sogeseo
Uriga hamkkemyeon kkeuchi eopneun mirojocha nakwon
Take my ay ay hand soneul noji ma
Lie ay ay miro sogeseo
My ay ay jeoldae nal nochimyeon andwae
In love maze
Mwo eojjeogesseo urin gongshikdaero wa itgo
Geurae eojjeogesseo geu beobe matchwo mattahaisseo
Banghwanghaneun i mirodo
Mijisuye geu girodo
Seororeul wihan seobri jung hanaingeol
Nan neul saenggakhae yeongweoneun eoryeobdaedo
Haebogo shipdago geurae yeongweonhae bojago
Dulmane san, dulmane climb
Dulmane segyeye chuk, dulmane maeum
Chulgureul hyanghan travel
Jabeun du soni jidoga dweeo
Take my ay ay hand soneul noji ma
Lie ay ay miro sogeseo
My ay ay jeoldae nal nochimyeon andwae
In love maze
Take my ay ay hand soneul noji ma
My ay ay deo gakkai wa
My ay ay jeoldae eotgallimyeon andwae
In love maze
ga-eun mendengar suara dan melihat ketampanan eu-nu makin terpesona
Setelah bernyanyi eu-nu pun memberikan sebuah pick gitar Kepada ga-eun
"Ini barang berharga ku" kata eu-nu
"Untukku?? " Tanya ga-eun sambil melihat eu-nu
"Tentu saja ,tolong di simpan jangan sampai hilang " kata eu-nu
"Ah, terimakasih. Akan aku simpan dengan hati-hati " kata ga-eun menerima pick
"Hmm, tapi aku tidak punya sesuatu untuk di berikan kepada mu " kata ga-eun
"Tidak , usah di pikirkan " kata eu-nu
ga-eun pun mengingat dia memiliki kunciran rambut kesayangannya
"Ah, iya .." kata ga-eun sambil melepaskan kunciran rambut
"Ini kunciran rambut kesayanganku karna yang membuatnya ibuku sendiri .. ini untukmu" kata ga-eun sambil memberikan kunciran rambut kepada eu-nu
"Ah, terimakasih" kata eu-nu
Saat ga-eun memberikan dan eu-nu ingin mengambil nya tidak sengaja kaset CD terjatuh dengan refleks mereka berdua pun jongkok dan ingin mengambil kaset . Saat ingin mengambil mereka berdua pun bertatapan satu sama lain. Eu-nu pun menjadi salah tingkah Dia pun menghindar .ga-eun yang melihat leher eu-nu itu pun tiba-tiba haus ingin meminum darah dan tidak sadar ga-eun mengeluarkan taring nya .
__ADS_1
~Bersambung~
Note : Bagaimana kelanjutannya? apa yang akan di lakukan oleh ga-eun ? Apakah ga-eun bisa mengontrol diri atau bahkan dia akan memangsa eu-nu ? kalo ingin tau kelanjutan jangan lupa like , Comment dan share agar tidak ketinggalan episode-episode selanjutnya yang bikin hati berdebar :)