
بسم الله الرحمن الرحيم
Awali hari kita dengan basmallah, halo! Aku El, nggak usah dipanggil author hiyaa :v. Mohon dukungannya ya kakak - kakak tercinta♡.
Novel karya El ini masih seumur biji jagung, mohon bimbingannya, tengkiuww.
____________back to story :
Tak terasa hari sudah pagi, silau cahaya matahari telah menyeruak di kamar gadis cantik yang tak lain adalah Aloera Georgio
Setelah bangun dari tempat tidurnya Aloera melihat jam, menunjukkan pukul 6.30 A.M. Segera ia bangkit dari tempat tidurnya, dan menyelesaikan ritual mandinya itu. Setelah selesai ia berganti pakaian, setelah itu ia memakai farfum lavender seperti biasanya.
Setelah dirasa sudah cantik, ia berangkat dari kamar menuju ke ruang makan. Setelah ia makan, setiap harinya ia merasa bosan karena kuliahnya masih cukup lama. Karena itu ia selalu menghabiskan waktu di perpustakaan keluarganya di lantai 3. Ia selalu membaca dan membaca.
Hari ini ia berniat untuk pergi ke rumah sakit untuk menjenguk pria yang ditolongnya, bersama Jack, dan Two ( The Monster ). Setelah sampai di lobby rumah sakit, ia segera menuju kamar bertuliskan AZ57. Ia menarik gagang pintu kamar. Disana ada sesosok pria terbaring di atas ranjang rumah sakit.
Karena ia menyadari sedang ditatap, ia segera membuka matanya perlahan - lahan. Dan dilihatlah Aloera, Jack, Two, dan Four ( yang telah menunggunya dari kemarin ).
" Bagaimana keadaanmu? " ucap Aloera, sambil melihat wajah pria tersebut.
" Seperti yang kau lihat, semua sudah terlihat lebih baik. Terima kasih atas pertolongan anda nona, tuan. Saya tidak tau kalau tidak ada anda nona, mungkin saya sudah membusuk disana. Karena kejadian itu sudah hampir 1 hari lebih di pulau terpencil itu. " ucap lelaki, sambil mencoba tersenyum.
" Nama anda siapa tuan? " ucap Four, sambil melihat keadaan lelaki tersebut.
" Nama saya Matheo Louis, panggil saja Theo. " ucap Theo, sambil meletakan tangan untuk diraih Four agar dapat menyalami satu sama lain.
" Nama saya Four Mons, sebelah kanan saya Two Mons, sebelah kiri Jacky Wazelio , lalu yang wanita itu nona Aloera Georgio. " ucap Four, sambil memperkenalkan nonanya itu.
" Sebenarnya apa yang terjadi dengan anda tuan? " ucap Jack, sambil mengernyitkan dahinya.
" Biasa saingan bisnis tuan, mereka ingin mengambil alihkan bisnis saya dengan membunuh nyawa saya. Hingga saya dibawa ke pulau tersebut, satu hari lebih berada disana sampai - sampai nona Aloera, menyelamatkan saya. " ucap Theo, dengan rasa bersyukur karena telah diselamatkan orang - orang baik.
" Sudahlah tak perlu berlebihan, saya senang membantu anda. Kalau boleh tau rumah anda dimana? Dan kenapa anda bisa berada di Jepang? Sepertinya anda bukan asli orang Jepang. " ucap Aloera, sambil mencurigai orang yang bernama Matheo Louis.
" Sebenarnya saya berada di Jepang untuk urusan bisnis saya, tetapi ternyata saya ditipu oleh orang yang akan bekerja sama dengan perusahaan kami. Dan terjadilah baku tembak, anak buah saya telah disekap terlebih dahulu. Hingga mudah membunuh saya, tetapi saya melihat ada speadboa**t yang bisa saya pakai untuk menyelamatkan diri. Karena saya sudah kualahan, hingga akhirnya banyak peluru tajam yang bersarang ditubuh saya dan saya ditikam juga di perut. Suruhan orang tersebut bodoh sekali malah meninggalkan saya di pulau terpencil. Dan kenapa saya masih bisa menahan sakit ini? Karena saat saya melihat ada sebuah obat penenang di salah satu orang tersebut. Lalu saya ambil. Dan setelah itu saya sudah tidak kuat lagi, ternyata ada sebuah speeadboat yang dari tadi mengitari pulau terpencil itu. Dan disinilah saya sekarang, saya orang Madrid, Spanyol. " ucap Theo, yang berkata panjang lebarnya.
__ADS_1
" Jack, kalau begitu nanti kalau Tuan Theo sudah mulai pulih kau antar tuan ini ke Spanyo**l. Bisakan Jack? Naik pesawat pribadi Papi aja, nanti aku hubungi Papi. " ucap Aloera, sambil menatap Jack.
" Hahh, saya nona? Bukankan kita masih berurusan tentang Komandan Ashoka Ziu nona? " ucap Jack, sambil mengernyitkan dahinya. Yang tak tau harus bagaimana.
" Biar diurus anak - anak yang lain saja Jack, bagaimana Two, Four? " ucap Aloera
" Siapp nona! " ucap Two, dan Four.
" Wanita ini sepertinya bos mereka, dan ia sudah cukup tegas dari cara berbicaranya, dan berwibawa tak seperti wajahnya yang lugu tetapi dia cukup menarik. I Like It, kita akan bertemu lagi nona.. " ucap Theo, di dalam hati.
" Tak perlu repot - repot Nona, karena saya sudah menelepot tangan kanan saya untuk membawa saya pulang ke Spanyol. Terima kasih banyak nona Aloera.. jika anda butuh bantuan apa - apa hubungi saya saja nona. Dan kalau anda ke negara saya, saya akan sangat bahagia.. " ucap Theo, dengan senyum lembutnya.
" Wah, pasti saya akan berkunjung Tuan. Tetapi suatu saat nanti.. " ucap Aloera, dengan senyum menghiasi wajah indahnya.
" Saya akan menjamu anda dengan sangat speasial nona.. " ucap Theo.
" Baiklah kalau begitu Tuan Theo, saya harus pergi dahulu karena ada beberapa hal yang harus saya urus. Kalau begitu kami akan pergi dulu Tuan, jika ada apa - apa hubungi Jack saja tuan.. " ucap Aloera
" Terima kasih banyak nona.. saya akan menbalas kebaikan anda suatu saat nanti.. " ucap Theo
Setelah sampai di lobby rumah sakit, mereka segera pulang ke Gold Mansion. Setelah sampai di Gold Mansion, kini setelah 1 minggu mencari tau tentang Komandan Ashoka Ziu. Akhirnya mereka telah mengetahui tentang Komandan Ashoka Ziu.
Setelah sampai di Gold Mansion, dengan segera ia memasuki ruang kerja untuk membahas tentang Komandan Ashoka Ziu. Di dalam ruang kerja..
" Bagaimana laporan kalian? " ucap Aloera.
" Begini nona, Komandan Ashoka Ziu kini berada di Pegunungan Akaishi barisan pegunungan di Honshu tengah, Jepang, berbatasan dengan prefektur Nagano, Yamanashi, dan Shizuoka. Salah satu camp militer rahasia untuk mendidik pasukan Tuan Yashuhiro Pamblio, yang di duga adalah Tuan Yashuhiro Pamblio adalah seorang mafia kelas dunia, jadi kemampuannya tak main - main. Banyak orang kepercayaan Tuan Yashuhiro Pamblio, dan ini hubungan antara Komandan Ashoka Ziu dengan Tuan Yashuhiro Pamblio adalah persahabatan dari kecil. Komandan Ashoka Ziu menjadi Komandan pasukan militer pemerintahan. Karena dulu ada misi antara Komandan Ashoka Ziu, Barack Zell, Hadi Ferdiansyah, Takeru Hayashi, John Steward, Adam Jabbar, dan Jasmine Rie. Ternyata Nyonya Jasmine Rie itu seorang agen ZY71 agen rahasia milik kemiliteran pemerintahan. Saat menjalankan misi, karena Nyonya Jasmine Rie seorang sniper dan mata - mata. Karena misi ini cukup membahayakan, entah sudah berapa lama mereka menjalankan misi tersebut. Seluruh anggota tersebut malah dikambing hitamkan oleh pihak kemiliteran untuk menutupi perbuatan yang sesungguhnya, saat mereka hampir dieksekusi mati. Tuan Yashuhiro menjadi penyelamat mereka, hingga tidak jadi dieksekusi mati. Mereka kabur, entah bagaimana kondisi anggota yang biasa di sebut The Seven. Karena terakhir kali didengar mereka menjadi buronan para pemerintah dunia hingga sekarang, tetapi ada yang berkata kalau The Seven dilindungi oleh Tuan Yashuhiro Pamblio dan menjadikannya bagian dari mafia tersebut. Ada yang berkata The Seven memiliki dendam pemerintahan. " ucap Jack, sambil menghela nafas.
" Setelah kejadian tersebut Tuan Yashuhiro Pamblio dan Nyonya Jasmine Rie menjadi pasangan suami istri. Setelah itu mereka memiliki seorang putra yang bernama
Jasper Van Pamblio, serta putri yang bernama Veccry Van Pamblio. Saat melahirkan Veccry Pamblio sekitar 22 tahun yang lalu, kediaman Tuan Yashuhiro Pamblio mendapatkan serangan dari pemerintah. Anak pertama mereka dititipkan oleh Tuan Hamengku Zorald, dan putri mereka tidak ada yang tau. Itu mungkin anda nona Aloera.. Veccry Van Pamblio itu adalah anda Aloera Giorgio. Sudah 22 tahun ini, Tuan Yashuhiro tidak pernah kelihatan dimana pun mereka berada. Begitu juga keluarga kecil mereka, tetapi 19 tahun yang lalu Nyonya Jasmine Rie dikabarkan bahwa ada di sebuah mall di kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia... pyarrrrr." ucap Ten, yang kaget karena gelas kaca Aloera pecah. Semua orang juga kaget disana.?
" Whattt! Surabaya? Surabaya kan kota kelahiran Mami... Itu berarti Mommy dan Daddyku tinggal di Indonesia untuk sementara waktu begitu? Hingga keadaan menjadi aman, pasti itu. Mereka hilang seperti di telan bumi. " ucap Aloera, yang tergesa - gesa.
" Sepertinya begitu nona, kalau kabar Tuan muda Jasper Van Pamblio dikabarkan ia sedang latihan di camp militer yang berada di Kabupaten Yangshuo, sebuah kabupaten di bawah yurisdiksi Kota Guilin, di timur laut Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Cina. Sebenarnya camp militer Tuan Yashuhiro ada 5, dan setiap satu camp militer terdapat 750 orang yang berada disana berarti sekitar 3.750 pasukan yang dipunyai Tuan Yashuhiro Pamblio. Dan Komandan Ashoka Ziu yang menjadi penanggung jawab semua camp militer atas naungan Tuan Yashuhiro Pamblio. Jadi keluarga anda berpencar nona.. lalu rencana kita bagaimana nona? " ucap Eight, sambil meminum kopi yang ada dimeja.
__ADS_1
" Aku punya ide, tapi tunggu dulu. Sebentar lagi aku lulus, karena itu lah aku menginginkan Five and Six kalian bertemu dengan Komandan Ashoka Ziu. Cari waktu yang pas ya, aku menginginkan latihan di camp militer karena aku ingin diriku menjadi kuat. Tak mungkin meminta bantuan kalian jika ada marabahaya datang kesisiku, jadi aku ingin mandiri saja. Sementara waktu, bagaimana jika kalian mengajariku cara menggunakan senjata tajam seperti pistol, pisau, pedang samurai, dll. Aku juga ingin kalian mengajariku memanah, bela diri, berkuda, mengendarai helikopter, dll. Bagaimana? " ucap Aloera, yang panjang lebar dan membuat orang yang disana merasa takjub akan nonanya itu.
" Yes Mam! " ucap semua anggota The Monste**r dengan suara lantang.
" Oke kalau begitu, kalian istirahatlah. Terima kasih untuk bantuan kalian, aku sangat menghormati kalian semua. " ucap Aloera, sambil meninggalkan mereka semua.
" Benar - benar keluarga Georgio sejati.. " ucap Nine, sambil mengambil camilan yang ada di depannya.
" Hei Nine, itu miliku. Mengapa kau mengambilnya? " ucap One, dengan nada kesal.
" Hahhh, sudahlah. Mau kau makan lagi ya tidak bisa karena sudah ada di mulutku One, jika kau ingin aku muntahkan kau makan ya. " ucap Nine, sambil mengejek One.
" Dasar keparat sialan!! Kurang ajar kau Nine! Aku yang lebih tua darimu Nine, jangan kurang ajar kepadaku. " pekik One, dengan nada kesal.
" Hahaha, kalian ini seperti anak kecil saja.. " ucap Seven, yang melihat kedua temannya itu berlari - larian.
- TAMAT -
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
Arigato gozaimas..
para readersku tersayang, makasi ya udah klik novel terbaruku.
Tolong tinggalkan jejak oke?
• Votenya yang buanyak ya, El doa'in semoga pembaca novel El lancar rezekinya, aamiin.
• Cuma Like, gratis kok tenang aja.
• Komen cuma "p" nggak papa yang penting itu udah komen, kwkw..
Kalau bisa follow IG aku ya @britsnifionaaa
Makasi semua El sayang kalian ♡
__ADS_1