VECCRY THE QUEEN

VECCRY THE QUEEN
A NEW BEGINNING


__ADS_3

بسم الله الرحمن الرحيم


Awali hari kita dengan basmallah, halo! Aku El, nggak usah dipanggil author hiyaa :v. Mohon dukungannya ya kakak - kakak tercinta♡.


Novel karya El ini masih seumur biji jagung, mohon bimbingannya, tengkiuww.


____________back to story :


Pagi hari setelah mereka sarapan bersama kini Aloera Georgio tampak kesebuah taman yang sangat indah.. berjalan tanpa arah tertentu. Hingga akhirnya lamunannya tersadar ketika ada yang memeluknya dari belakang. Hingga matanya terbelalak seketika melihat siapa yang memeluknya. Segera ia melepaskan pelukan pria tersebut.


" JANGAN SENTUH AKU, BRENGSEK!! " ucap Aloera. Dengan tatapan tajam yang. mengintimidasi orang tersebut.


" Aku tau, maafkan aku Aloera. Hanya saja..


ARRGHH! Sial " ucap lelaki tersebut yang ternyata mantan kekasih Aloera.


" SUDAH TAK PERLU LAGI. CEPAT MENYINGKIRLAH DARI HIDUPKU. AKU SANGAT MEMBENCIMU! INGAT ITU BAIK - BAIK. LEONARDY ADVEND. " ucap Aloera penuh kebencian.


Lalu pergi meninggalkan lelaki itu. Yang berdiri mematung sambil melihat punggung Aloera yang begitu menggoda.



Setelah dari taman itu, Aloera langsung pulang. Karena hari sudah mau gelap. Ayahnya pun tampak sedang berbicara pada Mamanya dengan sangat serius. Hingga tersentak kaget saat di depannya sedang ada putri mereka.


" Wah, bicara apa kalian? Sepertinya seru selali " ucap Aloera.


Langsung kedua orang tuanya salah tingkah. Lalu, Tuan Georg mulai berbicara.


" Begini sayang, Papi sama Mami mau kirim kamu ke Osaka, Jepang. Temuilah orang yang bernama Tuan Ashoka Ziu, dia yang tau keberadaan orang tuamu nak.. " ucap Tuan Georg, dengan wajah serius.


" Apa mami sama papi berniat untuk aku kembali ke keluarga kandungku dan membuangku, seperti orang tua kandungku!? Begitukah pi, mi? " ucap Aloera, dengan wajah murammnya.


" Kamu ini ngomong apa sih dik? Kami ini sangatlah menyayangimu. Bukan begitu maksud kita, kita mau kamu bertemu orang tua kandungmu. Jangan pernah mengira orang tua kandungmu itu membuangmu.. pasti ada suatu alasan mengapa orang tua kandungmu membawamu pergi dan akhirnya dirawat oleh kami. " ucap Erick, yang tiba - tiba masuk. Sontak semua menengok ke belakang.


" Sudahlah, aku capek sekali. Aku ingin tidur, dan aku akan mempertimbangkan ucapan kalian semua. " ucap Aloera, yang mau pergi ke atas.

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu, kamu harus tau apa yang terjadi saat itu sayang. Papi, Mami, Kakak. Sangatlah menyayangimu, kamu memang bukan lahir dari rahim Mami. Tapi Mami tidak pernah mau menyebutmu menjadi anak asuh, kau adalah putri Mami. Yang paling Mami sayangi sayang... " ucap Nyonya Vandeny. Yang membuat Aloera berhenti seketika, lalu memeluk Nyonya Vandeny.


" Hiks, maafin Al mi. Anak yang tak tau diri ini mi. Hiks.. hiks. " ucap Aloera. Yang masih menenggelamkan wajahnya di bahu Maminya.


" Aihh, udah lah sedih - sedihannya. Aku anaknya Mami juga loh, aku kok nggak diajak berpelukan juga sih.. " ucap Erick, yang cemberut seperti tak dianggap.


Lalu Nyonya Vandeny merentangkan tangan kirinya juga. Erick langsung menyambarnya. Tuan Georg juga memeluk mereka semua, sungguh hangat keluarga itu


" Udah pelukannya, Mami ini punyanya Papi. Erick, nggak boleh kamu peluk mami lama - lama. " ucap Tuan Georg. Yang membuat orang terbahak - bahak seketika.


" Sudah - sudah, kalian ini selalu saja merebutkan mami. Anak sama ayah sama saja. " ucap Nyonya Vandeny, yang kerepotan dengan keluarga kecilnya ini.


" Baiklah, kalau begitu Al akan tidur yah..


Selamat Malam, semua.. " ucap Aloera, yang segera melepaskan pelukan dari Maminya tersebut.


Hari yang dinantipun tiba. Aloera segera menyiapkan barang - barang yang harus dibawa, karena harus ke Osaka, Jepang. Untuk menemui Tuan Ashoka Ziu, orang yang mengetahui keberadaan orang tuanya yang sekaligus Komandan pasukan ibu kandung Aloera. Aloera pun berpamitan kepada semua orang terutama


Tuan Georg, Nyonya Vandeny dan tentunya Kakak yang sangat dia sayangi Erick Georgio.


Setelah tiba di bandara Otto Lilienthal, Berlin, Jerman. Yang menggunakan pesawat pribadi milik keluarga.


Walau mereka tidak lahir dari rahim yang sama. Tetapi kasih sayang mereka jauh lebih kental dari pada darah. Mereka sangatlah sayang satu sama lain. Tentu saja, itu membuat Tuan Georg dan Nyonya Vandeny sangatlah bahagia. Menatap kasih sayang kakak adik tersebut, walau pun mereka bukan saudara kandung.


" Terima kasih kakak, kau sungguh kakakku paling tampan dan sangat pengertian. Jangan lupa untuk selalu mengunjungiku ya.. kan aku juga mau melanjutkan kuliahku S2 di Jepang saja.. " ucap Aloera, sambil memeluk kakaknya itu. Meskipun usia Aloera masih 22 tahun. Tetapi membuatnya untuk lulus diusia muda yakni 22 tahun. Karena dirinya sangatlah pintar dan cukup jenius.


" Tentu saja, demi adik kesayanganku. Meskipun kau meminta nyawaku, aku akan memberikannya untukmu asal kau bahagia kesayanganku.. " ucap Erick


" Issh, Kakak apa - apaan sih. Aku nggak mau Kakak ngomong gitu lagi. " ucap Aloera, dengan melepaskan pelukan Erick.


" Baik - baik maafkan aku, tetapi kau harus jaga kesehatanmu yah.. jaga diri baik - baik disana" ucap Erick, dengan wajah sendunnya.


" siapp bos! " ucap Aloera, sambil hormat kepada kakak tersayangnya.


" Al, kami semua sangat menyayangimu nak.. kalau kau ada waktu berkunjunglah ke Berlin ya. Kau harus jaga kesehatanmu ya sayang.. " ucap Nyonya Vandeny

__ADS_1


" Iya mi, jangan lupain Al ya mi " ucap Aloera, dengan mata berkaca - kaca.


" Ngomong apa kamu sini peluk mami " ucap Nyonya Vandeny, dengan merentangkan tangannya. Dan langsung disambar oleh Aloera.


" Sudah, sudah. Papi juga mau dipeluk dong. " ucap Tuan Georg, dengan wajah cemberutnya.


" Aih papi, tumben - tumbennya papi cemberut. " ucap Nyonya Vandeny, lalu Aloera langsung memeluk Tuan Georg.


" Gadis kecil papi, sekarang udah besar. Papi akan sangat merindukanmu Al " ucap Tuan Georg, sambil berkaca - kaca.


" Papi, aku belum besar. Aku belum menikah pi, jadi jangan katakan aku sudah besar. Aku tetap anak gadis Papi, yang selalu mengajak Papi petak umpet " ucap Aloera


Aloera memang tau petak umpet, karena Nyonya Vandeny berasal dari Surabaya, Jawa timur, Indonesia.


" Baiklah aku harus berangkat dulu,


bye semua... " ucap Aloera, sambil berjalan menuju pintu pesawat.


Setelahnya pesawat lepas landas, disaat itu Nyonya Vandeny menangisi putri kecilnya. Karena akan bertemu keluarga kandungnya, dan Aloera pun mengetahuinya kalau Nyonya Vandeny menangisinya. Karena satu setengah tahun mereka tidak akan berjumpa..


- TAMAT -


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Arigato gozaimas..


para readersku tersayang, makasi ya udah klik novel terbaruku.


Tolong tinggalkan jejak oke?


• Votenya yang buanyak ya, El doa'in semoga pembaca novel El lancar rezekinya, aamiin.


• Cuma Like, gratis kok tenang aja.


• Komen cuma "p" nggak papa yang penting itu udah komen, kwkw..

__ADS_1


Kalau bisa follow IG aku ya @britsnifionaaa


Makasi semua El sayang kalian ♡


__ADS_2