
Rayna pun berusaha mencari Cara agar ibu, ayah dan keluarga nya tidak marah dengan kehadiran deep.
Karna lamunan nya Rayna tidak Sadar mereka telah Sampai di depan gerbang Rumah kediaman Arora.
"istriku"ucap deep dan Rayna Masih nyaman dalam lunananya, deep pun menyentuh tangan Rayna dan Rayna pun langsung tersadar Dari lamunanya.
"Ada apa hmm, Kau Sedang memikirkan keluarga mu? tenang Saja Aku Akan bicara"ucap deep dan Rayna pun mengiyakan.
tok...tok...tok
Vidya dan keluarga yang memang Sedang khawatir mengenai Rayna, Vidya pun menyangka itu Rayna, dengan langkah senangnya dia membukakan pintu tersebut.
"Rayna, sayanggg"ucap Vidya yang ucapanya terputus melihat Bukan hanya Rayna yang datang melainkan deep juga.
Vidya pun marah dan langsung ingin mengusir deep, Akan tetapi tangan ya dipegang Oleh Rayna.
"ibu"ucap Rayna lirih
__ADS_1
"ibu, Rayna dan Aku memutuskan untuk bersama"ucap deep dan Vidya langsung pergi meningalkan Rayna, Rayna pun langsung menyusul ibunya.
diruang tamu, Revan pun ikut mengikuti Rayna yang menyusul Vidya, Sanjay yang memang tidak Ada dirumah Karna pertemuan pesta diluar Kota. sementara Istri Revan pun pergi juga meningalkan deep menyusul suami ya, deep pun ditemani Oleh sikecil frisila.
Dikamar, Rayna pun mengetuk-ketuk pintu kamar ibunya, tapi ibunya tidak membukakan.
"ibu, Ku Mohon bukalah ibu"ucap Rayna terisak, mendengar tangisan putrinya itu, Vidya pun membuka kamar itu, Revan dan sinta pun ikut masuk.
Vidya pun hanya duduk dikasur sambil memasang mukanya yang marah, Vidya marah kenapa putrinya ini memaafkan pria yang sudah menuduhnya membunuh padahal jangankan membunuh manusia, semut Saja dia tidak mau.
"ibu, Aku tau Kau marah padaku ibu, tapiii ibu, ketahuilah Aku melakukan nya Karna anak yang Aku kandung ibu"ucap Rayna menjadi semakin terisak, mendengar Hal itu Vidya tanpak terkejut mendengar penuturan putrinya yang Sedang mengandung.
"sayang kenapa Kau tidak mengatakan nya, APA Kau tidak percaya pada ibumu ini, kita Bisa merawatnya bersama tidak Harus kembali bersamanya"ucap Vidya
"tapi ibu, anak Ku ini juga pasti Akan mencari sosok ayah, ibu Aku Mohon padamu, berikan deep kesempatan"ucap Rayna penuh air Mata
"tapi bagaimana Jika dia menyakitimu Lagi?"Tanya Revan
__ADS_1
"kak Aku Bukan wanita Bodoh, Aku Akan berikan dia satu kesempatan tapi Jika dia menyakitiku Aku Akan bercerai"ucap Rayna
"Baik lah sayang, sudah berapa Bulan?"Tanya Vidya
"empat Bulan ibu"ucap Rayna sembari menangis tidak bersuara
"jangan menangis sayang, selamat ya"ucap Vidya sembari menghapus air Mata putrinya itu
"Trimakasih bu"ucap Rayna
"oky, APA kita Akan terus menangis, Baik lah kita Turun kebawah"ucap Sinta memecahkan keheningan dan mereka semua pun tersenyum, semua orang itu pun menuruni tangga dengan wajah pura-pura marah supaya deep jantungan.
"ibu, kakak iPar, kak Revan, bagaimana, tolong berikan Aku kesempatan"ucap deep dan semua orang itu pun tersenyum
"Baik lah kami Beri satu kesempatan tapi Jika Kau menyakiti Hati putri keluarga ini Maka tidak Ada kesempatan Lagi"ucap Vidya
"ibu, Aku janji"ucap deep
__ADS_1
"hei bro, benarkan Aku bilang, Kau Akan jatuh Cinta pada adikku ini"ucap deep, semua orang pun menatap kearah Revan dan deep