WHO ARE YOU ? : " HATE LIST!"

WHO ARE YOU ? : " HATE LIST!"
Prolog


__ADS_3

Seoul, Korea


SMA Yongsan.


SMA Yongsan adalah salah satu SMA elite di Seoul, Korea Selatan. Sebagian besar siswa di SMA ini merupakan anak dari kalangan menengah keatas . Dan hal itu membuat Sekolah ini menjadi sekolah yang di segani oleh sekolah lain.


Hal ini tidak terlepas dari pengaruh para wali murid yang membiarkan anak nya bersekolah dengan nyaman di SMA Yongsan.


...


Suatu hari.


Sepulang sekolah.


Para pelajar berjalan meninggalkan sekolah. Mereka berjalan keluar dari pagar sekolah.


Dari kejauhan tampak seorang pemuda yang mengenakan topi dan masker hitam menghentikan langkah seorang siswa. Pemuda itu menarik si siswa menjauh dari keramaian.


"Apa-apaan ini?" Tnya si siswa kesal dan menghempaskan tangan pemuda.


"Lo siapa? Apa maksud Lo main tarik-tarik tangan gw?" Tnya si siswa.


Si pemuda itu hanya diam dan memperhatikan si siswa dengan penuh tanda tanya.


"Heii ! Gw tanya Lo siapa?" Tnya si siswa.


"Kau yg siapa?" Tnya pemuda itu dengan nada tinggi


"Seragam ini ?  Tanda nama ini? Itu bukan milik mu kan?" Tnya pemuda itu sambil menunjuk nya.


Si siswa tertegun mendengar perkataan pemuda.


"Aku tau itu, kau adalah seorang penipu. Lee Hyeon~ssi " ujr pemuda itu.


...


Flashback.


Lima bulan lalu.


Busan , Korea.


Cafe A.


Tampak seorang pemuda sedang menikmati segelas ice americano sambil memainkan ponsel nya.


Tak lama, masuk lah seorang pemuda tampan ke dalam cafe itu.


"Hey bro" sapa pemuda yang baru datang


"duduk lah." ujr si pemuda dingin.


"Ji Hoon Ji Hoon, masih dingin aj Lo sama gw" ujr si pemuda .


"To the points?" Tnya pemuda yang bernama Ji Hoon. Seorang pemuda tampan dengan raut wajah serius dan dikenal dingin oleh orang orang sekitar nya.


Pemuda yang memiliki nama asli Kim Ji Hoon merupakan anak tunggal dari seorang pengacara ternama di Busan, namun sejak berumur 12 tahun Ji Hoon memutuskan untuk keluar dari rumah nya karna kedua orang tua nya akan bercerai dan tidak ada yang ingin merawat nya.


Sejak saat itu, Ji Hoon meninggalkan rumah dan tidak pernah lagi bertemu dengan kedua orang tua nya.


Ji Hoon bertahan di hidup di jalanan dengan mengandalkan kemampuan nya dalam bertarung dan balapan.


Ji Hoon sendiri memang sudah menguasai beladiri sejak berumur 7 tahun. Oleh karna itu dia mengunakan kemapanan itu untuk mengikuti ajang street fighter yang sering di adakan di  daerah nya waktu itu.


Selain itu, dia juga mengasah kemampuan berkendara nya agar dia bisa mengikuti balap liar yang seringkali dilakukan untuk mendapatkan hadiah uang tunai yang cukup besar.

__ADS_1


"Gw denger Lo mau ke Seoul minggu depan?" Tnya pemuda itu


"Dari mana Lo tau?" Tnya ji Hoon


"Mata gw itu ada dimana mana. Jdi Lo gk ush heran" ujr pemuda itu.


"Gw ada job buat Lo" ujr nya lagi


"Job? Harga nya?" Tnya Ji Hoon


"Seperti biasa, tapi kali ini klo Lo bisa kirim tuh barang tepat waktu Lo bakalan dapet bonus lumyan gede" ujr pemuda itu.


" Masih kyk biasa kan?" Tnya Ji Hoon


"Iya, Lo cuma perlu antar ke alamat yg gw kasih, abis tuh Lo tinggal aj tuh barang disana. Nanti uang nya bakal langsung gw transfer ke rekening Lo" ujr pemuda itu.


Ji Hoon berpikir sejenak.


" Oke kool (setuju)." Ujr Ji Hoon.


"Gw dh transfer DP nya ke rekening Lo, coba Lo cek " ujr pemuda itu. Menunjukkan bukti transfer ke Ji Hoon


"Hmm" ujr Ji Hoon


"Apa ada hal lain?" Tnya Ji Hoon


"Rincian nya bakal gw kirim lewat email" ujr pemuda itu


"Oke, klo gitu pergi sekarang" ujr Ji Hoon. Ji Hoon menghabiskan minuman nya dan langsung pergi tanpa menoleh.


Ji Hoon menaiki sepeda motor nya dan berkendara menuju sebuah apartemen.


Sesampainya nya disana, dia turun dan memasuki area apartemen itu. Dia naik ke lantai 5 dan menuju ke apartemen pribadi nya.


...


Sudah tujuh tahun sejak Ji Hoon pergi meninggalkan rumah nya, hingga kini bahkan kedua orang tua nya sama sekali tidak pernah mencari atau menanyai kabar nya.


Terkadang hal itu membuat nya sakit hati, namun dia berusaha untuk melupakan semua dan memulai hidup baru.


Setelah pergi meninggalkan rumah itu, Ji Hoon mulai bekerja part time di beberapa tempat. Dengan uang itu, dia berhasil menyewa sebuah apartemen kecil di daerah kumuh untuk tempat tinggal nya sementara.


Sejak berumur 16 tahun , ji Hoon mulai terlibat dengan balap liar dan street fighter. Dia sering mengikuti kegiatan itu karna hadiah uang yang di tawar kan cukup besar.


Di setiap kali dia mengikuti balap liat atau ajang street fighter dia hampir selalu menang dan hal itu membuat nya semakin terkenal di kalangan pembalap atau pun para fighter saat itu.


Setahun terakhir ini, Ji Hoon mulai bekerja sebagai kurir barang , dia selalu mendapat upah yang sangat besar di setiap pengantar nya. Ji Hoon sendiri sebenarnya tidak mengetahui apa isi dari barang barang yang sering di antar nya karna itu sudah menjadi kesepakatan antara diri nya dan si broker.


flashback.


setahun yg lalu.


Busan.


jln L.


Ji Hoon datang ke tempat itu untuk mengikuti street fighter yang sering di adakan disana. setiap kali dia menang dia akan mendapatkan bayaran yang cukup tinggi. dan hal itu lah yang membuat dia jadi sering ikut serta dalam kegiatan itu, meski taruhan nya adalah nyawa nya sendiri Ji Hoon tidak pernah takut apa lagi mundur dari setiap tantangan.


tidak jarang Ji Hoon pulang dengan wajah dan tubuh penuh lebam akibat pertarungan nya. tapi Ji Hoon tetap bersikeras untuk ikut dalam kegiatan itu.


.


Ji Hoon baru saja selesai melakukan pertandingan nya, kali ini lawan cukup sulit untuk di hadapi dan membuat Ji Hoon harus menerima banyak pukulan di wajah dan perut nya.


tiba tiba disaat Ji Hoon sedang duduk di ruang tunggu ada seorang pemuda datang menghampiri nya.

__ADS_1


Ji Hoon menatap nya sekilas lalu bersikap acuh pada pemuda itu.


" gw mau kasih Lo pekerjaan" ujr pemuda itu


"sorry gw gk berminat" ujr Ji Hoon.


Ji Hoon pun berdiri dan hendak pergi meninggalkan pemuda itu tapi tiba tiba pemuda itu menyentuh bahu Ji Hoon dengan maksud menghentikan langkahnya.


Ji Hoon pun dengan refleks membalikkan badannya dan memelintir tangan pemuda itu, pemuda itu memekik kesakitan dan meminta Ji Hoon untuk melepaskan nya.


Ji Hoon melepaskan pemuda itu dan berjalan meninggalkan nya. pemuda itu tak berhenti di situ , pemuda itu langsung berjalan dan menghadang Ji Hoon.


"lebih baik Lo minggir sekarang" ujr Ji Hoon


"dengerin gw dulu, gw udh tau tentang Lo . jdi gw sengaja datang buat ngasih kerjaan yang cocok buat Lo" ujr pemuda itu.


"gw gk tertarik " ujr Ji Hoon pergi meninggalkan pemuda itu


"gw bakal bayar Lo 4 kali lipat dari yg Lo dapetin sekarang " teriak pemuda itu.


Ji Hoon terhenti sejenak mendengar semua itu. pemuda itu langsung berlari kecil menghampiri Ji Hoon yang terdiam di tempat.


"Lo cuma perlu jdi kurir gw, setiap kali pengiriman gw bakal bayar Lo 4 kali lipat dari yg Lo dapet sekarang itu masih belum di tambah bonus dan tip . klo soal mobil, Lo bilang aj Lo mau mobil apa gw bakal beliin" ujr pemuda itu.


"Lo ini sebenarnya siapa ?" tanya Ji Hoon.


"panggil gw Jack " ujr nya


"klo Lo masih penasaran sama sistem kerja nya, bsk gw tunggu Lo di gedung E yang ada di jalan H , gw tunggu Lo basemen" ujr Jack.


Ji Hoon hanya terdiam dan lalu pergi tanpa berkata apa apa.


Ji Hoon memutuskan untuk kembali ke apartemen nya untuk mengobati luka luka nya.


setiba nya di apartemen, Ji Hoon mengambil sekantong es untuk mengompres lebam nya sambil berbaring di sofa. Ji Hoon memikirkan perkataan Jack tadi, tapi Ji Hoon ragu tentang barang yang akan dia antar nanti nya.


tapi karna jumlah uang yang di tawarkan lumayan besar membuat Ji Hoon tergerak dan akhirnya memutuskan untuk datang dan melihat pekerjaan itu dan memikirkan nya kembali lagi nanti.


keesokan hari nya , Ji Hoon pergi ke alamat yang telah di berikan. Ji Hoon berkendara sendirian menuju tempat itu.


lokasi gedung berada di tengah kota dan dapat di akses dengan mudah. begitu tiba , dia hanya melihat sebuah gedung bertingkat yang tampak cukup tua. di samping gedung itu terdapat sebuah bengkel mobil dan beberapa fasilitas lain nya.


Ji Hoon memarkirkan mobil nya di parkiran dan turun dari mobil nya. baru saja dia turun dari mobil nya ada beberapa orang yang menghampiri nya dan berkata bahwa dia sudah di tunggu di basemen.


orang orang itu mengawal Ji Hoon hingga ke basemen dan membukakan pintu untuk Ji Hoon. Ji Hoon masuk ke dalam nya.


"akhirnya Lo dateng juga" ujr Jack


"duduk lh, dia yang akan menjelaskan sistem kerja disini" ujr Jack sambil menunjuk seorang pria berumur sekitar 30an dengan tubuh kekar dan berotot.


Ji Hoon duduk dengan tenang di depan orang itu. orang itu lalu menyodorkan sebuah kontrak kerja dan meminta Ji Hoon untuk membaca dan mempelajari nya . Ji Hoon pun mengambil kontrak itu dan mempelajari nya.


sambil menunggu Ji Hoon membaca kontrak kerja itu, orang itu juga menjelaskan bahwa sistem kerja disini cukup sederhana Ji Hoon hanya perlu mengantar barang ke tempat tujuan tanpa perlu mengetahui isi barang tersebut.


Ji Hoon awal nya merasa curiga tentang isi barang yang akan dia antar tapi Ji Hoon berusaha menahan rasa curiga nya karna dia tidak bisa melepaskan kesempatan ini begitu saja.


akhirnya Ji Hoon pun setuju untuk menandatangani kontrak itu dan sesuai perjanjian Ji Hoon mendapatkan beberapa fasilitas pendukung seperti ponsel dan mobil baru yang akan dia gunakan dalam pekerjaan nya.


sore itu, Ji Hoon langsung mendapat tugas pertama sebagai uji coba. Ji Hoon pun melakukan tugas nya dengan baik dan cepat bahkan Jack sangat mengagumi keahlian Ji Hoon dalam bekerja.


dan semenjak saat itu, Ji Hoon selalu mengikuti perintah dari Jack dan bekerja sesuai dengan arah nya. Ji Hoon benar benar merasa semua nya akan baik baik saja jika dia bisa menjalankan tugas nya dengan baik dan tidak melanggar satu peraturan pun. di setiap kali dia melakukan pekerjaan, Ji Hoon selalu menyisihkan uang nya dan menyimpannya untuk membangun usaha nya sendiri.


...


end

__ADS_1


__ADS_2